Ketergantungan sosok Ibra
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 11:29 WIB
Ketergantungan sosok Ibra
A
A
A
Sindonews.com – Zlatan Ibrahimovic kembali tampil impresif membawa Paris Saint- Germain (PSG) unggul 2-0 atas tuan rumah Dinamo Zagreb, dini hari kemarin. Hasil itu melambungkan asa La Parisient mendominasi babak penyisihan Grup A Liga Champions musim ini.
Meski begitu, Les Rouge-et-Bleu, julukan fans PSG, tetap khawatir permain an PSG akan rusak jika bomber asal Swedia itu absen. Ketidakhadiran Ibra sapaan Ibrahimovic akan merusak kinerja tim pada laga-laga berikutnya. Kekhawatiran masyarakat Paris itu cukup beralasan. Dari sepuluh per - tandingan yang dilakoni PSG di semua kompetisi resmi musim ini, Ibra menyumbang 11 gol dari total 21 gol yang dikoleksi tim.
Masalahnya, mantan bintang AC Mi lan itu berusia 31 tahun saat ini. Ibra dikhawatirkan akan rentan meng - alami cedera dengan usia tersebut. Pelatih PSG Carlo Ancelotti angkat bicara. Mantan pelatihnya di Milan itu menilai Ibra tetaplah Ibra. “Apakah kami terlalu bergantung kepada Ibrahimovic? Jawabannya mungkin. Yang jelas, dia adalah pemain dengan banyak kualitas dan itu sepertinya tidak berlebihan,” ujar Ancelotti. “Rekan satu tim merasa nyaman memberinya bola-bola matang. Saya pikir itu hal yang baik untuk memberinya ketergantungan,” lanjut pelatih asal Italia itu, dilansir Sports Illustrated.
Pada pertandingan kontra Zagreb, Ibra membuktikan ketajamannya belum pudar setelah membuka keunggulan pada menit ke-32. Sepuluh menit berselang, giliran Jeremi Menez yang mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Javier Pastore. Berkat gol ini, PSG mantap di peringkat 2 klasemen sementara dengan enam poin. Mereka masih tertinggal tiga angka dari FC Porto di puncak klasemen Grup A.
Meski begitu, Les Rouge-et-Bleu, julukan fans PSG, tetap khawatir permain an PSG akan rusak jika bomber asal Swedia itu absen. Ketidakhadiran Ibra sapaan Ibrahimovic akan merusak kinerja tim pada laga-laga berikutnya. Kekhawatiran masyarakat Paris itu cukup beralasan. Dari sepuluh per - tandingan yang dilakoni PSG di semua kompetisi resmi musim ini, Ibra menyumbang 11 gol dari total 21 gol yang dikoleksi tim.
Masalahnya, mantan bintang AC Mi lan itu berusia 31 tahun saat ini. Ibra dikhawatirkan akan rentan meng - alami cedera dengan usia tersebut. Pelatih PSG Carlo Ancelotti angkat bicara. Mantan pelatihnya di Milan itu menilai Ibra tetaplah Ibra. “Apakah kami terlalu bergantung kepada Ibrahimovic? Jawabannya mungkin. Yang jelas, dia adalah pemain dengan banyak kualitas dan itu sepertinya tidak berlebihan,” ujar Ancelotti. “Rekan satu tim merasa nyaman memberinya bola-bola matang. Saya pikir itu hal yang baik untuk memberinya ketergantungan,” lanjut pelatih asal Italia itu, dilansir Sports Illustrated.
Pada pertandingan kontra Zagreb, Ibra membuktikan ketajamannya belum pudar setelah membuka keunggulan pada menit ke-32. Sepuluh menit berselang, giliran Jeremi Menez yang mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Javier Pastore. Berkat gol ini, PSG mantap di peringkat 2 klasemen sementara dengan enam poin. Mereka masih tertinggal tiga angka dari FC Porto di puncak klasemen Grup A.
(wbs)