Indra galang dukungan tampil di Malaysia
Senin, 29 Oktober 2012 - 20:48 WIB
Indra galang dukungan tampil di Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Atlet ski air Sumatera Selatan (Sumsel) Indra Hadinata mencari dukungan untuk tampil di Malaysian Waterski & Wakeboard International di Putrajaya Water Sports Complex, 9-11 November 2012 mendatang.
Pelatih Imam Suaji kepada SINDO mengatakan, PB Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) mendapat undangan dari Malaysia Waterski & Wakeboard Federation (MWWF) yang akan menyelenggarakan 2012 Malaysian International (Waterski & Wakeboard). ''PB menginformasikan kejuaraan tersebut ke seluruh Pengprov PSASI. Rencananya kami akan mengirimkan Indra ke kejuaraan tersebut untuk menambah jam terbangnya,” ujar Imam.
Akan tetapi yang disayangkan Imam, PB PSASI hanya sebatas menginformasikan tanpa memberikan bantuan biaya bagi atlet yang akan mengikuti kejuaraan tersebut. Ketika dikonfirmasi, pihak PB menyatakan kas organisasi sedang kosong sehingga bagi atlet yang ingin mengikuti kejuaraan tersebut harus membiayai sendiri semua keperluannya.
''Saya sudah tanyakan ke PB dan jawabannya gak bisa bantu (biaya). Saat ini kami menginformasikan keinginan partisipasi kejuaraan internasional ini ke KONI Sumsel dan Pengprov PSASI Sumsel yang menaungi Indra. Namun pihak KONI meminta saya membuat proposal resmi pengajuan dana partisipasi kejuaraan,” tuturnya.
Bukan hanya keterbatasan dana yang menjadi masalah saat ini. Namun Imam mengakui ada beberapa staf KONI yang memberikan kritikan atas keinginannya membawa Indra berkompetisi di Malaysia tersebut. Pasalnya Indra merupakan aset Sumsel dan Indonesia untuk turun di kejuaraan dunia ski air akhir November mendatang.
''Ada yang meragukan keinginan saya ini dan ada juga yang melarang secara terang-terangan. Sebab, mereka khawatir Indra akan mendapat cedera atau minimal kelelahan saat nantinya turun di kejuaraan dunia kalau sampai tampil di kejuaraan di Malaysia itu. Namun saya pribadi maupun Indra sendiri memiliki pendapat berbeda. Saat ini kondisi Indra fit dan butuh pemanasan jelang kejuaraan dunia. Indra butuh menambah jam terbang agar pengalaman dan kemampuannya semakin baik. Caranya ya ikut kompetisi seperti yang di Malaysia ini,” papar pria asal Malang, Jawa Timur ini.
Menurut Imam, meski secara usia Indra masih masuk level junior, namun di kejuaraan nanti Indra akan turun di kelas senior. Sebab secara kemampuan, Indra memang lebih layak disandingkan dengan atlet ski air senior.
''Meraih medali perunggu SEA Games 2011 dan medali emas PON XVIII 2012 merupakan bukti nyata kemampuan Indra yang patut disandingkan dengan peski air senior. Sehingga untuk ke depan, pada kejuaraan terbuka yang diikuti, Indra akan tampil di nomor senior,” terang Imam.
Sementara itu atlet ski air Sumsel Indra Hadinata mengaku sejak dari PON XVIII lalu, dirinya belum melakukan persiapan intensif untuk turun di kejuaraan dunia. Bahkan meski disebut-sebut masuk dalam tim nasional Indonesia yang akan turun di kejuaraan dunia tersebut, namun Indra belum mendapat kepastian mengenai statusnya dari PB PSASI.
''Sepulang dari PON lalu, saya kembali ke rumah untuk pemulihan stamina dan kembali bersekolah. Tapi namanya latihan ya tetap rutin dilakukan bersama teman-teman lainnya di Danau Teluk Gelam, OKI,” ujar atlet yang duduk di bangku kelas VIII SMP Negeri 2 Teluk Gelam, OKI, itu.
Indra mengatakan, dirinya siap menghadapi even yang diikuti para jawara dari seluruh belahan dunia itu. Meski tidak menargetkan hasil yang muluk-muluk, namun peraih medali emas PON XVIII 2012 ini berjanji mengeluarkan kemampuan terbaiknya. ''Saat ini saya butuh turnamen pemanasan dan peluang itu ada di Malaysia International. Makanya saya dan pak Imam (pelatih) akan mencari biaya untuk bisa turun di even tersebut,” katanya.
