SCA akan bawa Armstrong ke pengadilan
Kamis, 01 November 2012 - 04:02 WIB
SCA akan bawa Armstrong ke pengadilan
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan asuransi Dallas, SCA Promotions, Rabu waktu setempat (31/10), mengkonfirmasi jika pihaknya telah mengirimkan surat secara resmi kepada Armstrong untuk mengembalikan bonus yang telah diberikan kepadanya sebesar USD12 juta atau sekitar Rp115,28 miliar dan memperingatkan bahwa kemungkinan adanya tindakan hukum.
Pengacara SCA, Jeff Dorough, mengungkapkan jika surat itu tidak hanya meminta kembali uang bonus, tetapi juga menyatakan jika akan membawa Armstrong ke pengadilan untuk mendapatkan sanksi hukum dan penalti atas tindakan memalukannya, yakni menggunakan doping saat meraih tujuh gelar Tour de France.
Tindakan melanggar hukum yang bisa dialamatkan ke pembalap sepeda berusia 41 tahun itu adalah kesaksian palsu yang diungkapkan Armstrong saat melakukan pembelaan diri dalam sidang arbitrase 2005-2006.
Dorough menegaskan bahwa SCA sedang berusaha meminta uang sebesar USD7,5 juta yang telah diberikan kepada Armstrong setelah proses sidang arbitrase 2006, termasuk USD5 juta untuk biaya selama persidangan dan bunganya. "Tuan Armstrong bukan lagi juara resmi Tour de France dan sebagai hasilnya tidak pantas dan tidak layak baginya untuk mempertahankan bonus apapun yang telah diberikan oleh SCA," tandas Dorough, dikutip Super Sport, Kamis dini hari (1/11).
Sebelumnya, selama Armstrong mendominasi dunia balap sepeda, US Postal Service tim induk perusahaan Tailwind Sports bersama SCA mengeluarkan kebijakan membayar premi untuk menutupi bonus yang dibayarkan kepada Armstrong dalam kemenangan Tour de France. Ketika SCA menahan bonus USD5 juta setelah Armstrong meraih gelar keenam Tour de France pada 2004 terdapat tuduhan doping yang beredar di Eropa. Tidak terima bonusnya ditahan, Armstrong pun membawanya ke pengadilan. Armstrong memenangkan kasus ini karena kontrak asli antara SCA dan Tailwind Olahraga tidak memiliki ketentuan tentang doping.
Seperti diketahui, Asosiasi Balap Sepeda Internasional (UCI) yang didukung Badan Anti-Doping AS (USADA) secara efektif telah mencabut seluruh rekam jejak Armstrong dalam dunia balap sepeda, termasuk tujuh gelar Tour de France (1999-2005), melalui proses penyelidikan yang panjang.
Pengacara SCA, Jeff Dorough, mengungkapkan jika surat itu tidak hanya meminta kembali uang bonus, tetapi juga menyatakan jika akan membawa Armstrong ke pengadilan untuk mendapatkan sanksi hukum dan penalti atas tindakan memalukannya, yakni menggunakan doping saat meraih tujuh gelar Tour de France.
Tindakan melanggar hukum yang bisa dialamatkan ke pembalap sepeda berusia 41 tahun itu adalah kesaksian palsu yang diungkapkan Armstrong saat melakukan pembelaan diri dalam sidang arbitrase 2005-2006.
Dorough menegaskan bahwa SCA sedang berusaha meminta uang sebesar USD7,5 juta yang telah diberikan kepada Armstrong setelah proses sidang arbitrase 2006, termasuk USD5 juta untuk biaya selama persidangan dan bunganya. "Tuan Armstrong bukan lagi juara resmi Tour de France dan sebagai hasilnya tidak pantas dan tidak layak baginya untuk mempertahankan bonus apapun yang telah diberikan oleh SCA," tandas Dorough, dikutip Super Sport, Kamis dini hari (1/11).
Sebelumnya, selama Armstrong mendominasi dunia balap sepeda, US Postal Service tim induk perusahaan Tailwind Sports bersama SCA mengeluarkan kebijakan membayar premi untuk menutupi bonus yang dibayarkan kepada Armstrong dalam kemenangan Tour de France. Ketika SCA menahan bonus USD5 juta setelah Armstrong meraih gelar keenam Tour de France pada 2004 terdapat tuduhan doping yang beredar di Eropa. Tidak terima bonusnya ditahan, Armstrong pun membawanya ke pengadilan. Armstrong memenangkan kasus ini karena kontrak asli antara SCA dan Tailwind Olahraga tidak memiliki ketentuan tentang doping.
Seperti diketahui, Asosiasi Balap Sepeda Internasional (UCI) yang didukung Badan Anti-Doping AS (USADA) secara efektif telah mencabut seluruh rekam jejak Armstrong dalam dunia balap sepeda, termasuk tujuh gelar Tour de France (1999-2005), melalui proses penyelidikan yang panjang.
(aww)