Lepas kesempatan tampil di SEA Games
Kamis, 18 Oktober 2012 - 19:51 WIB
Lepas kesempatan tampil di SEA Games
A
A
A
Sindonews.com - Selepas berjuang di perhelatan akbar multi even Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012, dan meraih medali emas untuk Jabar, atlet lompat tinggi, Ika Puspa Dewi kembali menjalani rutinitas sehari-harinya di kampung halaman.
Atlet jangkung kelahiran kuningan yang sudah mengharumkan nama Jabar dengan menyumbang medali emas di PON XVIII lalu pada cabang loncat indah itu mengaku, saat ini dirinya ingin beristirahat setelah sebelumnya menjalani serangkaian pemusatan latihan yang cukup menguras keringat.
''Setelah sekian lama saya harus menjalani TC, saat ini saya ingin istirahat dulu, menghabiskan waktu dengan keluaraga sambil menanti bonus dari Pemprov,”ungkap Ika sambil tersenyum.
Ika mengaku, aktivitasnya saat ini kembali fokus kepada kerjaannya sebagai staff pemasaran di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Selain itu, sambil menanti bonus yang dijanjikan Pemprov Jabar, dirinya mencari kesibukan hanya untuk selingan berolahraga dengan bermain voli bersama warga.
''Sembari menanti bonus dan ngantor, saya juga mencari selingan olahraga selain atletik yaitu bermain voli bersama ibu-ibu di sekeliling rumah. Karena itu cukup menyenangkan buat saya sebelum nanti saya mempersiapkan Porda,”kata anak ke satu dari tiga bersaudara tersebut.
Tiga kali ikut PON, Ika Puspa Dewi baru bisa meraih medali di lintasan atletik Rumbai, Pekanbaru pada PON kemarin. Turun di nomor lompat tinggi putri, Ika sukses meraih medali emas setelah melakukan tinggi lompatan 1,71 meter.
Dia berhasil mengungguli dua atlet DKI Jakarta, Nadia Anggraini dan Hani Puspita yang mencatat lompatan 1,64 dan 1,60 meter. Membawa nama Jawa Barat, Ika menyebut hasil itu sebagai penebusan kegagalannya di PON XVII Kalimantan Timur (Kaltim) 2008.
Saat itu, ia gagal menembus tiga besar. Setelah berlatih keras selama empat tahun terakhir, atlet berusia 26 tahun ini mampu membyara tuntas mimpinya. "Setelah emas di PON ini, saya ingin istirahat dulu, setahun atau dua tahun. Pasalnya agak jenuh di pemusatan latihan, setelah pelatnas SEA Games 2011 berlanjut ke PON ini, saya ingin istirahat dulu," katanya.
Dia juga mengatakan, kemungkinan dirinya juga melepas kesempatan untuk tampil di SEA Games 2013 di Myanmar. Namun meskipun begitu, Ika masih akan tetap berjuang meraih prestasi di Porda 2014 nanti.
''Iya saya akan kembali fokus latihan mungkin menjelang Porda nanti untuk membela daerah. Pemanggilan ke Pelatnas sebenarnya sudah ada, tapi saya masih capek,” tegasnya kemarin.
Menurut Ika, kebersamaan dengan keluarga juga menjadi alasan kenapa dirinya ingin beristirahat dulu dari aktivitas pemusatan latihan. Karena selama pemusatan latihan lalu, dirinya mesti meninggalkan kebersamaannya dengan keluaraga.
''Enjoy saja, menikmati hari-hari bersama keluarga yang sudah sekian lama saya jarang ketemu. Saya juga kangen menikmati hari-hari seperti ini,”pugkasnya.
Atlet jangkung kelahiran kuningan yang sudah mengharumkan nama Jabar dengan menyumbang medali emas di PON XVIII lalu pada cabang loncat indah itu mengaku, saat ini dirinya ingin beristirahat setelah sebelumnya menjalani serangkaian pemusatan latihan yang cukup menguras keringat.
''Setelah sekian lama saya harus menjalani TC, saat ini saya ingin istirahat dulu, menghabiskan waktu dengan keluaraga sambil menanti bonus dari Pemprov,”ungkap Ika sambil tersenyum.
Ika mengaku, aktivitasnya saat ini kembali fokus kepada kerjaannya sebagai staff pemasaran di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Selain itu, sambil menanti bonus yang dijanjikan Pemprov Jabar, dirinya mencari kesibukan hanya untuk selingan berolahraga dengan bermain voli bersama warga.
''Sembari menanti bonus dan ngantor, saya juga mencari selingan olahraga selain atletik yaitu bermain voli bersama ibu-ibu di sekeliling rumah. Karena itu cukup menyenangkan buat saya sebelum nanti saya mempersiapkan Porda,”kata anak ke satu dari tiga bersaudara tersebut.
Tiga kali ikut PON, Ika Puspa Dewi baru bisa meraih medali di lintasan atletik Rumbai, Pekanbaru pada PON kemarin. Turun di nomor lompat tinggi putri, Ika sukses meraih medali emas setelah melakukan tinggi lompatan 1,71 meter.
Dia berhasil mengungguli dua atlet DKI Jakarta, Nadia Anggraini dan Hani Puspita yang mencatat lompatan 1,64 dan 1,60 meter. Membawa nama Jawa Barat, Ika menyebut hasil itu sebagai penebusan kegagalannya di PON XVII Kalimantan Timur (Kaltim) 2008.
Saat itu, ia gagal menembus tiga besar. Setelah berlatih keras selama empat tahun terakhir, atlet berusia 26 tahun ini mampu membyara tuntas mimpinya. "Setelah emas di PON ini, saya ingin istirahat dulu, setahun atau dua tahun. Pasalnya agak jenuh di pemusatan latihan, setelah pelatnas SEA Games 2011 berlanjut ke PON ini, saya ingin istirahat dulu," katanya.
Dia juga mengatakan, kemungkinan dirinya juga melepas kesempatan untuk tampil di SEA Games 2013 di Myanmar. Namun meskipun begitu, Ika masih akan tetap berjuang meraih prestasi di Porda 2014 nanti.
''Iya saya akan kembali fokus latihan mungkin menjelang Porda nanti untuk membela daerah. Pemanggilan ke Pelatnas sebenarnya sudah ada, tapi saya masih capek,” tegasnya kemarin.
Menurut Ika, kebersamaan dengan keluarga juga menjadi alasan kenapa dirinya ingin beristirahat dulu dari aktivitas pemusatan latihan. Karena selama pemusatan latihan lalu, dirinya mesti meninggalkan kebersamaannya dengan keluaraga.
''Enjoy saja, menikmati hari-hari bersama keluarga yang sudah sekian lama saya jarang ketemu. Saya juga kangen menikmati hari-hari seperti ini,”pugkasnya.
(aww)