Pelatih Imam Suaji kepada SINDO mengatakan, PB Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) mendapat undangan dari Malaysia Waterski & Wakeboard Federation (MWWF) yang akan menyelenggarakan 2012 Malaysian International (Waterski & Wakeboard). ''PB menginformasikan kejuaraan tersebut ke seluruh Pengprov PSASI. Rencananya kami akan mengirimkan Indra ke kejuaraan tersebut untuk menambah jam terbangnya,” ujar Imam.
Akan tetapi yang disayangkan Imam, PB PSASI hanya sebatas menginformasikan tanpa memberikan bantuan biaya bagi atlet yang akan mengikuti kejuaraan tersebut. Ketika dikonfirmasi, pihak PB menyatakan kas organisasi sedang kosong sehingga bagi atlet yang ingin mengikuti kejuaraan tersebut harus membiayai sendiri semua keperluannya.
''Saya sudah tanyakan ke PB dan jawabannya gak bisa bantu (biaya). Saat ini kami menginformasikan keinginan partisipasi kejuaraan internasional ini ke KONI Sumsel dan Pengprov PSASI Sumsel yang menaungi Indra. Namun pihak KONI meminta saya membuat proposal resmi pengajuan dana partisipasi kejuaraan,” tuturnya.
Bukan hanya keterbatasan dana yang menjadi masalah saat ini. Namun Imam mengakui ada beberapa staf KONI yang memberikan kritikan atas keinginannya membawa Indra berkompetisi di Malaysia tersebut. Pasalnya Indra merupakan aset Sumsel dan Indonesia untuk turun di kejuaraan dunia ski air akhir November mendatang.
''Ada yang meragukan keinginan saya ini dan ada juga yang melarang secara terang-terangan. Sebab, mereka khawatir Indra akan mendapat cedera atau minimal kelelahan saat nantinya turun di kejuaraan dunia kalau sampai tampil di kejuaraan di Malaysia itu. Namun saya pribadi maupun Indra sendiri memiliki pendapat berbeda. Saat ini kondisi Indra fit dan butuh pemanasan jelang kejuaraan dunia. Indra butuh menambah jam terbang agar pengalaman dan kemampuannya semakin baik. Caranya ya ikut kompetisi seperti yang di Malaysia ini,” papar pria asal Malang, Jawa Timur ini.
Menurut Imam, meski secara usia Indra masih masuk level junior, namun di kejuaraan nanti Indra akan turun di kelas senior. Sebab secara kemampuan, Indra memang lebih layak disandingkan dengan atlet ski air senior.
''Meraih medali perunggu SEA Games 2011 dan medali emas PON XVIII 2012 merupakan bukti nyata kemampuan Indra yang patut disandingkan dengan peski air senior. Sehingga untuk ke depan, pada kejuaraan terbuka yang diikuti, Indra akan tampil di nomor senior,” terang Imam.
Sementara itu atlet ski air Sumsel Indra Hadinata mengaku sejak dari PON XVIII lalu, dirinya belum melakukan persiapan intensif untuk turun di kejuaraan dunia. Bahkan meski disebut-sebut masuk dalam tim nasional Indonesia yang akan turun di kejuaraan dunia tersebut, namun Indra belum mendapat kepastian mengenai statusnya dari PB PSASI.
''Sepulang dari PON lalu, saya kembali ke rumah untuk pemulihan stamina dan kembali bersekolah. Tapi namanya latihan ya tetap rutin dilakukan bersama teman-teman lainnya di Danau Teluk Gelam, OKI,” ujar atlet yang duduk di bangku kelas VIII SMP Negeri 2 Teluk Gelam, OKI, itu.
Indra mengatakan, dirinya siap menghadapi even yang diikuti para jawara dari seluruh belahan dunia itu. Meski tidak menargetkan hasil yang muluk-muluk, namun peraih medali emas PON XVIII 2012 ini berjanji mengeluarkan kemampuan terbaiknya. ''Saat ini saya butuh turnamen pemanasan dan peluang itu ada di Malaysia International. Makanya saya dan pak Imam (pelatih) akan mencari biaya untuk bisa turun di even tersebut,” katanya.
(aww)