Rusuh, FSS keluarkan sangsi tegas
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 15:28 WIB
Rusuh, FSS keluarkan sangsi tegas
A
A
A
Sindonews.com - Komite disiplin Asosiasi Sepak Bola Serbia (FSS) telah menghukum dua pemain timnas U-21 serta dua anggota staff pelatih. Hal ini setelah melakukan penyelidikan terkait kekerasan yang dilakukannya saat pertandingan kualifikasi Piala Eropa U-21 melawan Inggris pada (16/10) lalu.
Nikola Ninkovic dan Ognjen Mudrinski mendapatkan hukuman satu tahun larangan tampil di timnas Serbia. Sanksi yang diberikan FSS jauh lebih ringan dibandingkan dua anggota staff pelatih yakni Srdjan Maksimovic dan Andreja Milutinovic yang mendapatkan hukuman selama dua tahun.
"Setelah meninjau rekaman televisi dari insiden tersebut, komite disiplin FSS memutuskan untuk melarang Ninkovic dan Mudrinski bermain untuk timnas Serbia dalam jangka waktu satu tahun. Sementara Maksimovic serta Milutinovic telah dilarang dari tugas pembinaan mereka di setiap tingkat untuk Serbia selama dua tahun," pernyataan resmi FSS seperti dilansir Sky Sport, Jumat (26/10/2012).
Ini dilakukan setelah Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), mendapatkan laporan kekerasan yang terjadi di lapangan. Selain itu juga, badan olahraga tersebut masih menyelidiki nyayian rasisme saat pertandingan berlangsung.
Sementara Direktur olahraga timnas Serbia yang juga mantan pemainnya, Savo Milosevic mengutuk perilaku yang ditunjukkan para pemain serta oficial yang terlibat dalam kekerasan tersebut. "Pertama-tama, saya tidak berani mengomentari insiden ini. Namun, saya merasa kejadian ini jika terus dibiarkan akan menghancurkan sepak bola kami di masa yang akan datang. Karena itu, tindakan tersebut tidak akan pernah diterima oleh FSS," tambah Milosevic.
Nikola Ninkovic dan Ognjen Mudrinski mendapatkan hukuman satu tahun larangan tampil di timnas Serbia. Sanksi yang diberikan FSS jauh lebih ringan dibandingkan dua anggota staff pelatih yakni Srdjan Maksimovic dan Andreja Milutinovic yang mendapatkan hukuman selama dua tahun.
"Setelah meninjau rekaman televisi dari insiden tersebut, komite disiplin FSS memutuskan untuk melarang Ninkovic dan Mudrinski bermain untuk timnas Serbia dalam jangka waktu satu tahun. Sementara Maksimovic serta Milutinovic telah dilarang dari tugas pembinaan mereka di setiap tingkat untuk Serbia selama dua tahun," pernyataan resmi FSS seperti dilansir Sky Sport, Jumat (26/10/2012).
Ini dilakukan setelah Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), mendapatkan laporan kekerasan yang terjadi di lapangan. Selain itu juga, badan olahraga tersebut masih menyelidiki nyayian rasisme saat pertandingan berlangsung.
Sementara Direktur olahraga timnas Serbia yang juga mantan pemainnya, Savo Milosevic mengutuk perilaku yang ditunjukkan para pemain serta oficial yang terlibat dalam kekerasan tersebut. "Pertama-tama, saya tidak berani mengomentari insiden ini. Namun, saya merasa kejadian ini jika terus dibiarkan akan menghancurkan sepak bola kami di masa yang akan datang. Karena itu, tindakan tersebut tidak akan pernah diterima oleh FSS," tambah Milosevic.
(wbs)