Torehan sempurna Barcelona
Kamis, 25 Oktober 2012 - 09:42 WIB
Torehan sempurna Barcelona
A
A
A
Sindonews.com – Barcelona mewujudkan ambisi mereka menjadi salah satu tim yang meraih kemenangan ke-100 di Liga Champions. Prestasi itu digapai El Azulgrana setelah menundukkan Glasgow Celtic, 2-1, pada pertandingan ketiga penyisihan Grup G di Camp Nou, dini hari kemarin.
Kemenangan atas wakil Skotlandia itu bukan saja membuat Barcelona semakin kukuh di puncak klasemen sementara Grup G dengan torehan sembilan poin.Namun,kemenangan itu sekaligus memantapkan dominasi Lionel Messi dkk yang belum terkalahkan di kancah Liga Champions musim ini. Yang jelas,prestasi itu membuat Barcelona menjadi anggota Klub 100 atau klub yang mengoleksi 100 kemenangan di Liga Champions.
Sebelumnya,hanya ada dua klub elite Eropa,yakni Real Madrid dan Manchester United (MU) yang melakukannya sejak Piala Champions berubah format menjadi Liga Champions pada 1992. Pelatih Barcelona Tito Vilanova mengatakan,timnya layak meraih tiga poin di pertandingan itu.Kendati sempat kebobolan terlebih dahulu berkat Giorgios Samaras pada menit ke-18.
Namun,timnya berusaha keras membalikkan keadaan menjadi kemenangan setelah Andres Iniesta menyamakan kedudukan pada menit ke-45.Paling mengagumkan ketika Jordi Alba mewujudkan ambisi Barcelona masuk anggota Klub 100 setelah membobol gawang Celtic pada masa injury time. Karena itu,pelatih berusia 44 tahun ini menolak pendapat banyak pihak yang mengatakan timnya beruntung mendapatkan tiga poin tersebut.
Mantan asisten Pep Guardiola ini memang tak menepis jika El Azulgrana mendapat masalah di lini belakang lantaran banyaknya pemain mengalami cedera.Namun,secara keseluruhan, para pemainnya telah menjalankan tugasnya dengan baik.
”Saya pikir kemenangan yang kami raih bukan karena keberuntungan.Justru sebaliknya,kami seperti dijauhi dewi fortuna.Anda tentu bisa melihat kami begitu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol.Seharusnya kami bisa memastikan kemenangan lebih awal,”kata Vilanova,dilansir mundodeportivo.com.
Sementara di kubu lawan,Celtic masih bisa tersenyum karena bercokol di peringkat 2 dengan torehan empat angka.Akan tetapi,persaingan memperebutkan posisi runner-up semakin ketat. Celtic wajib bersaing ketat dengan Spartak Moscow yang berada di posisi 3 tertinggal satu angka dari Celtic.
Kemenangan atas wakil Skotlandia itu bukan saja membuat Barcelona semakin kukuh di puncak klasemen sementara Grup G dengan torehan sembilan poin.Namun,kemenangan itu sekaligus memantapkan dominasi Lionel Messi dkk yang belum terkalahkan di kancah Liga Champions musim ini. Yang jelas,prestasi itu membuat Barcelona menjadi anggota Klub 100 atau klub yang mengoleksi 100 kemenangan di Liga Champions.
Sebelumnya,hanya ada dua klub elite Eropa,yakni Real Madrid dan Manchester United (MU) yang melakukannya sejak Piala Champions berubah format menjadi Liga Champions pada 1992. Pelatih Barcelona Tito Vilanova mengatakan,timnya layak meraih tiga poin di pertandingan itu.Kendati sempat kebobolan terlebih dahulu berkat Giorgios Samaras pada menit ke-18.
Namun,timnya berusaha keras membalikkan keadaan menjadi kemenangan setelah Andres Iniesta menyamakan kedudukan pada menit ke-45.Paling mengagumkan ketika Jordi Alba mewujudkan ambisi Barcelona masuk anggota Klub 100 setelah membobol gawang Celtic pada masa injury time. Karena itu,pelatih berusia 44 tahun ini menolak pendapat banyak pihak yang mengatakan timnya beruntung mendapatkan tiga poin tersebut.
Mantan asisten Pep Guardiola ini memang tak menepis jika El Azulgrana mendapat masalah di lini belakang lantaran banyaknya pemain mengalami cedera.Namun,secara keseluruhan, para pemainnya telah menjalankan tugasnya dengan baik.
”Saya pikir kemenangan yang kami raih bukan karena keberuntungan.Justru sebaliknya,kami seperti dijauhi dewi fortuna.Anda tentu bisa melihat kami begitu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol.Seharusnya kami bisa memastikan kemenangan lebih awal,”kata Vilanova,dilansir mundodeportivo.com.
Sementara di kubu lawan,Celtic masih bisa tersenyum karena bercokol di peringkat 2 dengan torehan empat angka.Akan tetapi,persaingan memperebutkan posisi runner-up semakin ketat. Celtic wajib bersaing ketat dengan Spartak Moscow yang berada di posisi 3 tertinggal satu angka dari Celtic.
(wbs)