Etoo tuding Song bukan pemain berkelas
Kamis, 25 Oktober 2012 - 13:45 WIB
Etoo tuding Song bukan pemain berkelas
A
A
A
Sindonews.com - Penyerang Anzhi Makhachkala, Samuel Eto’o melancarkan komentar menyindir kepada rekan senegaranya Alex Song. Pemain berusia 31 tahun itu menilai penggawa anyar Barcelona itu bukanlah pemain dengan kualitas dunia.
Perselisihan kedua pemain ini berawal, ketika Song menolak melakukan jabat tangan dengan Eto’o pada kualifikasi Piala Afrika melawan Senegal, tahun lalu. Hal itulah menimbulkan konflik yang hingga saat ini belum jua menemukan kata damai.
Dalam sebuah wawancara dengan Canal +, Eto'o menegaskan bahwa persaingan dengan Song akan terus berlanjut, meski kejadian telah berlangsung lama.
“Tidak ada konflik antara dua bintang Karena aku salah satu pemain terbaik di dunia dan bahkan tidak di kalangan pemain terbaik di Kamerun,”ujarnya dikutip Canal +, Kamis (25/10/2012).
Sebelumnya kedua pemain tersebut sempat terlihat berdamai kala menghadapi Cape Verde. Namun eks penyerang Inter Milan mengklaim tidak ada perdamaian antara keduanya. Hal ini diperparah dengan kabar, mempunyai niat untuk merebut ban kapten timnas dari tangan, Eto'o yang dihukum selama delapan bulan menyusul aksi pemogokan meminta kenaikan gaji.
Perselisihan kedua pemain ini berawal, ketika Song menolak melakukan jabat tangan dengan Eto’o pada kualifikasi Piala Afrika melawan Senegal, tahun lalu. Hal itulah menimbulkan konflik yang hingga saat ini belum jua menemukan kata damai.
Dalam sebuah wawancara dengan Canal +, Eto'o menegaskan bahwa persaingan dengan Song akan terus berlanjut, meski kejadian telah berlangsung lama.
“Tidak ada konflik antara dua bintang Karena aku salah satu pemain terbaik di dunia dan bahkan tidak di kalangan pemain terbaik di Kamerun,”ujarnya dikutip Canal +, Kamis (25/10/2012).
Sebelumnya kedua pemain tersebut sempat terlihat berdamai kala menghadapi Cape Verde. Namun eks penyerang Inter Milan mengklaim tidak ada perdamaian antara keduanya. Hal ini diperparah dengan kabar, mempunyai niat untuk merebut ban kapten timnas dari tangan, Eto'o yang dihukum selama delapan bulan menyusul aksi pemogokan meminta kenaikan gaji.
(wbs)