Caballero resmi melepas gelarnya
Senin, 08 Oktober 2012 - 17:00 WIB
Caballero resmi melepas gelarnya
A
A
A
Sindonews.com - Merasa diperlakukan kurang baik oleh WBA dalam beberapa bulan terakhir, petinju kelas bulu asal Panama, Celestino "Pelenchin" Caballero, secara resmi melepas sabuk WBA kelas bulu yang setahun belakangan ini telah disandangnya.
Seperti dilaporkan Boxing Scene, Senin (8/10), konflik antara WBA dan Caballero timbul ketika petinju berusia 36 tahun itu dipaksa melakoni mandatory fight menghadapi Nicholas Walter.
Agar duel tersebut dapat digelar, WBA pun melakukan pelelangan pertarungan beberapa minggu yang lalu, dan Canelo Promotions hadir sebagai penawar tunggal. Untuk hak pertarungan itu, Canelo Promotions "hanya" memberikan penawaran sebesar 120 ribu dolar AS (sekitar Rp1,15 miliar). Dari nilai tersebut, Caballero akan mendapatkan bagian sebesar 75 persen atau 90 ribu dolar AS. Dan nilai pertarungan itu dinilai sebagai penghinaan oleh Caballero.
"Saya tidak akan bertarung untuk 90 ribu dolar dan saya tidak akan melakukannya untuk 120 ribu dolar. Mungkin (mereka pikir) saya sedang sekarat karena kelaparan," ujar Caballero, yang pernah mengalahkan petinju Indonesia, Daud Yordan, dua tahun yang lalu.
Petinju pemeluk Islam yang taat itu pun mengaku kecewa terhadap sikap WBA. "Saya memiliki lebih banyak pertarungan di atas ring dalam karir saya. WBA memiliki kepentingan yang gelap dengan gelar saya. Saya selalu menghormati keputusan mereka, dan hanya sekarang saya harus mengucapkan banyak terima kasih kepada WBA yang telah memberi saya kesempatan," ungkapnya, seperti dikutip Fight News, Senin.
"Saya mengundurkan diri dari mahkota juara mereka dengan kebanggan dan harga diri yang tinggi."
Seperti dilaporkan Boxing Scene, Senin (8/10), konflik antara WBA dan Caballero timbul ketika petinju berusia 36 tahun itu dipaksa melakoni mandatory fight menghadapi Nicholas Walter.
Agar duel tersebut dapat digelar, WBA pun melakukan pelelangan pertarungan beberapa minggu yang lalu, dan Canelo Promotions hadir sebagai penawar tunggal. Untuk hak pertarungan itu, Canelo Promotions "hanya" memberikan penawaran sebesar 120 ribu dolar AS (sekitar Rp1,15 miliar). Dari nilai tersebut, Caballero akan mendapatkan bagian sebesar 75 persen atau 90 ribu dolar AS. Dan nilai pertarungan itu dinilai sebagai penghinaan oleh Caballero.
"Saya tidak akan bertarung untuk 90 ribu dolar dan saya tidak akan melakukannya untuk 120 ribu dolar. Mungkin (mereka pikir) saya sedang sekarat karena kelaparan," ujar Caballero, yang pernah mengalahkan petinju Indonesia, Daud Yordan, dua tahun yang lalu.
Petinju pemeluk Islam yang taat itu pun mengaku kecewa terhadap sikap WBA. "Saya memiliki lebih banyak pertarungan di atas ring dalam karir saya. WBA memiliki kepentingan yang gelap dengan gelar saya. Saya selalu menghormati keputusan mereka, dan hanya sekarang saya harus mengucapkan banyak terima kasih kepada WBA yang telah memberi saya kesempatan," ungkapnya, seperti dikutip Fight News, Senin.
"Saya mengundurkan diri dari mahkota juara mereka dengan kebanggan dan harga diri yang tinggi."
(wbs)