Genoa pecat Luigi De Canio
Selasa, 23 Oktober 2012 - 14:50 WIB
Genoa pecat Luigi De Canio
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Genoa Enrico Preziosi telah mengkonfirmasi klubnya terpaksa mengakhiri kerjasama dengan pelatih Luigi De Canio, menyusul kekalahan telak 4-1 atas AS Roma dalam lanjutan Liga Italia, beberapa hari lalu.
Dalam laga berlangsung Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa sebenarnya sempat unggul 2-0 selaam 15 mneit awal pertandingan. Namun sayang keunggulan tersebut tak bertahan lama gelontorna empat gol tim Serigala Roma, memaksa tuan rumah pulang dengan tangan hampa.
Dengan kekalahan tersebut Genoa tertahan di papan tengah klasemen sementara Serie A, berada di peringkat sepuluh dengan poin sembilan hasil dari delapan laga sejauh ini. Merasa tak puas dengan kinerja Di Canio , Preziosi pun segera memecat dan menunjuk mantan pelatih Juventus Luigi Del Neri sebagai suksesor tepat mengangkat prestasi Il Grifone.
"Pada saat ini itu adalah waktu tepat menggantikan Di Canio. Saya segera menunjuk Del Neri karena saya takut dia akan pergi ke tempat lain. Untuk membantu kerja kami akan terjun pada bursa transfer musim dingin Januari nanti,” ujar Preziosi kepada ANSA, Selasa (23/10/2012).
Dalam laga berlangsung Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa sebenarnya sempat unggul 2-0 selaam 15 mneit awal pertandingan. Namun sayang keunggulan tersebut tak bertahan lama gelontorna empat gol tim Serigala Roma, memaksa tuan rumah pulang dengan tangan hampa.
Dengan kekalahan tersebut Genoa tertahan di papan tengah klasemen sementara Serie A, berada di peringkat sepuluh dengan poin sembilan hasil dari delapan laga sejauh ini. Merasa tak puas dengan kinerja Di Canio , Preziosi pun segera memecat dan menunjuk mantan pelatih Juventus Luigi Del Neri sebagai suksesor tepat mengangkat prestasi Il Grifone.
"Pada saat ini itu adalah waktu tepat menggantikan Di Canio. Saya segera menunjuk Del Neri karena saya takut dia akan pergi ke tempat lain. Untuk membantu kerja kami akan terjun pada bursa transfer musim dingin Januari nanti,” ujar Preziosi kepada ANSA, Selasa (23/10/2012).
(aww)