PSIS belum tentukan jalan
Sabtu, 27 Oktober 2012 - 22:07 WIB
PSIS belum tentukan jalan
A
A
A
SIndonews.com - Meski sudah ada investor pendamping yang siap bersanding dengan PT Ancora untuk membiayai PSIS Semarang, namun belum juga ada tanda-tanda pembentukan manajemen baru.
Di sisi lain, PSIS dituntut segera membentuk manajemen mengingat kompetisi baik PT Liga Indonesia (LI) maupun PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPSI) akan digulirkan pada Januari 2013. Bahkan PT LI selaku pengelola kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), akan menutup pendaftaran klub pada 30 Oktober mendatang.
Dengan kata lain dalam waktu kurang dari satu pekan PSIS harus menentukan sikap, akan menyebrang ke LSI atau tetap di Indonesia Premier League (LPI). Jika ingin menyeberang ke ISL tentu PSIS wajib hukumnya untuk segera melakukan tindakan, paling tidak segera mendaftarkan diri ke PT LI sebelum pendaftaran klub ditutup.
Perwakilan Ancora Daniel Toto Indiono mengaku, sampai saat ini dirinya terus berhubungan dengan Ancora pusat (di Jakarta) terkait dengan sudah adanya investor lokal yang akan menjadi pendamping sehingga bisa segera menentukan sikap.
"Diharapkan dalam pekan ini sudah clear semau sehingga bisa segera memandang ke depan untuk menghadapi kompetisi," kata mantan Manajer Teknik PSIS musim lalu ini.
Disinggung apakah nantinya PSIS akan menyebrang ke PT Liga? mantan anggota DPRD Jateng ini enggan untuk membeberkan. Pasalnya saat ini masih fokus untuk membangun kerjasama dengan investor pendamping. "Nanti kalau sudah selesai semua, baru akan diputuskan kemana PSIS musim depan," katanya.
Di lain pihak banyak masyarakat bola Semarang yang berkeinginan PSIS berkompetisi bersama PT LI. Mengingat kompetisi yang digelar PT LI memiliki pemasaran yang lebih menjual dan disaksikan banyak orang. Acara siaran langsung juga terjadwal rapi.
Daniel Toto tidak menampik adanya keinginan masyarakat Kota Atlas, yang menginginkan klub berjuluk Laskar Mahersa Jenar menyebrang ke PT LI. Oleh sebab itu, waktu yang tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin."Waktu yang masih tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin," tandasnya.
Tokoh sepak bola Semarang, Edy Raharto, bependapat PSIS harus mendengarkan keinginan masyarakakat. Memang untuk mengambil keputusan menyebrang atau tetap di LPIS adalah hal sulit.
Akan tetapi mengingat waktu semakin mepet, PSIS harus segera membuat keputusan."Jika pada akhirnya keputusan bersama menginginkan PSIS menyebrang, tentu harus segera diputuskan agar tidak terlambat," katanya.
Terpisah, Ketua Umum Panser Biru Mario "Sobek" Baskoro mengungkapkan, para supoter sudah tidak sabar menanti kembalinya PSIS. Para suporter sudah terlalu lama dibuat menunggu tanpa ada kejelasan.
"Kami berharap segera ada sikap, mengingat sejumlah klub lain sudah mulai melakukan pembentukan tim," katanya.
Di sisi lain, PSIS dituntut segera membentuk manajemen mengingat kompetisi baik PT Liga Indonesia (LI) maupun PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPSI) akan digulirkan pada Januari 2013. Bahkan PT LI selaku pengelola kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), akan menutup pendaftaran klub pada 30 Oktober mendatang.
Dengan kata lain dalam waktu kurang dari satu pekan PSIS harus menentukan sikap, akan menyebrang ke LSI atau tetap di Indonesia Premier League (LPI). Jika ingin menyeberang ke ISL tentu PSIS wajib hukumnya untuk segera melakukan tindakan, paling tidak segera mendaftarkan diri ke PT LI sebelum pendaftaran klub ditutup.
Perwakilan Ancora Daniel Toto Indiono mengaku, sampai saat ini dirinya terus berhubungan dengan Ancora pusat (di Jakarta) terkait dengan sudah adanya investor lokal yang akan menjadi pendamping sehingga bisa segera menentukan sikap.
"Diharapkan dalam pekan ini sudah clear semau sehingga bisa segera memandang ke depan untuk menghadapi kompetisi," kata mantan Manajer Teknik PSIS musim lalu ini.
Disinggung apakah nantinya PSIS akan menyebrang ke PT Liga? mantan anggota DPRD Jateng ini enggan untuk membeberkan. Pasalnya saat ini masih fokus untuk membangun kerjasama dengan investor pendamping. "Nanti kalau sudah selesai semua, baru akan diputuskan kemana PSIS musim depan," katanya.
Di lain pihak banyak masyarakat bola Semarang yang berkeinginan PSIS berkompetisi bersama PT LI. Mengingat kompetisi yang digelar PT LI memiliki pemasaran yang lebih menjual dan disaksikan banyak orang. Acara siaran langsung juga terjadwal rapi.
Daniel Toto tidak menampik adanya keinginan masyarakat Kota Atlas, yang menginginkan klub berjuluk Laskar Mahersa Jenar menyebrang ke PT LI. Oleh sebab itu, waktu yang tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin."Waktu yang masih tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin," tandasnya.
Tokoh sepak bola Semarang, Edy Raharto, bependapat PSIS harus mendengarkan keinginan masyarakakat. Memang untuk mengambil keputusan menyebrang atau tetap di LPIS adalah hal sulit.
Akan tetapi mengingat waktu semakin mepet, PSIS harus segera membuat keputusan."Jika pada akhirnya keputusan bersama menginginkan PSIS menyebrang, tentu harus segera diputuskan agar tidak terlambat," katanya.
Terpisah, Ketua Umum Panser Biru Mario "Sobek" Baskoro mengungkapkan, para supoter sudah tidak sabar menanti kembalinya PSIS. Para suporter sudah terlalu lama dibuat menunggu tanpa ada kejelasan.
"Kami berharap segera ada sikap, mengingat sejumlah klub lain sudah mulai melakukan pembentukan tim," katanya.
(wbs)