Wiggins tak percaya Armstrong ngaku doping
Rabu, 24 Oktober 2012 - 23:22 WIB
Wiggins tak percaya Armstrong ngaku doping
A
A
A
Sindonews.com - Bradley Wiggins tidak yakin jika Lance Armstrong mengakui keterlibatannya dalam penggunaan doping yang paling canggih dan berbahaya dalam sejarah olahraga dunia. Menurutnya, pembalap sepeda seharusnya mengaku bahwa dia menggunakan bahan-bahan berbahaya saat mengikuti kejuaraan Tour de France sejak 1999 hingga 2006. Hal ini dilakukan untuk mencegah citra olahraga sepeda tidak semakin buruk.
"Semua orang tahu bahwa Armstrong merupakan seorang atlet yang keras kepala. Jadi, menurut saya tidak mungkin jika dia terang-terangan mengakui keterlibatannya dalam doping selama memenangkan kejuaraan Tour de France sejak 1999 hingga 2006," kata mantan rekan setimnya tersebut seperti dilansir BBC Sport, Rabu (24/10/2012).
"Meski demikian, kasus yang menimpa Armstrong telah menyeret olahraga sepeda ini semakin buruk. Tapi, saya selalu berbicara keras ketika dimintai komentarnya mengenai masalah ini bahwa kejadian ini tidak akan berdampak di masa yang akan datang," sambungnya.
Sebelumnya, pembalap sepeda itu terbukti menggunakan doping, setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat (Usada) melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari penyelidikan tersebut, Usada menemukan bukti bahwa Armstrong terlibat penggunaan doping yang paling canggih, sukses dalam sejarah olahraga, dan profesional sejak 1999 hingga 2006.
Akibat kejadian itu, organisasi balap sepeda internasional (UCI) mencabut tujuh gelar Tour de France yang pernah diraihnya 1999-2006. Selain itu SCA, sponsor lain yang telah mendukung karir pembalap sepeda Amerika Serikat itu seperti Oakley dan Nike telah memutuskan kerjasamanya.
"Semua orang tahu bahwa Armstrong merupakan seorang atlet yang keras kepala. Jadi, menurut saya tidak mungkin jika dia terang-terangan mengakui keterlibatannya dalam doping selama memenangkan kejuaraan Tour de France sejak 1999 hingga 2006," kata mantan rekan setimnya tersebut seperti dilansir BBC Sport, Rabu (24/10/2012).
"Meski demikian, kasus yang menimpa Armstrong telah menyeret olahraga sepeda ini semakin buruk. Tapi, saya selalu berbicara keras ketika dimintai komentarnya mengenai masalah ini bahwa kejadian ini tidak akan berdampak di masa yang akan datang," sambungnya.
Sebelumnya, pembalap sepeda itu terbukti menggunakan doping, setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat (Usada) melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari penyelidikan tersebut, Usada menemukan bukti bahwa Armstrong terlibat penggunaan doping yang paling canggih, sukses dalam sejarah olahraga, dan profesional sejak 1999 hingga 2006.
Akibat kejadian itu, organisasi balap sepeda internasional (UCI) mencabut tujuh gelar Tour de France yang pernah diraihnya 1999-2006. Selain itu SCA, sponsor lain yang telah mendukung karir pembalap sepeda Amerika Serikat itu seperti Oakley dan Nike telah memutuskan kerjasamanya.
(aww)