Kemanakah Ancora?
Selasa, 30 Oktober 2012 - 16:08 WIB
Kemanakah Ancora?
A
A
A
Sindonews.com – Meski saat ini sudah ada beberapa Investor lokal yang bersedia mendampingi PT Ancora untuk membiayai PSIS musim depan, namun sampai saat ini belum juga ada pergerakan. Ancora tidak juga segera mengikat para investor yang sudah berhasil digandeng Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Lambatnya tidak lanjut dari Ancora, membuat klub kebanggan warga Kota Semarang berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini semakin mengambang. Kemana akan berkompetisi musim depan pun masih dalam angan-angan. Padahal di sisi lain kompetisi ISL dibawah PT Liga Indonesia Selasa (30/10/2012) menutup pendaftaran klub yang akan berkompetisi.
Salah satu perwakilan Ancora Daniel Toto Indiono, mengatakan saat ini Ancora fokus pada upaya kerjasama dengan investor yang ada dan tidak telalu fokus pada pemilihan kemana PSIS mengikuti kompetisi musim depan, ke ISL atau tepat di IPL.
Meski ISL menutup pendaftaran klub peserta kompetisi, Dia meyakini ISL akan tetap memberikan kelonggaran waktu kepada PSIS."Ancora belum melangkah sejauh itu. Kalaupun sudah penutupan tidak masalah, karena PT Liga pastinya akan memberikan kelonggaran," katanya, Selasa (30/10).
Diniel mengaku, saat ini Ancora masih terus melakukan upaya untuk menjalin kerjasama dengan para investor."Kita masih berusaha untuk melakukan komunikasi, supaya kerjasama bisa berjalan dengan baik,"katanya.
Dia menjelaskan, selain terus melakukan upaya menjalin kerjasama, Ancora juga sedang melakukan upaya menyelesaikan permasalahan yang masih tertinggal musim lalu. Tidak hanya itu, upaya antisipasi juga dilakukan. "Ancora juga melakukan upaya penyelesaian masalah musim lalu. Karena Ancora khawatir jangan-jangan ada orang yang berusaha membuat masalah, sehingga menimbulkan masalah baru," katanya.
Mantan GM PSIS musim 2009/2010,Johar Lin Eng mengaku, beberapa kali komunikasi dengan Ancora. "Ancora masih akan melakukan rapat internal membahas Arema Indonesia dan PSIS,"kata Johar yang juga Sekum Pengrov PSSI Jateng.
Disinggung soal nasib PSIS, Johar mengaku PSIS harus cepat menentukan langkah jika memang serius untuk bergabung dengan kompetisi ISL. "PT Liga pasti akan memberikan kelonggaran waktu. Tapi tetap harus cepat bergerak," jelasnya.
Dia menilai, PSIS sebenarnya bisa segera membentuk tim, meski hanya diisi pemain-pemain lokal yang tentu tidak membutuhkan dana besar. Baru setelah mendapatkan kejalasan dari Ancora baru mendatangkan pemain-pemain yang profesional.
Terpisah, Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro berharap, Ancora segera melakukan tindak lanjut segera melakukan kerjasama dengan Invetor yang sudah didapatkan Plt Wali Kota, supaya PSIS segera melakukan pembentukan tim. "Kalau memang sudah ada investor segera melakukan kerjasama, supaya kita suporter tidak menunggu terlalu lama," katanya.
Pemain Mulai Pergi
Dengan belum ada kejelasan Manajemen PSIS sejumlah pemain pun mulai meninggalkan PSIS. Salah satunya adalah sang Kapten Mahesa Jenar musim lalu, Donny Siregar. Pemain yang cukup gemilang selama berseragam PSIS itu, sudah melabuhkan hatinya ke PSMS Medan yang akan tampil di Indonesia Premier League (IPL). Bahkan Donny sudah menandatangani pra-kontrak.
Bukan tanpa alasan akhirnya Donny berkostum PSMS Medan. Ketidakjelasan manajemen menjadi asalan utama Donny terpaksa meninggalkan PSIS."Saya sebenarnya masih tetap ingin bersama PSIS, tapi mau bagaimana lagi," katanya.
Selain Donny, ada juga Bek sayap potensial milik PSIS musim lalu Romy Agustiawan. Romy juga dipastikan sudah tidak akan memperkuat PSIS, karena juga sudah menandatangani pra-kontrak bersama PSMS Medan.
Lambatnya tidak lanjut dari Ancora, membuat klub kebanggan warga Kota Semarang berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini semakin mengambang. Kemana akan berkompetisi musim depan pun masih dalam angan-angan. Padahal di sisi lain kompetisi ISL dibawah PT Liga Indonesia Selasa (30/10/2012) menutup pendaftaran klub yang akan berkompetisi.
Salah satu perwakilan Ancora Daniel Toto Indiono, mengatakan saat ini Ancora fokus pada upaya kerjasama dengan investor yang ada dan tidak telalu fokus pada pemilihan kemana PSIS mengikuti kompetisi musim depan, ke ISL atau tepat di IPL.
Meski ISL menutup pendaftaran klub peserta kompetisi, Dia meyakini ISL akan tetap memberikan kelonggaran waktu kepada PSIS."Ancora belum melangkah sejauh itu. Kalaupun sudah penutupan tidak masalah, karena PT Liga pastinya akan memberikan kelonggaran," katanya, Selasa (30/10).
Diniel mengaku, saat ini Ancora masih terus melakukan upaya untuk menjalin kerjasama dengan para investor."Kita masih berusaha untuk melakukan komunikasi, supaya kerjasama bisa berjalan dengan baik,"katanya.
Dia menjelaskan, selain terus melakukan upaya menjalin kerjasama, Ancora juga sedang melakukan upaya menyelesaikan permasalahan yang masih tertinggal musim lalu. Tidak hanya itu, upaya antisipasi juga dilakukan. "Ancora juga melakukan upaya penyelesaian masalah musim lalu. Karena Ancora khawatir jangan-jangan ada orang yang berusaha membuat masalah, sehingga menimbulkan masalah baru," katanya.
Mantan GM PSIS musim 2009/2010,Johar Lin Eng mengaku, beberapa kali komunikasi dengan Ancora. "Ancora masih akan melakukan rapat internal membahas Arema Indonesia dan PSIS,"kata Johar yang juga Sekum Pengrov PSSI Jateng.
Disinggung soal nasib PSIS, Johar mengaku PSIS harus cepat menentukan langkah jika memang serius untuk bergabung dengan kompetisi ISL. "PT Liga pasti akan memberikan kelonggaran waktu. Tapi tetap harus cepat bergerak," jelasnya.
Dia menilai, PSIS sebenarnya bisa segera membentuk tim, meski hanya diisi pemain-pemain lokal yang tentu tidak membutuhkan dana besar. Baru setelah mendapatkan kejalasan dari Ancora baru mendatangkan pemain-pemain yang profesional.
Terpisah, Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro berharap, Ancora segera melakukan tindak lanjut segera melakukan kerjasama dengan Invetor yang sudah didapatkan Plt Wali Kota, supaya PSIS segera melakukan pembentukan tim. "Kalau memang sudah ada investor segera melakukan kerjasama, supaya kita suporter tidak menunggu terlalu lama," katanya.
Pemain Mulai Pergi
Dengan belum ada kejelasan Manajemen PSIS sejumlah pemain pun mulai meninggalkan PSIS. Salah satunya adalah sang Kapten Mahesa Jenar musim lalu, Donny Siregar. Pemain yang cukup gemilang selama berseragam PSIS itu, sudah melabuhkan hatinya ke PSMS Medan yang akan tampil di Indonesia Premier League (IPL). Bahkan Donny sudah menandatangani pra-kontrak.
Bukan tanpa alasan akhirnya Donny berkostum PSMS Medan. Ketidakjelasan manajemen menjadi asalan utama Donny terpaksa meninggalkan PSIS."Saya sebenarnya masih tetap ingin bersama PSIS, tapi mau bagaimana lagi," katanya.
Selain Donny, ada juga Bek sayap potensial milik PSIS musim lalu Romy Agustiawan. Romy juga dipastikan sudah tidak akan memperkuat PSIS, karena juga sudah menandatangani pra-kontrak bersama PSMS Medan.
(wbs)