7 gelar Tour de France Armstrong dicabut UCI
Senin, 22 Oktober 2012 - 23:23 WIB
7 gelar Tour de France Armstrong dicabut UCI
A
A
A
Sindonews.com - Tujuh gelar Tour de France yang diraih oleh Lance Armstrong pada periode 1999-2006 secara resmi dicabut oleh organisasi balap sepeda internasional (UCI/The International Union Cycling). Selain itu, UCI juga meratifikasi sanksi yang dijatuhkan badan antidoping Amerika Serikat, USADA, yang melarang Armstrong untuk mengikuti kejuaraan balap sepeda.
"UCI tidak akan mengajukan banding ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS) dan mengakui sanksi yang telah dijatuhkan oleh USADA. Lance Armstrong tidak memiliki tempat dalam balap sepeda. Dia sudah selayaknya untuk dilupakan,"tegas Presiden UCI Pat McQuaid seperti dikutip NY Times, Senin (22/10).
Menurut McQuaid, sudah sejak lama UCI berjuang memberantas permasalahan doping yang menggelayut di dunia olahraga, dan sesuatu seperti ini tidak boleh terjadi lagi. McQuaid percaya jika balap sepeda masih memiliki masa depan yang baik. "Stakeholder dan para penggemar balap sepeda juga pasti yakin bahwa akan menemukan jalan baru yang lebih baik ke depannya."
Meskipun tujuh gelar yang diraih Armstrong tersebut telah dicabut, namun bukan berarti pembalap yang menempati posisi runner-up berhak menggantikannya. Sebagaimana diutarakan Direktur Tour de France, Christian Prudhomme, bahwa organisasinya tidak akan memberikan gelar juara kepada runner-up di balapan yang dimenangkan Armstrong karena begitu banyak pembalap yang juga dikaitkan dengan doping.
Selain kehilangan tujuh gelar Tour de France, Armstrong juga terancam kehilangan medali perunggu yang ia menangi di Olimpiade 2000, Sydney. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional juga sedang meninjau kasus doping pembalap sepeda berusia 41 tahun itu.
"UCI tidak akan mengajukan banding ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS) dan mengakui sanksi yang telah dijatuhkan oleh USADA. Lance Armstrong tidak memiliki tempat dalam balap sepeda. Dia sudah selayaknya untuk dilupakan,"tegas Presiden UCI Pat McQuaid seperti dikutip NY Times, Senin (22/10).
Menurut McQuaid, sudah sejak lama UCI berjuang memberantas permasalahan doping yang menggelayut di dunia olahraga, dan sesuatu seperti ini tidak boleh terjadi lagi. McQuaid percaya jika balap sepeda masih memiliki masa depan yang baik. "Stakeholder dan para penggemar balap sepeda juga pasti yakin bahwa akan menemukan jalan baru yang lebih baik ke depannya."
Meskipun tujuh gelar yang diraih Armstrong tersebut telah dicabut, namun bukan berarti pembalap yang menempati posisi runner-up berhak menggantikannya. Sebagaimana diutarakan Direktur Tour de France, Christian Prudhomme, bahwa organisasinya tidak akan memberikan gelar juara kepada runner-up di balapan yang dimenangkan Armstrong karena begitu banyak pembalap yang juga dikaitkan dengan doping.
Selain kehilangan tujuh gelar Tour de France, Armstrong juga terancam kehilangan medali perunggu yang ia menangi di Olimpiade 2000, Sydney. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional juga sedang meninjau kasus doping pembalap sepeda berusia 41 tahun itu.
(aww)