Playoff IPL molor, anggaran PSIR tekor
Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:48 WIB
Playoff IPL molor, anggaran PSIR tekor
A
A
A
Sindonews.com - Belum adanya kejelasan jadwal babak playoff Indonesian Premier League (IPL) dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) membuat manajemen PSIR Rembang galau.
Jadwal playoff yang seharusnya diputar pada 12-16 Oktober, dipastikan akan mundur dan belum diketahui jadwal berikutnya. Alasannya, panitia pelaksana (Panpel) belum siap.
Manajer PSIR Rembang Siswanto mengaku kebingungan dengan regulasi PT LPIS mengenai rencana play off untuk merebut tiket ke level tertinggi IPL musim depan. ''Pelaksanaan playoff masih belum jelas karena sampai saat ini klub belum mendapatkan informasi lanjutan,” katanya.
Dia mengungkapkan, dengan belum jelasnya jadwal babak playoff, membuat program latihan tim amburadul dan kacau. Alhasil anggaran operasional tim pun menjadi membengkak dari rencana semula. Padahal anggaran sudah disusun sedemikian rupa di sesuaikan dengan kondisi keuangan klub. ''Anggaran membengkak karena manajemen harus mengumpulkan pemain untuk latihan. Padahal, selama satu musim ini kami tak lagi mengandalkan APBD,” tandasnya.
Pelatih PSIR Haryanto menambahkan, dengan belum adanya kejelasan Jadwal playoff berimbas pada program latihan. ''Pemain belum dibubarkan karena menunggu kepastian promosi, tapi kamu tidak memiliki program latihan yang jelas untuk kompetisi,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, saat ini skuad PSIR Rembang hanya melakukan latihan seminggu tiga kali itupun hanya untuk pemain-pemain lokal rembang. “Untuk program latihan yang intens dalam rangka menghadapi kompetisi belum ada, karena kami juga masih menunggu kejelasan jadwal,” imbuhnya.
Dia menambahkan,saat ini pemain asing yang masih bertahan bersama Skuad laskar Dampo Awang (Sebutan PSIR Rembang) hanya striker Cristian Leng Lo Lo.
Jadwal playoff yang seharusnya diputar pada 12-16 Oktober, dipastikan akan mundur dan belum diketahui jadwal berikutnya. Alasannya, panitia pelaksana (Panpel) belum siap.
Manajer PSIR Rembang Siswanto mengaku kebingungan dengan regulasi PT LPIS mengenai rencana play off untuk merebut tiket ke level tertinggi IPL musim depan. ''Pelaksanaan playoff masih belum jelas karena sampai saat ini klub belum mendapatkan informasi lanjutan,” katanya.
Dia mengungkapkan, dengan belum jelasnya jadwal babak playoff, membuat program latihan tim amburadul dan kacau. Alhasil anggaran operasional tim pun menjadi membengkak dari rencana semula. Padahal anggaran sudah disusun sedemikian rupa di sesuaikan dengan kondisi keuangan klub. ''Anggaran membengkak karena manajemen harus mengumpulkan pemain untuk latihan. Padahal, selama satu musim ini kami tak lagi mengandalkan APBD,” tandasnya.
Pelatih PSIR Haryanto menambahkan, dengan belum adanya kejelasan Jadwal playoff berimbas pada program latihan. ''Pemain belum dibubarkan karena menunggu kepastian promosi, tapi kamu tidak memiliki program latihan yang jelas untuk kompetisi,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, saat ini skuad PSIR Rembang hanya melakukan latihan seminggu tiga kali itupun hanya untuk pemain-pemain lokal rembang. “Untuk program latihan yang intens dalam rangka menghadapi kompetisi belum ada, karena kami juga masih menunggu kejelasan jadwal,” imbuhnya.
Dia menambahkan,saat ini pemain asing yang masih bertahan bersama Skuad laskar Dampo Awang (Sebutan PSIR Rembang) hanya striker Cristian Leng Lo Lo.
(aww)