Jordi akui ketangguhan Prancis
Rabu, 17 Oktober 2012 - 14:12 WIB
Jordi akui ketangguhan Prancis
A
A
A
Sindonews.com - Spanyol dipaksa harus menghentikan rekor kemenangan 20 berturut-turut setelah ditahan imbang Prancis 1-1 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. Bek Jordi Alba pun mengaku angkat topi dengan ketangguhan penampilan Le Bleus terutama di paruh babak kedua .
“Tim kami masih lapar akan geLar dan kami mencoba untuk menang melawan Prancis. Tapi tidak ada yang menjamin itU, karena saat ini kami mempunyai saingan yang bisa mempersulit langkah kami,” ujar Alba dikutip Goal, Rabu (17/10/2012)
Armada Vicente Del Bosque mampu membuka keunggulan melalui Sergio Ramos, pada menit ke-25 dan bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua perjuangan anak didik Didier Deschamps mampu merepotkan juara bertahan Piala Eropa dan Piala Dunia tersebut. Alhasil, striker Oliver Giroud berhasil menjebol gawang Spanyol yang dikawal Iker Casillas pada masa injury time.
"Kami menguasai babak pertama, dan kegagalan melakukan tendangan penalti membuat kami harus membayar mahal. Selama interval kedua Perancis jelas sangat kuat, meskipun saya tidak tahu apakah karena kelelahan melanda kami," tambah pemain berusia 23 tahun tersebut.
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengantongi 7 poin dari tujuh laga yang telah mereka lakoni. Namun Spanyol masih tetap duduk diperingkat pertama Grup I karena masih unggul produktivitas gol.
“Tim kami masih lapar akan geLar dan kami mencoba untuk menang melawan Prancis. Tapi tidak ada yang menjamin itU, karena saat ini kami mempunyai saingan yang bisa mempersulit langkah kami,” ujar Alba dikutip Goal, Rabu (17/10/2012)
Armada Vicente Del Bosque mampu membuka keunggulan melalui Sergio Ramos, pada menit ke-25 dan bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua perjuangan anak didik Didier Deschamps mampu merepotkan juara bertahan Piala Eropa dan Piala Dunia tersebut. Alhasil, striker Oliver Giroud berhasil menjebol gawang Spanyol yang dikawal Iker Casillas pada masa injury time.
"Kami menguasai babak pertama, dan kegagalan melakukan tendangan penalti membuat kami harus membayar mahal. Selama interval kedua Perancis jelas sangat kuat, meskipun saya tidak tahu apakah karena kelelahan melanda kami," tambah pemain berusia 23 tahun tersebut.
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengantongi 7 poin dari tujuh laga yang telah mereka lakoni. Namun Spanyol masih tetap duduk diperingkat pertama Grup I karena masih unggul produktivitas gol.
(akr)