Xavi rindukan Pep Guardiola
Minggu, 14 Oktober 2012 - 23:09 WIB
Xavi rindukan Pep Guardiola
A
A
A
Sindonews.com - Bintang Barcelona Xavi Hernandez memuji kinerja pelatih baru tim berjuluk La Blaugrana Tito Vilanova sejak menggantikan Pep Guardiola yang dinilainya telah memberikan hasil yang cukup memuaskan. Ia juga menambahkan diantara kedua pelatih tersebut tidak memiliki perbedaan yang terlalu berarti dan ia merindukan Guardiola.
"Pep dan Tito selain memiliki beberapa perbedaan dari segi taktik, tapi mereka cenderung sama. Guardiola lebih dekat di latihan sedangkan Vilanova lebih jauh. Tapi saya terkejut karena Tito kelihatan sangat siap, dengan ide-ide yang jelas dan mempertahankan filosofi klub," ungkap gelandang tim nasional Spanyol tersebut seperti dilansir Soccerway, Minggu (14/10/2012).
"Tanpa bermaksud tidak menghargai Tito saya merindukan Guardiola. Bagi saya, dia adalah referensi sebagai pemain dan pelatih. Dia membantu saya untuk menjadi pemimpin di ruang ganti, dia juga memberikan kepemimpinan kuat," sambungnya.
Sementara itu ia juga mengomentari tentang kepemimpinan pelatih saingan mereka yaitu Jose Mourinho di Real Madrid yang dinilainya terlalu sering berspekulasi terlalu banyak. "Saya cocok dengan permainan Barca. Saya berterima kasih (untuk Mourinho) karena dia di sini selama tiga tahun tapi sepakbola mereka bukan yang kami inginkan," ungkapnya.
"Mourinho lebih sering berspekulasi terhadap lawan, dibanding melakukan sebaliknya. Jadi saya pikir itu tidak akan tertulis dalam sejarah," tandasnya.
"Pep dan Tito selain memiliki beberapa perbedaan dari segi taktik, tapi mereka cenderung sama. Guardiola lebih dekat di latihan sedangkan Vilanova lebih jauh. Tapi saya terkejut karena Tito kelihatan sangat siap, dengan ide-ide yang jelas dan mempertahankan filosofi klub," ungkap gelandang tim nasional Spanyol tersebut seperti dilansir Soccerway, Minggu (14/10/2012).
"Tanpa bermaksud tidak menghargai Tito saya merindukan Guardiola. Bagi saya, dia adalah referensi sebagai pemain dan pelatih. Dia membantu saya untuk menjadi pemimpin di ruang ganti, dia juga memberikan kepemimpinan kuat," sambungnya.
Sementara itu ia juga mengomentari tentang kepemimpinan pelatih saingan mereka yaitu Jose Mourinho di Real Madrid yang dinilainya terlalu sering berspekulasi terlalu banyak. "Saya cocok dengan permainan Barca. Saya berterima kasih (untuk Mourinho) karena dia di sini selama tiga tahun tapi sepakbola mereka bukan yang kami inginkan," ungkapnya.
"Mourinho lebih sering berspekulasi terhadap lawan, dibanding melakukan sebaliknya. Jadi saya pikir itu tidak akan tertulis dalam sejarah," tandasnya.
(akr)