Pasukan Indonesia bidik tiga besar
Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:00 WIB
Pasukan Indonesia bidik tiga besar
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia masih mulus di turnamen Homeless World Cup 2012 di Meksiko City, Meksiko. Saat ini mereka memimpin Grup B putaran kedua setelah mengalahkan tiga tim rivalnya.
Setelah lolos dari putaran pertama dengan predikat juara Grup D, Indonesia yang diwakili oleh tim bentukan LSM nirlaba di Bandung, Rumah Cemara, yang tergabung di Grup B bersama Bosnia-Herzegovina, Rumania, Namibia, Bulgaria, dan Republik Ceko di putaran kedua.
Pada pertandingan pertama melawan Bosnia, beberapa waktu lalu, Indonesia menang dengan skor tipis 6-5. Berturut-turut skuat "Merah Putih" mengalahkan Rumania dan Namibia lewat adu penalti, setelah menyelesaikan pertandingan dengan skor imbang 5-5 dan 6-6.
Dengan tiga kemenangan itu Indonesia sementara memuncaki klasemen Grup B dengan nilai tujuh. Mereka tinggal berhadapan dengan Bulgaria dan Republik Ceko. Bulgaria sudah kalah dua kali dari tiga pertandingan, sedangkan Ceko selalu kalah dari tiga laga sebelumnya.
Homeless World Cup edisi ke-10 tahun ini diikuti oleh 54 negara. Turnamen street soccer ini menggunakan format pertandingan 2 x 7 menit di lapangan berukuran 22 x 16 meter. Setiap tim terdiri dari satu kiper dan tiga pemain non-kiper.
Setiap kemenangan diganjar tiga poin atau dua apabila mendapatkannya lewat adu penalti. Tim yang kalah tidak dapat poin, atau memperoleh satu angka jika kalah adu penalti.
Manajer tim Febby Arhemsyah, tim Indonesia pada ajang Homeless World Cup 2012 terus memperlihatkan kemajuan. Pada ajang bergengsi tersebut, dirinya menargetkan tim Indonesia bisa masuk tiga besar. ''Saya berharap tim Indonesia bisa memperbaiki pencapain tahun lalu. Mudah-mudahan kami bisa terus melaju masuk tiga besar di kejuaraan dunia ini,” ungkapnya.
Melihat permainan timnya, Febby merasa optimistis Indonesia bisa meraih yang terbaik. Dengan catatan, mereka bisa tetap menjaga semangat bermain dan kekompakan mereka. Sehingga saat bermain irama bertanding bisa mereka kuasai saat melawan negara manapun.
''Saya berharap mereka bisa menjaga ritme permainan sispapun lawannya, dengan tetap kompak dan semangat saya optimistis anak-anak bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Setelah lolos dari putaran pertama dengan predikat juara Grup D, Indonesia yang diwakili oleh tim bentukan LSM nirlaba di Bandung, Rumah Cemara, yang tergabung di Grup B bersama Bosnia-Herzegovina, Rumania, Namibia, Bulgaria, dan Republik Ceko di putaran kedua.
Pada pertandingan pertama melawan Bosnia, beberapa waktu lalu, Indonesia menang dengan skor tipis 6-5. Berturut-turut skuat "Merah Putih" mengalahkan Rumania dan Namibia lewat adu penalti, setelah menyelesaikan pertandingan dengan skor imbang 5-5 dan 6-6.
Dengan tiga kemenangan itu Indonesia sementara memuncaki klasemen Grup B dengan nilai tujuh. Mereka tinggal berhadapan dengan Bulgaria dan Republik Ceko. Bulgaria sudah kalah dua kali dari tiga pertandingan, sedangkan Ceko selalu kalah dari tiga laga sebelumnya.
Homeless World Cup edisi ke-10 tahun ini diikuti oleh 54 negara. Turnamen street soccer ini menggunakan format pertandingan 2 x 7 menit di lapangan berukuran 22 x 16 meter. Setiap tim terdiri dari satu kiper dan tiga pemain non-kiper.
Setiap kemenangan diganjar tiga poin atau dua apabila mendapatkannya lewat adu penalti. Tim yang kalah tidak dapat poin, atau memperoleh satu angka jika kalah adu penalti.
Manajer tim Febby Arhemsyah, tim Indonesia pada ajang Homeless World Cup 2012 terus memperlihatkan kemajuan. Pada ajang bergengsi tersebut, dirinya menargetkan tim Indonesia bisa masuk tiga besar. ''Saya berharap tim Indonesia bisa memperbaiki pencapain tahun lalu. Mudah-mudahan kami bisa terus melaju masuk tiga besar di kejuaraan dunia ini,” ungkapnya.
Melihat permainan timnya, Febby merasa optimistis Indonesia bisa meraih yang terbaik. Dengan catatan, mereka bisa tetap menjaga semangat bermain dan kekompakan mereka. Sehingga saat bermain irama bertanding bisa mereka kuasai saat melawan negara manapun.
''Saya berharap mereka bisa menjaga ritme permainan sispapun lawannya, dengan tetap kompak dan semangat saya optimistis anak-anak bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
(aww)