Mau Pulsa dan Token Listrik, Rasakan Sensasi Main Game MPL
Selasa, 22 Desember 2020 - 21:00 WIB
loading...
Bermain game seru di Mobile Premier League (MPL) dapat menjadi solusi untuk mengatasi rasa bosan di rumah akibat pandemi.
A
A
A
JAKARTA - Bermain game seru di Mobile Premier League (MPL) dapat menjadi solusi untuk mengatasi rasa bosan di rumah akibat pandemi. Mengingat saat ini angka penyebaran masih tinggi, pemerintah juga masih menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di beberapa daerah di Indonesia. Penduduk di Indonesia diharapkan untuk mematuhi peraturan PSBB dengan melakukan aktivitas di rumah dan mematuhi protokol kesehatan yang diatur oleh Pemerintah.
"Mekanisme bermain game di MPL dapat dikatakan belum ada di Indonesia sebelumnya. Jadi bisa dikatakan MPL menghadirkan konsep baru di pasar game Indonesia. Di MPL, selain para pemain dapat mengasah ketrampilan bermain, koordinasi tangan, mata dan adu strategi, mereka juga dapat mengumpulkan hasil kemenangan di setiap turnamen yang diikuti menjadi saldo di Gopay/LinkAja. Dengan demikian mereka dapat langsung menikmati hasil jerih payah mereka secara nyata” ujar Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia.
Ridzki menjelaskan ada berbagai macam pilihan permainan di MPL seperti Fruit Dart, Archery dan Sepak Bola yang dapat dikategorikan sebagai games casual atau ada juga game klasik seperti Bloxsmash yang mirip dengan Tetris, Pool atau biliard dan juga chess games catur konvensional. Yang tak kalah menarik adalah Onet, TTS & XOXO Mania yang merupakan hasil dari karya games developer lokal. (Baca juga: Atlet Esports Gaji Selangit atau Bulu Tangkis? Ini Pilihan Kevin Sanjaya )
Salah satu bentuk hiburan yang banyak dipilih masyarakat dalam masa pandemi ini adalah bermain game online yang mencapai 16,5 % berdasarkan data yang dikeluarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 9 November 2020. Bahkan berdasarkan data yang didapatkan dari Newzoo Global Games Market Report 2020 jumlah pendapatan dari mobile gaming secara global pada tahun 2020 bertambah sebesar 13% dan untuk pemain game online sendiri akan melebihi 3 milyar pemain hingga tahun 2023. (Baca juga: Pengabdian Bambang Sunarwibowo bagi Esports dan Generasi Muda )
Sementara, berdasarkan data dari Statista ada 50,8 juta pengguna mobile game di 2020. Hal tersebut tidak lepas dari imbas kebijakan work from home (WFH) dan belajar di rumah. Alhasil membuat penggunaan dan unduhan aplikasi game online melonjak, bahkan diprediksi akan meningkat sebanyak 21,6 persen di 2025.
"Mekanisme bermain game di MPL dapat dikatakan belum ada di Indonesia sebelumnya. Jadi bisa dikatakan MPL menghadirkan konsep baru di pasar game Indonesia. Di MPL, selain para pemain dapat mengasah ketrampilan bermain, koordinasi tangan, mata dan adu strategi, mereka juga dapat mengumpulkan hasil kemenangan di setiap turnamen yang diikuti menjadi saldo di Gopay/LinkAja. Dengan demikian mereka dapat langsung menikmati hasil jerih payah mereka secara nyata” ujar Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia.
Ridzki menjelaskan ada berbagai macam pilihan permainan di MPL seperti Fruit Dart, Archery dan Sepak Bola yang dapat dikategorikan sebagai games casual atau ada juga game klasik seperti Bloxsmash yang mirip dengan Tetris, Pool atau biliard dan juga chess games catur konvensional. Yang tak kalah menarik adalah Onet, TTS & XOXO Mania yang merupakan hasil dari karya games developer lokal. (Baca juga: Atlet Esports Gaji Selangit atau Bulu Tangkis? Ini Pilihan Kevin Sanjaya )
Salah satu bentuk hiburan yang banyak dipilih masyarakat dalam masa pandemi ini adalah bermain game online yang mencapai 16,5 % berdasarkan data yang dikeluarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 9 November 2020. Bahkan berdasarkan data yang didapatkan dari Newzoo Global Games Market Report 2020 jumlah pendapatan dari mobile gaming secara global pada tahun 2020 bertambah sebesar 13% dan untuk pemain game online sendiri akan melebihi 3 milyar pemain hingga tahun 2023. (Baca juga: Pengabdian Bambang Sunarwibowo bagi Esports dan Generasi Muda )
Sementara, berdasarkan data dari Statista ada 50,8 juta pengguna mobile game di 2020. Hal tersebut tidak lepas dari imbas kebijakan work from home (WFH) dan belajar di rumah. Alhasil membuat penggunaan dan unduhan aplikasi game online melonjak, bahkan diprediksi akan meningkat sebanyak 21,6 persen di 2025.
Lihat Juga :