Catania tak ciut hadapi Inter
Minggu, 21 Oktober 2012 - 00:08 WIB
Catania tak ciut hadapi Inter
A
A
A
Sindonews.com - Catania berjumpa Inter Milan pada lanjutan kompetisi Serie A, Minggu (20/10/2012). Melihat kualitas Inter kemenangan pun sebagai misi mustahil dicapai tim berjuluk The Elefantini tersebut. Namun hal itu tak membuat pelatih Rolando Maran gentar.
Salah satu bukti sang pelatih akan menyerukan anak asuhnya tampil menyerang dan memetik poin maksimal kendati bermain, Stadion Giuseppe Meazza, markas Inter.
“Bermain di San Siro selalu indah dan Inter sangat antusias setelah tiga kemenangan berturut-turut. Kami tidak harus mengubah permainan kami, sebagaimana Catania selalu menyerang dan bermain dengan hati. Kami yakin bahwa kami dapat meraih hasil positif dengan bermain baik,”kata Maran dikutip football-italia, Minggu (21/10/2012).
"Inter jelas tim hebat, tapi kami harus menyerang tanpa rasa takut. Karena, itulah satu-satunya cara memenangkan sebuah pertandingan," paparnya.
Keyakinan Mana semakin menguat jika melihat pertemuan terakhir kedua tim musim lalu. Diketahui Catania sempat unggul dua gol terlebih dahulu. Akhirnya mereka harus puas dengan hasil imbang skor 2-2 pada akhir pertandingan. Diharapkan kenangan itu bisa mengangkat mental bertanding timnya.
"Saya berharap memori itu yang dapat memacu pemain saya. Kuncinya kami harus bermain efisien. Siapa yang akan saya lebih suka mengalahkan Inter atau Juventus? Keduanya. Kami tidak memiliki batasan,”pungkasnya.
Salah satu bukti sang pelatih akan menyerukan anak asuhnya tampil menyerang dan memetik poin maksimal kendati bermain, Stadion Giuseppe Meazza, markas Inter.
“Bermain di San Siro selalu indah dan Inter sangat antusias setelah tiga kemenangan berturut-turut. Kami tidak harus mengubah permainan kami, sebagaimana Catania selalu menyerang dan bermain dengan hati. Kami yakin bahwa kami dapat meraih hasil positif dengan bermain baik,”kata Maran dikutip football-italia, Minggu (21/10/2012).
"Inter jelas tim hebat, tapi kami harus menyerang tanpa rasa takut. Karena, itulah satu-satunya cara memenangkan sebuah pertandingan," paparnya.
Keyakinan Mana semakin menguat jika melihat pertemuan terakhir kedua tim musim lalu. Diketahui Catania sempat unggul dua gol terlebih dahulu. Akhirnya mereka harus puas dengan hasil imbang skor 2-2 pada akhir pertandingan. Diharapkan kenangan itu bisa mengangkat mental bertanding timnya.
"Saya berharap memori itu yang dapat memacu pemain saya. Kuncinya kami harus bermain efisien. Siapa yang akan saya lebih suka mengalahkan Inter atau Juventus? Keduanya. Kami tidak memiliki batasan,”pungkasnya.
(aww)