Barton lontarkan kata-kata pedas kepada PFA

Kamis, 25 Oktober 2012 - 06:06 WIB
Barton lontarkan kata-kata...
Barton lontarkan kata-kata pedas kepada PFA
A A A
Sindonews.com - Joey Barton meluncurkan serangan pedas kepada Kepala eksekutif Asiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Gordon Taylor lewat akun Twitter pribadinya mengenai masalassoh rasisme di dunia sepak bola. Hal ini dilakukannya setelah muncul rencana PFA yang akan memisahkan antara pemain kulit hitam dengan kulit putih di dunia sepak bola.

PFA telah mengumumkan rencana itu yang terdiri dari enam poin penting tindakan untuk menangani rasisme. Enam syarat itu yakni Pertama, Mempercepat proses hukum yang berhubungan dengan pelecehan rasis setelah melakukan laporan melalui penyelidikan dari setiap insiden. Kedua, Pertimbangan hukuman atas pelanggaran rasis dan melihat penyebab terjadinya itu serta apakah klub juga ikut terlibat. Ketiga, pelatih seluruh klub memberitahu kepada PFA setelah memastikan bahwa pemain kulit hitam berada dalam skuadnya.

keempat pelatih hitam akan dimonitor dan setiap ketimpangan atau kemajuan akan disorot. Kelima, pelecehan rasial dianggap perbuatan kotor, sedangkan keenam tidak melupakan isu-isu kesetaraan lainnya seperti jenis kelamin, orientasi seksual, kecacatan, anti-Semitisme, Islamofobia dan pemain Asia dalam sepak bola.

Dengan keputusannya itu Barton meluncurkan seranganlewat tulisannya di twitter. "Tindakan Taylor yang akan memisahkan pemain kulit hitam dengan putih merupakan langkah oportunistik dan saya merasa ini seperti agenda tersembunyi. Saya merasa tindakan itu untuk menghentikan kontrol yang dapat menguntungkan bagi mereka sendiri," tulis Barton di Twitter, seperti dilansir SportMole, Kamis (25/10/2012).

"Apa pun lebih baik daripada harus memisahkan diri para pemain kulit hitam dengan putih dan ini harus menjadi pilihan terakhir. Itu pendapat saya," pungkas mantan pemain Queens Park Rangers ini.

Kekecewaan ini meledak ketika Barton mengetahui bahwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bersama sejumlah menteri dan tokoh-tokoh senior dalam sepakbola mendesak PFA untuk membatalkan rencananya memisahkan para pemain tersebut.
(aww)
Berita Terkait
Antara Rasisme di Amerika...
Antara Rasisme di Amerika dan Kasus Rasisme di Indonesia
FIFA Investigasi Nyanyian...
FIFA Investigasi Nyanyian Homofobik Penggemar Meksiko
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka Rasisme, Ambroncius Dijerat Pasal Berlapis
Pastor Indonesia Oscar...
Pastor Indonesia Oscar Surjadi Pidato dalam Demo AS, Dikecam di Tanah Air
Tersandung Kasus Rasisme,...
Tersandung Kasus Rasisme, Ambroncius Nababan Ditahan
FacebooK Hapus Puluhan...
FacebooK Hapus Puluhan Iklan Donald Trump yang Berisikan Kebencian
Berita Terkini
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
IRRA 2026 Usung Semangat...
IRRA 2026 Usung Semangat Rally Dakar, Targetkan 100 Kendaraan
3 jam yang lalu
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
3 jam yang lalu
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
3 jam yang lalu
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
4 jam yang lalu
Jurnalis Argentina Dituding...
Jurnalis Argentina Dituding Jadi Pelakor, Istri Messi: Abaikan Omong Kosong Itu!
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved