Satu persatu penggawa PSIS pergi
Rabu, 31 Oktober 2012 - 18:11 WIB
Satu persatu penggawa PSIS pergi
A
A
A
Semarang – Tidak adanya kejelasan dari manajemen PSIS dalam mempersiapkan tim untuk melakoni kompetisi musim 2012/2013, lama-lama membuat sejumlah pemain tidak sabar menunggu dan akhirnya memilih klub lain untuk menentukan masa depannya.
Setelah sebelumnya sang kapten PSIS Donny Siregar dan pemain belakang potensial milik PSIS musim lalu Romy Agustiawan, menyebrang ke PSMS Medan, kini giliran Achmad Sumardi.
Pemain bernomor punggung 3 ketika berkostum PSIS itu, menyatakan sudah resmi bergabung dengan Persisam Samarinda, meski belum tanda tangan kontrak secara resmi.
“Saya sudah ada kesepakatan dengan Persisam, beberapa waktu lalu,” katanya, Rabu (31/10/2012).
Dengan berseragam skuad berjuluk Elang Borneo itu, Achmad Sumardi akan bergabung bersama sejumlah pemain-pemain papan atas Indonesia, seperti Eka Ramdani, M Roby, Ferdinand Sinaga, dan Supriyono. Meraka adalah pemain-pemian yang diperhitungkan di kancah persepakbolaan Indonesa.
Dengan bersama pemain yang berkelas di klub papan atas Indonesia Super League (ISL), tentu akan menaikan pamor Achmad Sumardi di kancah persepakbolaan Nasional.”Awalnya saya ditawari untuk ikut seleksai, dan ternyata lolos dan sekarang sudah deal,”ceritanya.
Sumardi yang terkenal lugas dan keras ketika menjaga lawan ini cukup senang dapat bergabung dengan tim yang berseragam oranye-oranye ini. Tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi Sumardi. “Persisam adalah tim yang memiliki kelas, pada musim lalu meraka finis diurutan enam, jelas dengan bermain bersama Persisam kebanggaan bagi saya,”kata pemain kelahiran Grobogan 6 Juni 1983 ini.
Sumardi mengaku sebenarnya cukup berat untuk meninggalkan PSIS, selain karena sudah merasa kerasan, dirinya juga tidak perlu jauh-jauh ke dari kampung halamannya. Dia mengaku sangat menyayangkan kondisi PSIS yang tidak kunjung ada kejelasan untuk menyiapkan tim.
”Sebenarnya para pemain masih ingin di PSIS, seperti Donny juga sebenarnya masih ingin di PSIS, tapi karena tidak ada kejelasan, kamipun tidak bisa berlama-lama menungu karena ini menyangkut masa depan kami di sepakbola,” katanya.
Sebagaimana diketahui, meski Ancora sudah memiliki calon investor pendamping yang diperoleh Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, namun Ancora tidak juga segera melakukan kerjasama.
Jika kondisi berlarut-larut, maka bisa jadi pemain PSIS musim lalu yang seharusnya masih bisa dipertahankan, akan kabur ke Klub lain.
Setelah sebelumnya sang kapten PSIS Donny Siregar dan pemain belakang potensial milik PSIS musim lalu Romy Agustiawan, menyebrang ke PSMS Medan, kini giliran Achmad Sumardi.
Pemain bernomor punggung 3 ketika berkostum PSIS itu, menyatakan sudah resmi bergabung dengan Persisam Samarinda, meski belum tanda tangan kontrak secara resmi.
“Saya sudah ada kesepakatan dengan Persisam, beberapa waktu lalu,” katanya, Rabu (31/10/2012).
Dengan berseragam skuad berjuluk Elang Borneo itu, Achmad Sumardi akan bergabung bersama sejumlah pemain-pemain papan atas Indonesia, seperti Eka Ramdani, M Roby, Ferdinand Sinaga, dan Supriyono. Meraka adalah pemain-pemian yang diperhitungkan di kancah persepakbolaan Indonesa.
Dengan bersama pemain yang berkelas di klub papan atas Indonesia Super League (ISL), tentu akan menaikan pamor Achmad Sumardi di kancah persepakbolaan Nasional.”Awalnya saya ditawari untuk ikut seleksai, dan ternyata lolos dan sekarang sudah deal,”ceritanya.
Sumardi yang terkenal lugas dan keras ketika menjaga lawan ini cukup senang dapat bergabung dengan tim yang berseragam oranye-oranye ini. Tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi Sumardi. “Persisam adalah tim yang memiliki kelas, pada musim lalu meraka finis diurutan enam, jelas dengan bermain bersama Persisam kebanggaan bagi saya,”kata pemain kelahiran Grobogan 6 Juni 1983 ini.
Sumardi mengaku sebenarnya cukup berat untuk meninggalkan PSIS, selain karena sudah merasa kerasan, dirinya juga tidak perlu jauh-jauh ke dari kampung halamannya. Dia mengaku sangat menyayangkan kondisi PSIS yang tidak kunjung ada kejelasan untuk menyiapkan tim.
”Sebenarnya para pemain masih ingin di PSIS, seperti Donny juga sebenarnya masih ingin di PSIS, tapi karena tidak ada kejelasan, kamipun tidak bisa berlama-lama menungu karena ini menyangkut masa depan kami di sepakbola,” katanya.
Sebagaimana diketahui, meski Ancora sudah memiliki calon investor pendamping yang diperoleh Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, namun Ancora tidak juga segera melakukan kerjasama.
Jika kondisi berlarut-larut, maka bisa jadi pemain PSIS musim lalu yang seharusnya masih bisa dipertahankan, akan kabur ke Klub lain.
(wbs)