Jabar ngotot 43 cabor di PON 2016

Senin, 22 Oktober 2012 - 18:28 WIB
Jabar ngotot 43 cabor...
Jabar ngotot 43 cabor di PON 2016
A A A
Sindonews.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat bertekad mempertandingkan 43 cabang olahraga (cabor) di Pekan Olahraga Nasional (POIN) XIX/2016.

Karena itu, KONI Jabar ngotot mempertahankan 43 cabor tersebut akan diperjuangkan pada Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) yang rencananya digelar pada awal tahun depan.

''Jabar pasti akan mempertandingkan 43 cabor, kita ingin mengembalikan misi dan visi dari perhelatan PON,” ucap Sekretaris I KONI Jabar, Lili Rolina.

Lili mengatakan, keinginan Jabar tersebut sudah disosialisasikan saat Jabar menghadiri acara Silaturahmi Nasional KONI Provinsi Se-Indonesia, di Pekanbaru, pada tanggal 6-8 Oktober beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Jabar sempat menjadi pusat perhatian para peserta silaturahim. Pasalnya, yang akan menjadi tuan rumah PON XIX adalah Jabar. ''Saat itu Jabar sudah mencoba untuk mengutarakannya di acara yang dihadiri kurang lebih 20 KONI daerah dari seluruh Indonesia, meski baru sekedar pembicaraan, kita jelaskan bahwa di Jabar akan mempertandingkan 43 cabor,”jelasnya.

Meski begitu, pihaknya menyadari dan sudah bisa memprediksi, bahwa dengan dipertandingkannya 43 cabor ini tidak akan diterima dengan mudah para kontestan PON. Hal itu sudah terlihat dari adanya wacana pengurangan cabor di PON, yang hanya akan mempertandingkan cabor olimpiade.

''Memang harus ada penjelasan, misi utama PON ini adalah sebagai alat pemersatu bangsa, jadi berbeda dengan SEA Games atau bahkan Olimpiade,”singkatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, muncul wacana dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malararangen, yang akan berniat hanya mempertandingan cabor olimpic saja pada PON XIX. Hal ini berkaca dari prestasi olahraga nasional yang makin meredup.

Ironisnya, pada PON Riau lalu, meksi mencoret cabor dansa dan drumband, namun cabor olimpic seperti hoki dan berkuda juga tidak dipertandingan pada pesta olahraga level nasional empat tahunan itu.

Menurut Lili, memang harus ada keberanian untuk menjelaskan misi dari PON ini, sebab pada PON Riau lalu, PB PON sudah melanggar dari misi PON itu sendiri, dengan mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan menjadi 39 cabor.

Sehingga, untuk PON selanjutnya, Jabar membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama insan olahraga yang akan hadir pada Musornas nanti, sehingga 43 cabor bisa dipertandingkan.

''Saya kira bukan Jabar saja yang mempunyai niat untuk mengembalikan misi PON, provinsi lain yang mengerti tentang PON akan sepakat bahwa nilai PON sebagai pemersatu bangsa sudah hilang pada PON Riau lalu,” ungkapnya.
(aww)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
4 jam yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
5 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
5 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
14 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
14 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved