Stopper Timor Leste ancam posisi Lionel
Selasa, 30 Oktober 2012 - 20:31 WIB
Stopper Timor Leste ancam posisi Lionel
A
A
A
Sindonews.com - Kehadiran stopper asal Timor Leste, Diogo Santos Rangel membuat posisi Lionel Djebi-Zadi terancam. Pasalnya, meski baru satu kali mengikuti latihan bersama para pemain Sriwijaya FC, namun dia langsung mendapat apresiasi dari pelatih Kas Hartadi.
Bahkan rencana Kas untuk membawa serta pemain berpaspor Prancis itu menghadapi turnamen Celebes Cup di Bandung 3-4 November nanti terancam batal. Pasalnya, arsitek asal Solo itu kemungkinan besar lebih memilih Diogo.
Namun, keputusan akhirnya akan ditetapkan satu hari sebelum keberangkatan tim nanti, dengan begini maka Diogo memiliki dua hari (30-31 Oktober) lagi untuk menunjukkan kualitas terbaiknya kepada mantan asisten Ivan Venkov Kolev itu. Karena bisa jadi Kas akan membawa keduanya sebagai bahan perbandingan.
Ya, dalam sesi latihan yang dilakukan Senin (29/10) kemarin, Kas melakukan game (permainan) selama 30 menit. Di sanalah dia melihat bagaimana kualitas seorang Diogo yang bermain dengan motivasi tinggi dan tanpa kompromi dalam mengamankan daerah pertahanan.
Bahkan Jerry Karpeh Boima terlihat kewalahan melepaskan diri dari kawalan Diogo dan tidak memberikan kesempatan kepada mantan punggawa Persisam Samarinda itu untuk mendekati gawang dan melepaskan tendangan.
“Permainan Diogo cukup menjanjikan, walaupun dia baru satu kali mengikuti latihan. Malah menurut saya dia belum memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Kita lihat saja nanti, kalau pada dua kali latihan sebelum berangkat ke Bandung dia terus memperlihatkan peningkatan, maka bisa saja dia yang saya bawa,” ungkap Kas.
Dijelaskan pria asli Solo ini, sebagai seorang stopper, Diogo memiliki kecepatan dan kekuatan, serta keberanian dalam berduel, ini merupakan tipikal permainan yang diinginkannya. Bahkan Kas berani memuji bahwa Diogo memiliki karakter bermain seperti Thierry Gathuessi.
Dia juga menjelaskan, alasan dirinya hanya akan membawa serta dua orang pemain seleksi lantaran SFC hanya mendapatkan jatah membawa 20 orang pemain dalam Celebes Cup nanti. Sementara pemain asing yang saat ini mengikuti seleksi jumlahnya empat orang yakni Kim Dong-chan (Korea), Lionel Djebi Zadi (Prancis), dan Alan Leandro (Timor Leste) dan Diogo.
Situasi inilah yang membuat dirinya akhirnya harus benar-benar bijaksana dalam memutuskan siapa pemain yang akan berangkat. Dan keputusan untuk membawa Diogo dan Lionel diharapkan telah melalui pertimbangan yang matang.
Jika pada turnamen Celebes Cup nanti Diogo maupun Djebi-Zadi dapat memuaskan Kas dan juga jajaran manajemen, maka bisa jadi para pemain seleksi lainnya seperti Kim Dong-chan dan Alan Leandro akan langsung dipulangkan.
Selain alasan cara bermain, perbedaan mencolok di antara Djebi-Zadi dan Diogo tidak lain adalah masalah usia. Di mana Dzebi Zadi telah mengijak usia 30, sementara Diogo masih 21 tahun.
''Tetapi jika ternyata keduanya bermain bagus, maka bisa saja saya rekomedasikan keduanya. Karena Diogo selain bisa bermain sebagai bek, dia juga sangat baik sebagai gelandang bertahan,” jelasnya.
Bahkan rencana Kas untuk membawa serta pemain berpaspor Prancis itu menghadapi turnamen Celebes Cup di Bandung 3-4 November nanti terancam batal. Pasalnya, arsitek asal Solo itu kemungkinan besar lebih memilih Diogo.
Namun, keputusan akhirnya akan ditetapkan satu hari sebelum keberangkatan tim nanti, dengan begini maka Diogo memiliki dua hari (30-31 Oktober) lagi untuk menunjukkan kualitas terbaiknya kepada mantan asisten Ivan Venkov Kolev itu. Karena bisa jadi Kas akan membawa keduanya sebagai bahan perbandingan.
Ya, dalam sesi latihan yang dilakukan Senin (29/10) kemarin, Kas melakukan game (permainan) selama 30 menit. Di sanalah dia melihat bagaimana kualitas seorang Diogo yang bermain dengan motivasi tinggi dan tanpa kompromi dalam mengamankan daerah pertahanan.
Bahkan Jerry Karpeh Boima terlihat kewalahan melepaskan diri dari kawalan Diogo dan tidak memberikan kesempatan kepada mantan punggawa Persisam Samarinda itu untuk mendekati gawang dan melepaskan tendangan.
“Permainan Diogo cukup menjanjikan, walaupun dia baru satu kali mengikuti latihan. Malah menurut saya dia belum memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Kita lihat saja nanti, kalau pada dua kali latihan sebelum berangkat ke Bandung dia terus memperlihatkan peningkatan, maka bisa saja dia yang saya bawa,” ungkap Kas.
Dijelaskan pria asli Solo ini, sebagai seorang stopper, Diogo memiliki kecepatan dan kekuatan, serta keberanian dalam berduel, ini merupakan tipikal permainan yang diinginkannya. Bahkan Kas berani memuji bahwa Diogo memiliki karakter bermain seperti Thierry Gathuessi.
Dia juga menjelaskan, alasan dirinya hanya akan membawa serta dua orang pemain seleksi lantaran SFC hanya mendapatkan jatah membawa 20 orang pemain dalam Celebes Cup nanti. Sementara pemain asing yang saat ini mengikuti seleksi jumlahnya empat orang yakni Kim Dong-chan (Korea), Lionel Djebi Zadi (Prancis), dan Alan Leandro (Timor Leste) dan Diogo.
Situasi inilah yang membuat dirinya akhirnya harus benar-benar bijaksana dalam memutuskan siapa pemain yang akan berangkat. Dan keputusan untuk membawa Diogo dan Lionel diharapkan telah melalui pertimbangan yang matang.
Jika pada turnamen Celebes Cup nanti Diogo maupun Djebi-Zadi dapat memuaskan Kas dan juga jajaran manajemen, maka bisa jadi para pemain seleksi lainnya seperti Kim Dong-chan dan Alan Leandro akan langsung dipulangkan.
Selain alasan cara bermain, perbedaan mencolok di antara Djebi-Zadi dan Diogo tidak lain adalah masalah usia. Di mana Dzebi Zadi telah mengijak usia 30, sementara Diogo masih 21 tahun.
''Tetapi jika ternyata keduanya bermain bagus, maka bisa saja saya rekomedasikan keduanya. Karena Diogo selain bisa bermain sebagai bek, dia juga sangat baik sebagai gelandang bertahan,” jelasnya.
(aww)