Kontra Andorra, Van Gaal istirahatkan RvP
Kamis, 11 Oktober 2012 - 04:10 WIB
Kontra Andorra, Van Gaal istirahatkan RvP
A
A
A
Sindonews.com - Jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2014, kontra Andorra, pelatih timnas Belanda Luis Van Gaal mengaku ingin mengistrirahatkan bomber andalan Robin Van Persie (RvP). Untuk menggantikan posisi penggawa Manchester United itu sang pelatih akan mempercayakan lini depan kepada striker Schalke Klass-Jan Huntelaar.
“Kami mengharapkan tipikal pemain untuk masuk ke dalam kotak penalti Andorra lebih banyak, dalam pertandingan seperti itu anda dapat mengharapkan Klaas-Jan akan bermain," kata Van Gaal dikutip Goal.com, Kamis (11/10/2012).
Van Gaal menyatakan tak ingin banyak mengubah posisi RvP sebagai seorang penyerang utama sejauh ini.” Saya melihat dia (Van Persie) sebagai striker dan tidak akan menempatkan dia di posisi lain begitu cepat,”terangnya.
Selain itu pelatih berusia 61 tahun itu punya alasan tersendiri mengenai keputusan memilih gelandang PSV Eindhoven Kevin Strootman sebagai kapten tim De Oranje.” Strootman merupakan contoh, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia bisa berkoordinasi dengan baik dengan rekan setimnya. Sebagai kapten, anda harus mampu melakukan itu.
"Itu ada hubungannya dengan karakter, tetapi anda juga dapat mempelajari hal ini. Mungkin itu kelemahannya. Di lapangan anda melihat bahwa ia berdiri untuk timnya, di luar lapangan ini dapat meningkatkan kemampuannya,”paparnya.
"Fakta bahwa (Wesley) Sneijder adalah dari generasi baru dan (Dirk) Kuyt adalah dari generasi tua membuat keputusan ini. Aku butuh seseorang dari generasi termuda. Anda bisa melihatnya sebagai pendidikan untuk menjadi seorang kapten,” tandasnya.
“Kami mengharapkan tipikal pemain untuk masuk ke dalam kotak penalti Andorra lebih banyak, dalam pertandingan seperti itu anda dapat mengharapkan Klaas-Jan akan bermain," kata Van Gaal dikutip Goal.com, Kamis (11/10/2012).
Van Gaal menyatakan tak ingin banyak mengubah posisi RvP sebagai seorang penyerang utama sejauh ini.” Saya melihat dia (Van Persie) sebagai striker dan tidak akan menempatkan dia di posisi lain begitu cepat,”terangnya.
Selain itu pelatih berusia 61 tahun itu punya alasan tersendiri mengenai keputusan memilih gelandang PSV Eindhoven Kevin Strootman sebagai kapten tim De Oranje.” Strootman merupakan contoh, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia bisa berkoordinasi dengan baik dengan rekan setimnya. Sebagai kapten, anda harus mampu melakukan itu.
"Itu ada hubungannya dengan karakter, tetapi anda juga dapat mempelajari hal ini. Mungkin itu kelemahannya. Di lapangan anda melihat bahwa ia berdiri untuk timnya, di luar lapangan ini dapat meningkatkan kemampuannya,”paparnya.
"Fakta bahwa (Wesley) Sneijder adalah dari generasi baru dan (Dirk) Kuyt adalah dari generasi tua membuat keputusan ini. Aku butuh seseorang dari generasi termuda. Anda bisa melihatnya sebagai pendidikan untuk menjadi seorang kapten,” tandasnya.
(aww)