Messi adaptasi bahasa dan makanan Indonesia
Rabu, 24 Oktober 2012 - 19:43 WIB
Messi adaptasi bahasa dan makanan Indonesia
A
A
A
George Parfait Mbida Messi bermain tak seapik yanh diharapkan pelatih Djadjang Nurdjaman ketika Persib Bandung menggelar uji coba melawan PSGC Ciamis dan Persibangga Purbalingga sebanyak dua kali, beberapa waktu lalu.
Mbida Messi berkilah jika ia sulit mengembangkan permainan secara individual di lapangan karena selama ini kerap kesulitan melakukan komunikasi dengan pemain Persib lainnya. Karena itu pemain yang mengaku lebih senang disapa Mbida ketimbang Messi itu akan terus beradaptasi dengan mempelajari bahasa Indonesia.
Pemain asal Kamerun ini mengakui kekurangannya saat bermain adalah komunikasi yang tidak lancar. ''Saya masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan partner saya saat di lapangan,” jelas Mbida Messi.
Mbida Messi mengatakan tidak menyalahkan siapa pun terkait kurang maksimalnya permainan dirinya. Karena, dia merasa kekurangan tersebut berada pada dirinya sendiri. Namun ke depan, lanjutnya, dia akan berusaha untuk menguasai kosakata bahasa Indonesia yang mudah diingat, demi melancarkan komunikasi saat bermain bersama pemain Persib lainnya.
Menurutnya, masuk ke tim besar seperti Persib memerlukan kekompakan untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. ''Saya akan terus belajar bahasa Indonesia dan beradaptasi bersama teman-teman Persib. Karena untuk bergabung bersama tim besar seperti Persib ini perlu kekompakan,” ungkapnya.
Selain bahasa, Mbida Messi juga mengaku masih kesulitan untuk menyantap makanan Indonesia sejak hari pertama bergabung bersama Persib. “Memang lidah saya masih sulit menerima makanan Indonesia. Tapi saya mencoba untuk beradaptasi agar bisa makan di sini,” ujarnya.
Dia mengatakan sangat menyukai berbagai jenis makanan dengan bahan dasar ikan. Namun di Bandung, menurutnya, masih sulit ditemui ikan untuk dimasak olehnya sendiri. “Kalau di sana banyak ikan. Di sini mungkin jarang ada ikan,” katanya.
Meski demikian, dia percaya dengan makanan yang diberikan oleh pihak pelatih sangat baik untuk kesehatan para pemain Persib. Ia tetap menerima dan makan makanan sehat tersebut. “Saya tetap harus makan makanan tim dan pelatih. Karena saya percaya itu baik untuk saya,” tandasnya
Mbida Messi berkilah jika ia sulit mengembangkan permainan secara individual di lapangan karena selama ini kerap kesulitan melakukan komunikasi dengan pemain Persib lainnya. Karena itu pemain yang mengaku lebih senang disapa Mbida ketimbang Messi itu akan terus beradaptasi dengan mempelajari bahasa Indonesia.
Pemain asal Kamerun ini mengakui kekurangannya saat bermain adalah komunikasi yang tidak lancar. ''Saya masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan partner saya saat di lapangan,” jelas Mbida Messi.
Mbida Messi mengatakan tidak menyalahkan siapa pun terkait kurang maksimalnya permainan dirinya. Karena, dia merasa kekurangan tersebut berada pada dirinya sendiri. Namun ke depan, lanjutnya, dia akan berusaha untuk menguasai kosakata bahasa Indonesia yang mudah diingat, demi melancarkan komunikasi saat bermain bersama pemain Persib lainnya.
Menurutnya, masuk ke tim besar seperti Persib memerlukan kekompakan untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. ''Saya akan terus belajar bahasa Indonesia dan beradaptasi bersama teman-teman Persib. Karena untuk bergabung bersama tim besar seperti Persib ini perlu kekompakan,” ungkapnya.
Selain bahasa, Mbida Messi juga mengaku masih kesulitan untuk menyantap makanan Indonesia sejak hari pertama bergabung bersama Persib. “Memang lidah saya masih sulit menerima makanan Indonesia. Tapi saya mencoba untuk beradaptasi agar bisa makan di sini,” ujarnya.
Dia mengatakan sangat menyukai berbagai jenis makanan dengan bahan dasar ikan. Namun di Bandung, menurutnya, masih sulit ditemui ikan untuk dimasak olehnya sendiri. “Kalau di sana banyak ikan. Di sini mungkin jarang ada ikan,” katanya.
Meski demikian, dia percaya dengan makanan yang diberikan oleh pihak pelatih sangat baik untuk kesehatan para pemain Persib. Ia tetap menerima dan makan makanan sehat tersebut. “Saya tetap harus makan makanan tim dan pelatih. Karena saya percaya itu baik untuk saya,” tandasnya
(aww)