Nike putuskan kontrak Lance Armstrong
Kamis, 18 Oktober 2012 - 04:15 WIB
Nike putuskan kontrak Lance Armstrong
A
A
A
Sindonews.com - Terkait kasus dugaan penggunakan doping, Lance Armstrong harus kehilangan kontrak iklannya dengan perusahan produk olahraga ternama Nike. Pembalap sepeda itu memang sempat dianggap memakai doping untuk staminanya saat perlombaan di kejuaraan Tour de France tahun 1999-2005.
Nike pun merasa dibohongi selama lebih dari 10 tahun dan akhirnya memutus kontrak iklan Lance. Walau sedih, tapi Nike harus melakukannya. Pengumuman pemutusan kontrak itu dilakukan setelah Lance mundur sebagai ketua Livestrong, yayasan penggalang dana untuk korban kanker.
"Nike tidak dapat menerima penggunaan obat perangsang dalam bentuk apapun," kata juru bicara Nike outsidethematch Kamis, (18/10/2012).
"Saat perawatan kanker (kanker testis) saya hampir berakhir, saya membentuk yayasan untuk mereka yang terkena kanker," kata Lance membela diri.
"Merupakan kebanggaan besar dapat membantu yayasan menjadi satu organisasi yang membantu sekitar 2,5 juta orang."
Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang mengkaji kasus tuduhan doping terhadap atlet balap sepeda Lance Armstrong. Kajian itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada cukup bukti untuk mencabut ketujuh gelar Armstrong di Tour de France.
Seperti yang dilansir espnfc.com, Badan Anti-Doping Amerika (USADA), Rabu (10/10), akhirnya merilis laporan setebal 200 halaman yang menjadi argumen mereka mencabut ketujuh gelar Tour de France milik Armstrong dan melarangnya bertanding seumur hidup.
Nike pun merasa dibohongi selama lebih dari 10 tahun dan akhirnya memutus kontrak iklan Lance. Walau sedih, tapi Nike harus melakukannya. Pengumuman pemutusan kontrak itu dilakukan setelah Lance mundur sebagai ketua Livestrong, yayasan penggalang dana untuk korban kanker.
"Nike tidak dapat menerima penggunaan obat perangsang dalam bentuk apapun," kata juru bicara Nike outsidethematch Kamis, (18/10/2012).
"Saat perawatan kanker (kanker testis) saya hampir berakhir, saya membentuk yayasan untuk mereka yang terkena kanker," kata Lance membela diri.
"Merupakan kebanggaan besar dapat membantu yayasan menjadi satu organisasi yang membantu sekitar 2,5 juta orang."
Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang mengkaji kasus tuduhan doping terhadap atlet balap sepeda Lance Armstrong. Kajian itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada cukup bukti untuk mencabut ketujuh gelar Armstrong di Tour de France.
Seperti yang dilansir espnfc.com, Badan Anti-Doping Amerika (USADA), Rabu (10/10), akhirnya merilis laporan setebal 200 halaman yang menjadi argumen mereka mencabut ketujuh gelar Tour de France milik Armstrong dan melarangnya bertanding seumur hidup.
(wbs)