Xavi: Barca gagal maksimalkan peluang emas
Rabu, 17 Oktober 2012 - 10:18 WIB
Xavi: Barca gagal maksimalkan peluang emas
A
A
A
Sindonews.com - Bintang Barcelona Xavi Hernandez mengatakan timnya saat ini berada di posisi yang bagus meski gagal melebarkan keunggulan poin mereka atas rival abadinya Real Madrid. Gelandang tim nasional Spanyol itu juga mengatakan Tito Vilanova berperaan atas posisi Barca saat ini di puncak klasemen sementara La Liga.
"Kami rasa kami sebenarnya memiliki kesempatan yang besar untuk memimpin dengan selisih 11 poin dari Madrid, hasil tersebut pasti sangat mengesankan. Tapi kami saat ini masih unggul delapan poin dan kami harus memanfaatkan kesempatan besar yang ada di depan," ungkap Xavi seperti dilansir Soccerway, Rabu (17/10/2012).
"Kami memulai musim ini dengan baik, namun masih banyak kemungkinan lain. The Clasico adalah laga terbesar. Pada akhirnya kami melihat klasemen dan hasil tersebut saya rasa tidak terlalu buruk. Kami selalu menyukai untuk selalu menang dan kami tidak boleh kehilangan kesempatan besar lagi," sambungnya.
Setelah Pep Guardiola mengundurkan diri dan diganti oleh Tito Vilanova pada akhir musim lalu, Xavi percaya Tito merupakan orang yang tepat dan memiliki filosofi yang sama dengan pendahulunya.
"Mereka hampir sama tetapi memiliki kepribadian yang berbeda, hal itu normal. Ketika kami beralih ke pelatih yang satu dengan yang lain pasti menimbulkan banyak pertanyaan apakah akan ada perbedaan, tetapi hal itu tidak akan mempengaruhi filosofi kami. Tito telah menghabiskan empat tahun dengan kami dan Pep serta dengan filosofi yang sama," tandasnya.
"Kami rasa kami sebenarnya memiliki kesempatan yang besar untuk memimpin dengan selisih 11 poin dari Madrid, hasil tersebut pasti sangat mengesankan. Tapi kami saat ini masih unggul delapan poin dan kami harus memanfaatkan kesempatan besar yang ada di depan," ungkap Xavi seperti dilansir Soccerway, Rabu (17/10/2012).
"Kami memulai musim ini dengan baik, namun masih banyak kemungkinan lain. The Clasico adalah laga terbesar. Pada akhirnya kami melihat klasemen dan hasil tersebut saya rasa tidak terlalu buruk. Kami selalu menyukai untuk selalu menang dan kami tidak boleh kehilangan kesempatan besar lagi," sambungnya.
Setelah Pep Guardiola mengundurkan diri dan diganti oleh Tito Vilanova pada akhir musim lalu, Xavi percaya Tito merupakan orang yang tepat dan memiliki filosofi yang sama dengan pendahulunya.
"Mereka hampir sama tetapi memiliki kepribadian yang berbeda, hal itu normal. Ketika kami beralih ke pelatih yang satu dengan yang lain pasti menimbulkan banyak pertanyaan apakah akan ada perbedaan, tetapi hal itu tidak akan mempengaruhi filosofi kami. Tito telah menghabiskan empat tahun dengan kami dan Pep serta dengan filosofi yang sama," tandasnya.
(akr)