Hoy : Penggunaan doping sangat merugikan dunia olahraga
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 21:19 WIB
Hoy : Penggunaan doping sangat merugikan dunia olahraga
A
A
A
Sindonews.com - Peraih enam medali emas balap sepeda Olimpiade Chris Hoy menegaskan, penggunaan doping dalam dunia olahraga telah banyak merugikan. Hal ini terkait pengungkapan USADA yang menyatakan Lance Armstrong terjerat menggunakan obat-obatan terlarang yang sangat berbahaya.
"Ini sangat menyedihkan ketika mendapatkan kasus ini di dunia olahraga. Tidak ada yang terkejut setelah USADA membeberkan pernyataannya terkait penggunaan doping yang dilakukan Armstrong," kata Hoy seperti dilansir TheSun, Jumat (12/10/2012).
Sebelumnya Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA) mengeluarkan pernyataan bahwa mantan pembalap sepeda Lance Armstrong terbukti menggunakan doping. Dalam penyelidikan tersebut Armstrong menggunakan berbagai obat seperti erythropoietin (EPO).
Armstrong terbukti menggunakan doping tersebut setelah 11 rekan setimnya membeberkan kejadian ini kepada USADA. Penggunaan doping ini dia lakukan ketika memenangkan gelar tujuh tahun berturut-turut Tour de France pada 1999-2005. Dalam prakteknya pembalap sepeda asal Amerika Serikat itu bekerja sama dengan manajer tim Johan Bruyneel, pelatih serta beberapa tim medis.
Sementara melihat kejadian yang mengejutkan ini, IOC (Komite Olimpiade Internasional) mengatakan masih terlalu dini untuk mengambil tindakan mencabut semua gelar yang pernah dimilikinya. "IOC sedang mempelajari laporan USADA dan saat ini sedang meninjau bersama-sama. Ini akan menjadi prematur pada tahap ini untuk mengatakan apakah IOC sedang mempertimbangkan memberikan tindakan atau tidak," pernyataan resmi IOC.
"Ini sangat sulit ketika mengetahui Armstrong melakukan kecurangan dengan menggunakan doping. Padahal setiap turnamen berlangsung selalu ada pemeringsaan tersebut, tapi kenapa dia selalu lolos dari pemeriksaan itu," pungkasnya.
"Ini sangat menyedihkan ketika mendapatkan kasus ini di dunia olahraga. Tidak ada yang terkejut setelah USADA membeberkan pernyataannya terkait penggunaan doping yang dilakukan Armstrong," kata Hoy seperti dilansir TheSun, Jumat (12/10/2012).
Sebelumnya Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA) mengeluarkan pernyataan bahwa mantan pembalap sepeda Lance Armstrong terbukti menggunakan doping. Dalam penyelidikan tersebut Armstrong menggunakan berbagai obat seperti erythropoietin (EPO).
Armstrong terbukti menggunakan doping tersebut setelah 11 rekan setimnya membeberkan kejadian ini kepada USADA. Penggunaan doping ini dia lakukan ketika memenangkan gelar tujuh tahun berturut-turut Tour de France pada 1999-2005. Dalam prakteknya pembalap sepeda asal Amerika Serikat itu bekerja sama dengan manajer tim Johan Bruyneel, pelatih serta beberapa tim medis.
Sementara melihat kejadian yang mengejutkan ini, IOC (Komite Olimpiade Internasional) mengatakan masih terlalu dini untuk mengambil tindakan mencabut semua gelar yang pernah dimilikinya. "IOC sedang mempelajari laporan USADA dan saat ini sedang meninjau bersama-sama. Ini akan menjadi prematur pada tahap ini untuk mengatakan apakah IOC sedang mempertimbangkan memberikan tindakan atau tidak," pernyataan resmi IOC.
"Ini sangat sulit ketika mengetahui Armstrong melakukan kecurangan dengan menggunakan doping. Padahal setiap turnamen berlangsung selalu ada pemeringsaan tersebut, tapi kenapa dia selalu lolos dari pemeriksaan itu," pungkasnya.
(wbs)