Kualitas bagus, tapi Kim kurang trengginas
Selasa, 23 Oktober 2012 - 22:48 WIB
Kualitas bagus, tapi Kim kurang trengginas
A
A
A
Sindonews.com - Pemain seleksi asal Korea Selatan, Kim Dong–chan dinilai pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi masih belum maksimal selama mengikuti proses seleksi selama seminggu terakhir ini. Dari segi permainan, visi bermain dan skill individu yang dimiliki, Kim sangat baik.
Tetapi dia dinilai masih kurang bermain ngotot, sementara kompetisi sepak bola di Indonesia terkenal keras dan juga ketat. Jika terus seperti ini maka sulit baginya untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih.
Karena itulah, pada saat gelaran Celebes Cup nanti, arsitek asal Solo itu berharap agar mantan pemain Persisam Samarinda itu bisa tampil maksimal dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.
''Kalau dari segi kualitas individu Kim bagus dan tidak usah diragukan lagi, tetapi dia masih kurang greget. Apa memang seperti itu cara bermainnya, mudah-mudahan tidak. Makanya saya ingin melihatnya saat Celebes Cup nanti, kalau dia masih mainnya seperti itu maka lebih baik kita sudahi saja proses seleksi terhadapnya,”jelas Kas.
Selain itu, dari dua posisi yang coba diterapkan kepada Kim, Kas Hartadi, menilai jika eks pemain Mito Hollyhock, Jepang ini lebih cocok menjadi seorang striker dibandingkan gelandang.
Namun, dia berharap Kim bisa menunjukkan sesuatu yang melebihi kemampuan penyerang lokal yang dimiliki SFC saat ini dan itu merupakan persyaratan mutlak jika dia ingin menjadi bagian dari Laskar Wong Kito. Pasalnya Kas tidak mau nantinya disalahkan jika ternyata dirinya salah melakukan penilaian terhadap Kim.
''Yang pasti saya harus hati-hati dalam melakukan penilaian, karena jika sampai salah dan terulang kembali kasus seperti Yong Jie Mu (China) dua musim lalu, maka saya yang akan disalahkan,’ ujarnya.
Sementara itu, terkait penilaian hari pertama Lionel Djebi-Zadi, Kas mengatakan jika dirinya belum bisa melakukan penilaian secara objektif terhadap pemain dengan tinggi 190 cm berat 89 kilogram itu meskipun pada sesi latihan kemarin telah dilakukan game selama 30 menit.
Pasalnya, kemampuan defender asal Pantai Gading berpaspor Prancis itu belum terlihat, tetapi Kas menilai jika itu merupakan hal yang wajar. Karena mungkin Lionel masih belum mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya.
"Sebenarnya dia bagus dan memiliki teknik yang sangat baik saat melakukan pengawalan dan juga duel bola-bola atas, tetapi secara keseluruhan saya belum bisa menilainya, butuh ujicoba dengan tim yang satu level agar penilaian bisa benar-benar objektif,” ujar Kas.
Tetapi dia dinilai masih kurang bermain ngotot, sementara kompetisi sepak bola di Indonesia terkenal keras dan juga ketat. Jika terus seperti ini maka sulit baginya untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih.
Karena itulah, pada saat gelaran Celebes Cup nanti, arsitek asal Solo itu berharap agar mantan pemain Persisam Samarinda itu bisa tampil maksimal dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.
''Kalau dari segi kualitas individu Kim bagus dan tidak usah diragukan lagi, tetapi dia masih kurang greget. Apa memang seperti itu cara bermainnya, mudah-mudahan tidak. Makanya saya ingin melihatnya saat Celebes Cup nanti, kalau dia masih mainnya seperti itu maka lebih baik kita sudahi saja proses seleksi terhadapnya,”jelas Kas.
Selain itu, dari dua posisi yang coba diterapkan kepada Kim, Kas Hartadi, menilai jika eks pemain Mito Hollyhock, Jepang ini lebih cocok menjadi seorang striker dibandingkan gelandang.
Namun, dia berharap Kim bisa menunjukkan sesuatu yang melebihi kemampuan penyerang lokal yang dimiliki SFC saat ini dan itu merupakan persyaratan mutlak jika dia ingin menjadi bagian dari Laskar Wong Kito. Pasalnya Kas tidak mau nantinya disalahkan jika ternyata dirinya salah melakukan penilaian terhadap Kim.
''Yang pasti saya harus hati-hati dalam melakukan penilaian, karena jika sampai salah dan terulang kembali kasus seperti Yong Jie Mu (China) dua musim lalu, maka saya yang akan disalahkan,’ ujarnya.
Sementara itu, terkait penilaian hari pertama Lionel Djebi-Zadi, Kas mengatakan jika dirinya belum bisa melakukan penilaian secara objektif terhadap pemain dengan tinggi 190 cm berat 89 kilogram itu meskipun pada sesi latihan kemarin telah dilakukan game selama 30 menit.
Pasalnya, kemampuan defender asal Pantai Gading berpaspor Prancis itu belum terlihat, tetapi Kas menilai jika itu merupakan hal yang wajar. Karena mungkin Lionel masih belum mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya.
"Sebenarnya dia bagus dan memiliki teknik yang sangat baik saat melakukan pengawalan dan juga duel bola-bola atas, tetapi secara keseluruhan saya belum bisa menilainya, butuh ujicoba dengan tim yang satu level agar penilaian bisa benar-benar objektif,” ujar Kas.
(aww)