Brailsford bantah Yates terlibat doping
Senin, 29 Oktober 2012 - 14:57 WIB
Brailsford bantah Yates terlibat doping
A
A
A
Sindonews.com - Direktur olahraga Sky Team Proteam, Sean Yates yang menjadi tokoh kunci keberhasilan Lance Armstrong serta Bradley Wiggins telah mendapatkan tuduhan keterlibatannya dalam penggunaan doping mantan juara tujuh kali Tour de France tersebut, setelah dia memutuskan pensiun. Pernyataan terbaru itu tersebar di lima media terbesar di Eropa. Namun, manager tim, Dave Brailsford membantah hal tersebut.
"Setelah Sky Team ingin membersihkan masalah doping dengan melakukan pembicaraan bersama tim manajemen untuk memulai serangkaian wawancara individu dengan pengendara, manajemen dan staf pendukung. Yates yang telah memimpin Direktur olahraga Sky team sejak 2010, telah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepeda setelah tiga dekade terjun ke dalam olahraga ini," demikian pernyataan resmi Sky team seperti dilansir scotsman.com, Senin (29/10/2012).
"Yates telah diwawancarai sebagai bagian dari posisi kami pada permasalahan anti doping dan tidak ada pengungkapan yang sebenarnya untuk mengharuskan dia untuk pergi."
Menurut Brailsford, keputusan meninggalkan Sky team karena ada masalah pribadi. "Setelah karir yang panjang dalam balap sepeda profesional, Yates telah mengatakan kepada kami bahwa dia ingin pensiun, karena alasan pribadi. Kami ingin melihat langkah berikut dalam hidupnya," sambung manager tim.
Senada dengan Brailsford, Yates mengakui bahwa seputar keputusannya untuk pensiun telah memunculkan spekulasi pemberitaan yang tidak benar. Namun, dia menegaskan hal ini diambilnya untuk mengakhiri karir di dunia sepeda karena ada masalah pribadi, bukan terkait doping yang telah menjadi pembicaraan menarik selama ini.
"Saya menyadari keputusan saya untuk pensiun akan menyebabkan spekulasi seputar masalah doping. Namun, hal ini saya pilih karena, saya telah menderita dengan masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir dan telah menghabiskan banyak waktu jauh dari rumah saya. Jadi ini merupakan waktu yang tepat untuk fokus pada diri saya sendiri." kata Yates seperti dikutip TheSun.
"Meskipun begitu, saya merasa tiga tahun bersama Sky Team ada kesempatan yang fantastis dan puncak karier panjang saya dalam bersepeda. Saya bangga telah terlibat dengan tim ini untuk waktu yang cukup lama," tutup Yates.
Seperti dilansir theaustralian.com.au, kelima media tersebut yakni The Times (Inggris), L'Equipe (Perancis), La Gazzetta dello Sport (Italia), dan Het Nieuwsblad (Belgia). Media ini memberitakan bagaimana Sky Team dapat mengembalikan reputasi olahraga bersepeda dimata dunia.
"Pihak berwenang telah kehilangan kredibilitas, tidak ada awal baru untuk olahraga tanpa radikal untuk menyapu orang-orang yang berhubungan dengan masalah doping," tulisan The Times.
"Setelah Sky Team ingin membersihkan masalah doping dengan melakukan pembicaraan bersama tim manajemen untuk memulai serangkaian wawancara individu dengan pengendara, manajemen dan staf pendukung. Yates yang telah memimpin Direktur olahraga Sky team sejak 2010, telah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepeda setelah tiga dekade terjun ke dalam olahraga ini," demikian pernyataan resmi Sky team seperti dilansir scotsman.com, Senin (29/10/2012).
"Yates telah diwawancarai sebagai bagian dari posisi kami pada permasalahan anti doping dan tidak ada pengungkapan yang sebenarnya untuk mengharuskan dia untuk pergi."
Menurut Brailsford, keputusan meninggalkan Sky team karena ada masalah pribadi. "Setelah karir yang panjang dalam balap sepeda profesional, Yates telah mengatakan kepada kami bahwa dia ingin pensiun, karena alasan pribadi. Kami ingin melihat langkah berikut dalam hidupnya," sambung manager tim.
Senada dengan Brailsford, Yates mengakui bahwa seputar keputusannya untuk pensiun telah memunculkan spekulasi pemberitaan yang tidak benar. Namun, dia menegaskan hal ini diambilnya untuk mengakhiri karir di dunia sepeda karena ada masalah pribadi, bukan terkait doping yang telah menjadi pembicaraan menarik selama ini.
"Saya menyadari keputusan saya untuk pensiun akan menyebabkan spekulasi seputar masalah doping. Namun, hal ini saya pilih karena, saya telah menderita dengan masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir dan telah menghabiskan banyak waktu jauh dari rumah saya. Jadi ini merupakan waktu yang tepat untuk fokus pada diri saya sendiri." kata Yates seperti dikutip TheSun.
"Meskipun begitu, saya merasa tiga tahun bersama Sky Team ada kesempatan yang fantastis dan puncak karier panjang saya dalam bersepeda. Saya bangga telah terlibat dengan tim ini untuk waktu yang cukup lama," tutup Yates.
Seperti dilansir theaustralian.com.au, kelima media tersebut yakni The Times (Inggris), L'Equipe (Perancis), La Gazzetta dello Sport (Italia), dan Het Nieuwsblad (Belgia). Media ini memberitakan bagaimana Sky Team dapat mengembalikan reputasi olahraga bersepeda dimata dunia.
"Pihak berwenang telah kehilangan kredibilitas, tidak ada awal baru untuk olahraga tanpa radikal untuk menyapu orang-orang yang berhubungan dengan masalah doping," tulisan The Times.
(aww)