Persib datang fulus pun datang
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 20:27 WIB
Persib datang fulus pun datang
A
A
A
Sindonews.com – Popularitas Persib Bandung di mata suporternya memang tak disangsikan lagi. Kemanapun dan dimanapun Persib berada, Bobotoh akan selalu hadir memberikan dukungan, termasuk di laga uji coba sekalipun.
Apalagi jika pertandingan persahabatan yang dilakoni Persib digelar di daerah di Jawa Barat dan dilaksanakan terbuka untuk umum. Laga uji coba biasa pun bisa menjadi terkesan luar biasa karena atmosfer penontonnya tak jarang cukup luara biasa.
Kondisi ini bahkan bagi beberapa pihak bisa menjadi sebuah keuntungan komersial yang menggiurkan. Seperti ketika Persib akan menjalani laga uji coba melawan PSGC Ciamis di Stadion Galuh yang dilaksanakan kemarin sore.
Paham jika kehadiran Persib bakal menyedot massa yang cukup banyak. Jauh hari panitia lokal setempat sudah mencetak belasan ribu lembar tiket masuk dengan berbagai variasi harga. Panitia menyediakan tiket untuk empat sektor masing-masing VIP dengan harga Rp 75 ribu, lalu untuk tribun timur Rp 30 ribu dan tribun utara serta selatan Rp 15 ribu.
Jika estimasinya masing-masing sektor menyediakan lima ribu lembar tiket dengan rincian VIP dan timur lima ribu lembar, lalu utara dan selatan 10 ribu lembar maka kemungkinan laba kotor yang bisa diraup panitia lokal pertandingan persahabatan Persib melawan PSGC mencapai Rp 725 juta. Sebuah angka yang tentu saja cukup luar biasa untuk ukuran laga uji coba.
Panitia lokal setempat memang terlihat cukup ‘bernafsu’ menggeruk keuntungan dari kehadiran Maung Bandung di Kota Ciamis. Kapasitas stadion Galuh yang normalnya hanya bisa menampung 15 ribu orang. Kali ini dengan sedikit keterpaksaan dinaikan menjadi 20 ribu tempat duduk. “Dalam kondisi normal kapasitas sebenarnya sekitar 15 ribu, tapi kita menyebar sekitar 20 ribu tiket,” ujar salah seorang panitia pertandingan, Didi Koesnadi.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman sendiri mengungkapkan cukup senang dengan sambutan yang diberikan masyarakat Ciamis. “Ciamis itu katanya ‘Kota Manis’, menurut saya memang manis karena sambutannya cukup ‘manis’ dan para pemain juga terlihat cukup enjoy,” papar Djadjang kepada Sindonews.
Apalagi jika pertandingan persahabatan yang dilakoni Persib digelar di daerah di Jawa Barat dan dilaksanakan terbuka untuk umum. Laga uji coba biasa pun bisa menjadi terkesan luar biasa karena atmosfer penontonnya tak jarang cukup luara biasa.
Kondisi ini bahkan bagi beberapa pihak bisa menjadi sebuah keuntungan komersial yang menggiurkan. Seperti ketika Persib akan menjalani laga uji coba melawan PSGC Ciamis di Stadion Galuh yang dilaksanakan kemarin sore.
Paham jika kehadiran Persib bakal menyedot massa yang cukup banyak. Jauh hari panitia lokal setempat sudah mencetak belasan ribu lembar tiket masuk dengan berbagai variasi harga. Panitia menyediakan tiket untuk empat sektor masing-masing VIP dengan harga Rp 75 ribu, lalu untuk tribun timur Rp 30 ribu dan tribun utara serta selatan Rp 15 ribu.
Jika estimasinya masing-masing sektor menyediakan lima ribu lembar tiket dengan rincian VIP dan timur lima ribu lembar, lalu utara dan selatan 10 ribu lembar maka kemungkinan laba kotor yang bisa diraup panitia lokal pertandingan persahabatan Persib melawan PSGC mencapai Rp 725 juta. Sebuah angka yang tentu saja cukup luar biasa untuk ukuran laga uji coba.
Panitia lokal setempat memang terlihat cukup ‘bernafsu’ menggeruk keuntungan dari kehadiran Maung Bandung di Kota Ciamis. Kapasitas stadion Galuh yang normalnya hanya bisa menampung 15 ribu orang. Kali ini dengan sedikit keterpaksaan dinaikan menjadi 20 ribu tempat duduk. “Dalam kondisi normal kapasitas sebenarnya sekitar 15 ribu, tapi kita menyebar sekitar 20 ribu tiket,” ujar salah seorang panitia pertandingan, Didi Koesnadi.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman sendiri mengungkapkan cukup senang dengan sambutan yang diberikan masyarakat Ciamis. “Ciamis itu katanya ‘Kota Manis’, menurut saya memang manis karena sambutannya cukup ‘manis’ dan para pemain juga terlihat cukup enjoy,” papar Djadjang kepada Sindonews.
(wbs)