Forki gandeng Disdik gelar kejuaraan pelajar
Senin, 15 Oktober 2012 - 21:00 WIB
Forki gandeng Disdik gelar kejuaraan pelajar
A
A
A
Sindonews.com - Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumsel bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk mengikuti Kejurnas Karate Piala Menteri Pendidikan V di Samarinda, Kalimantan Timur, 31 Oktober-2 November 2012.
Sekretaris Umum Pengprov FORKI Sumsel Husni Yoesoef mengatakan, pihaknya menggandeng Disdik karena karateka yang dikirim merupakan pelajar. ''Proposal mengikuti Kejurnas sudah kami sampaikan ke Disdik. Termasuk nama-nama karateka yang akan dikirim ke Kejurnas. Hal itu untuk memudahkan proses perizinan selama mereka mengikuti Kejurnas nanti,” ujar Husni, Senin (15/10). kemarin.
Pada Kejurnas Piala Mendikbud V, kategori yang dipertandingkan adalah usia dini, pra pemula dan pemula. Untuk kategori usia dini, karateka yang berkompetisi adalah mereka yang berusia 8 dan 9 tahun. Nomor yang dipertandingkan adalah kata perorangan putra-putri, kata beregu putra-putri, kumite -30 kg putra, kumite +30 kg putra, kumite -25 kg putri dan kumite +25 kg putri.
Sedangkan di nomor pra pemula (10 dan 11 tahun), nomor yang dipertandingkan adalah kata perorangan putra-putri, kata beregu putra-putri, kumite -35 kg putra, kumite +35 kg putra, kumite -30 kg putri dan kumite +30 kg putri. Sementara di kategori pemula (12 dan 13 tahun), para karateka akan saling berjibaku di nomor kata perorangan putra-putri (shitei dan tokui kata) dan kata beregu putra-putri (shitei dan tokui kata).
Kemudian di nomor kumite, para karateka putra akan beradu di kelas -45 kg, -50 kg dan +50 kg. Sedangkan di bagian putri, kumite memainkan kelas -35 kg, -40 kg dan +40 kg. ''Stok karateka di tingkat pemula ke bawah ini cukup banyak. Tinggal lagi kita koordinasikan dengan Disdik apakah akan mengikuti seluruh nomor atau nomor-nomor potensial (juara) saja,” tutur pemgang sabuk Dan VI itu.
Sekretaris Umum Pengprov FORKI Sumsel Husni Yoesoef mengatakan, pihaknya menggandeng Disdik karena karateka yang dikirim merupakan pelajar. ''Proposal mengikuti Kejurnas sudah kami sampaikan ke Disdik. Termasuk nama-nama karateka yang akan dikirim ke Kejurnas. Hal itu untuk memudahkan proses perizinan selama mereka mengikuti Kejurnas nanti,” ujar Husni, Senin (15/10). kemarin.
Pada Kejurnas Piala Mendikbud V, kategori yang dipertandingkan adalah usia dini, pra pemula dan pemula. Untuk kategori usia dini, karateka yang berkompetisi adalah mereka yang berusia 8 dan 9 tahun. Nomor yang dipertandingkan adalah kata perorangan putra-putri, kata beregu putra-putri, kumite -30 kg putra, kumite +30 kg putra, kumite -25 kg putri dan kumite +25 kg putri.
Sedangkan di nomor pra pemula (10 dan 11 tahun), nomor yang dipertandingkan adalah kata perorangan putra-putri, kata beregu putra-putri, kumite -35 kg putra, kumite +35 kg putra, kumite -30 kg putri dan kumite +30 kg putri. Sementara di kategori pemula (12 dan 13 tahun), para karateka akan saling berjibaku di nomor kata perorangan putra-putri (shitei dan tokui kata) dan kata beregu putra-putri (shitei dan tokui kata).
Kemudian di nomor kumite, para karateka putra akan beradu di kelas -45 kg, -50 kg dan +50 kg. Sedangkan di bagian putri, kumite memainkan kelas -35 kg, -40 kg dan +40 kg. ''Stok karateka di tingkat pemula ke bawah ini cukup banyak. Tinggal lagi kita koordinasikan dengan Disdik apakah akan mengikuti seluruh nomor atau nomor-nomor potensial (juara) saja,” tutur pemgang sabuk Dan VI itu.
(aww)