Gol Drogba buat suporter Senegal ngamuk
Minggu, 14 Oktober 2012 - 11:46 WIB
Gol Drogba buat suporter Senegal ngamuk
A
A
A
Sindonews.com - Laga kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Senegal kontra Pantai Gading terpaksa dihentikan akibat kerusuhan yang dilakukan suporter Senegal pada pertandingan tadi malam.
Kejadian tersebut berawal saat striker Pantai Gading Didier Drogba memperbesar keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0 melalui titik penalti. Gol tersebut membuat peluang Senegal lolos ke Piala Dunia kian berat. Pasalnya, kini tim berjuluk Teranga itu tertinggal dengan skor gregat 6-2.
Merasa tak terima, puluhan suporter tuan rumah pun langsung membakar bangku stadion. Sementara itu puluhan suporter Pantai Gading menyelamatkan diri ke tengah lapangan.
"Gangguan pecah saat Didier Drogba membuat Pantai Gading unggul 2-0, penalti yang didapat Drogba di anggap sebagai kepuitusaan yang kontroversial. Penonton langsung membakar tribun,” ungkap saksi mata seperti dikutip The Sun, Minggu (14/10/2012)
Ditengah siatuasi yang memanas kepoliasian huru-hara langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi skuad Pantai Gading untuk menjauh dari stadion Leopold Sedar Senghor.
Hingga kini belum bisa dipastikan kapan laga akan kembali dilanjukan. Namun, menurut laporan The Sun, Senegal akan terancam sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Afrika
Kejadian tersebut berawal saat striker Pantai Gading Didier Drogba memperbesar keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0 melalui titik penalti. Gol tersebut membuat peluang Senegal lolos ke Piala Dunia kian berat. Pasalnya, kini tim berjuluk Teranga itu tertinggal dengan skor gregat 6-2.
Merasa tak terima, puluhan suporter tuan rumah pun langsung membakar bangku stadion. Sementara itu puluhan suporter Pantai Gading menyelamatkan diri ke tengah lapangan.
"Gangguan pecah saat Didier Drogba membuat Pantai Gading unggul 2-0, penalti yang didapat Drogba di anggap sebagai kepuitusaan yang kontroversial. Penonton langsung membakar tribun,” ungkap saksi mata seperti dikutip The Sun, Minggu (14/10/2012)
Ditengah siatuasi yang memanas kepoliasian huru-hara langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi skuad Pantai Gading untuk menjauh dari stadion Leopold Sedar Senghor.
Hingga kini belum bisa dipastikan kapan laga akan kembali dilanjukan. Namun, menurut laporan The Sun, Senegal akan terancam sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Afrika
(wbs)