Uji kekuatan sekaligus reuni
Minggu, 14 Oktober 2012 - 11:28 WIB
Uji kekuatan sekaligus reuni
A
A
A
Sindonews.com– Partai persahabatan antara Persib Bandung melawan tuan rumah Persibangga Purbalingga di Stadion Goentoer Darjono, kemarin sore, tak hanya jadi ajang saling ukur kekuatan kedua tim. Juga jadi ajang reuni bagi pelatih Djadjang Nurdjaman dengan sejumlah mantan anak didiknya ketika menangani Persib U-23.
Sebelum Djadjang dipercaya kembali masuk staf kepelatihan Persib sebagai asisten pelatih pada Liga Indonesia musim 2006 bersama Dedi Sutendi. Pahlawan kemenangan Persib di final kompetisi Perserikatan 1986 itu, tercatat pernah menangani pasukan Persib U-23 jelang bergulirnya Liga Nasional PSSI U-23 yang merupakan jenjang kompetisi junior sebelum PSSI di era kepemimpinan Nurdin Halid merubah format kompetisi menjadi Indonesia Super League (ISL) U-21.
Beberapa mantan pemain Persib U-23 diantaranya Endi Haryanto (kiper), Farikhin, Asep Rudianto dan Fauzan Fadli. Keempatnya merupakan para pemain yang didik langsung Djadjang dan satu angkatan dengan sejumlah pemain pilar Persib U-23 lainnya seperti Wildansyah, Ricky Ahmad, dan Taufik Rakhmat yang merupakan adik kandung kiper Persib, Cecep Supriyatna.
Hubungan Djadjang dengan sejumlah mantan pemain Persib U-23, tergolong cukup istimewa. Sebab Djadjang bisa dikatakan jadi sosok bapak angkat beberapa pemain. Bahkan diantara mereka sehari-harinya tinggal dan di tampung di rumah Djadjang di kawasan Antapani, Bandung.
“Dulu mereka sudah saya anggap anak sendiri. Cukup senang dan bahagia rasanya dapat bertemu mereka kembali,” tutur Djadjang.
Menurut General Manager (GM) Persibangga, Rokhman Supriyadi para eks pemain Persib U-23 tersebut cukup berjasa terhadap kesuksesan Persibangga menapak hingga Divisi Utama Liga Indonesia. Kini Persibangga memerlukan satu langkah lagi untuk bisa menembus level ISL. “Total ada enam mantan pemain Persib U-23 yang dulu jadi anak didik Djadjang,” ucap Rokhman.
Persibangga sendiri cukup memaksimalkan persiapan pra musim ini dengan mengundang sejumlah klub besar dari level ISL untuk datang ke Purbalingga menjalani uji coba. Setelah Persib, rencananya Persibangga akan menjajal kekuatan juara ISL musim lalu, Sriwijaya FC dan klub IPL, Persijap Jepara.
Sebelum Djadjang dipercaya kembali masuk staf kepelatihan Persib sebagai asisten pelatih pada Liga Indonesia musim 2006 bersama Dedi Sutendi. Pahlawan kemenangan Persib di final kompetisi Perserikatan 1986 itu, tercatat pernah menangani pasukan Persib U-23 jelang bergulirnya Liga Nasional PSSI U-23 yang merupakan jenjang kompetisi junior sebelum PSSI di era kepemimpinan Nurdin Halid merubah format kompetisi menjadi Indonesia Super League (ISL) U-21.
Beberapa mantan pemain Persib U-23 diantaranya Endi Haryanto (kiper), Farikhin, Asep Rudianto dan Fauzan Fadli. Keempatnya merupakan para pemain yang didik langsung Djadjang dan satu angkatan dengan sejumlah pemain pilar Persib U-23 lainnya seperti Wildansyah, Ricky Ahmad, dan Taufik Rakhmat yang merupakan adik kandung kiper Persib, Cecep Supriyatna.
Hubungan Djadjang dengan sejumlah mantan pemain Persib U-23, tergolong cukup istimewa. Sebab Djadjang bisa dikatakan jadi sosok bapak angkat beberapa pemain. Bahkan diantara mereka sehari-harinya tinggal dan di tampung di rumah Djadjang di kawasan Antapani, Bandung.
“Dulu mereka sudah saya anggap anak sendiri. Cukup senang dan bahagia rasanya dapat bertemu mereka kembali,” tutur Djadjang.
Menurut General Manager (GM) Persibangga, Rokhman Supriyadi para eks pemain Persib U-23 tersebut cukup berjasa terhadap kesuksesan Persibangga menapak hingga Divisi Utama Liga Indonesia. Kini Persibangga memerlukan satu langkah lagi untuk bisa menembus level ISL. “Total ada enam mantan pemain Persib U-23 yang dulu jadi anak didik Djadjang,” ucap Rokhman.
Persibangga sendiri cukup memaksimalkan persiapan pra musim ini dengan mengundang sejumlah klub besar dari level ISL untuk datang ke Purbalingga menjalani uji coba. Setelah Persib, rencananya Persibangga akan menjajal kekuatan juara ISL musim lalu, Sriwijaya FC dan klub IPL, Persijap Jepara.
(wbs)