Serbia bantah suporternya rasisme
Rabu, 17 Oktober 2012 - 22:33 WIB
Serbia bantah suporternya rasisme
A
A
A
Sindonews.com – Asosiasi Sepak Bola Serbia (FSS) membantah adanya tindakan rasisme yang dilakukan suporter Serbia kepada bek timnas Inggris U-21 Danny Rose pada laga kualifikasi Piala Eropa U-21.
’’FA Serbia benar-benar menolak dan menyangkal adanya tindakan rasisme sebelum dan selama pertandingan yang digelar di Stadion Krusevac,” pernyata yang dibuat FA Serbia seperti dikutip Sport Mole, Kamis (17/10/2012)
Sebelumnya, Rose mengklaim telah menjadi sasaran rasisme dari suporter tuan rumah. Akibatnya, pelatih Inggris U-21 Stuart Pearce melaporkan tindakan rasisme tersebut kepada Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA).
Tak hanya itu, laga tersebut sempat diwarnai ketegangan antara para pemain Serbia dengan Inggris . Namun, FA Serbia menegaskan ketegangan tersebut tak ada hubungannya dengan tindakan rasisme.
’’Tidak ada hubungannya sama sekali perkelahian antara kedua anggota tim dengan rasisme. Kami menganggap insiden itu sebagai rasa kejengkelan kedua tim.”
FA Serbia juga menyesalkan tindakan Rose yang memicu emosi suporter Serbia. Pemain asal Sunderland itu menendang bola ke suporter tuan rumah saat usai pemain Inggris Connor Wickham mencetak gol kemenangan di babak tambahan.
"Sayangnya, setelah pada menit keempat waktu tambahan gol kemenangan dicetak oleh tim tamu, Sementara sebagian besar pemain tim Inggris merayakan skor, namun pemain nomor 3 mereka, Danny Rose berperilaku dengan cara yang tidak pantas, tidak sportif dan vulgar terhadap pendukung di tribun di stadion di Krusevac.”
’’FA Serbia benar-benar menolak dan menyangkal adanya tindakan rasisme sebelum dan selama pertandingan yang digelar di Stadion Krusevac,” pernyata yang dibuat FA Serbia seperti dikutip Sport Mole, Kamis (17/10/2012)
Sebelumnya, Rose mengklaim telah menjadi sasaran rasisme dari suporter tuan rumah. Akibatnya, pelatih Inggris U-21 Stuart Pearce melaporkan tindakan rasisme tersebut kepada Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA).
Tak hanya itu, laga tersebut sempat diwarnai ketegangan antara para pemain Serbia dengan Inggris . Namun, FA Serbia menegaskan ketegangan tersebut tak ada hubungannya dengan tindakan rasisme.
’’Tidak ada hubungannya sama sekali perkelahian antara kedua anggota tim dengan rasisme. Kami menganggap insiden itu sebagai rasa kejengkelan kedua tim.”
FA Serbia juga menyesalkan tindakan Rose yang memicu emosi suporter Serbia. Pemain asal Sunderland itu menendang bola ke suporter tuan rumah saat usai pemain Inggris Connor Wickham mencetak gol kemenangan di babak tambahan.
"Sayangnya, setelah pada menit keempat waktu tambahan gol kemenangan dicetak oleh tim tamu, Sementara sebagian besar pemain tim Inggris merayakan skor, namun pemain nomor 3 mereka, Danny Rose berperilaku dengan cara yang tidak pantas, tidak sportif dan vulgar terhadap pendukung di tribun di stadion di Krusevac.”
(wbs)