Tak dampingi Murray di Olimpiade, Watson kecewa
Minggu, 21 Oktober 2012 - 17:23 WIB
Tak dampingi Murray di Olimpiade, Watson kecewa
A
A
A
Sindonews.com - Petenis puteri asal Britania Raya, Heather Watson, menyampaikan rasa kekecewaannya ketika Andy Murray lebih memilih Laura Robson ketimbang dirinya saat turun di ganda campuran Olimpiade London dua bulan yang lalu.
Pasangan tersebut mampu mendulang perak pada kejuaraan empat tahunan tersebut, namun Watson mengatakan jika hal itu semakin membuatnya lebih kuat dan berkembang, dan ia mampu meraih gelar di Jepang Terbuka. "Jujur saja, saya juga ingin tampil (di ganda campuran Olimpiade)," ungkapnya, seperti dikutip BBC, Minggu (21/10).
"Itu adalah Olimpiade. Saya pikir siapapun pasti menginginkan kesempatan itu. Tapi itu keputusannya. Itu membuatku semakin lebih kuat," imbuhnya.
Meskipun kecewa, petenis berusia 20 tahun itu ikut gembira ketika pasangan Murray/Robson mampu menyumbangkan medali perak untuk Britania Raya. "Tidak masalah. Mereka mengakhiri pertandingan dengan medali perak. Itu brilian," ujarnya.
Sementara itu, kemenangan Watson di Jepang Terbuka akhir pekan lalu, membawanya masuk ke dalam 50 besar dunia, posisi itu dua peringkat lebih baik dari Robson, namun hal tersebut tidak lantas membuat Watson puas. Dia masih menyatakan haus akan gelar. "Ambisi saya adalah untuk menjadi nomor satu dunia dan memenangkan salah satu grand slam."
Pasangan tersebut mampu mendulang perak pada kejuaraan empat tahunan tersebut, namun Watson mengatakan jika hal itu semakin membuatnya lebih kuat dan berkembang, dan ia mampu meraih gelar di Jepang Terbuka. "Jujur saja, saya juga ingin tampil (di ganda campuran Olimpiade)," ungkapnya, seperti dikutip BBC, Minggu (21/10).
"Itu adalah Olimpiade. Saya pikir siapapun pasti menginginkan kesempatan itu. Tapi itu keputusannya. Itu membuatku semakin lebih kuat," imbuhnya.
Meskipun kecewa, petenis berusia 20 tahun itu ikut gembira ketika pasangan Murray/Robson mampu menyumbangkan medali perak untuk Britania Raya. "Tidak masalah. Mereka mengakhiri pertandingan dengan medali perak. Itu brilian," ujarnya.
Sementara itu, kemenangan Watson di Jepang Terbuka akhir pekan lalu, membawanya masuk ke dalam 50 besar dunia, posisi itu dua peringkat lebih baik dari Robson, namun hal tersebut tidak lantas membuat Watson puas. Dia masih menyatakan haus akan gelar. "Ambisi saya adalah untuk menjadi nomor satu dunia dan memenangkan salah satu grand slam."
(aww)