Disayangkan, kepergian pilar PSIS
Kamis, 01 November 2012 - 19:01 WIB
Disayangkan, kepergian pilar PSIS
A
A
A
Sindonews.com - Hengkangnya sejumlah pemain PSIS Semarang musim lalu, sangat disayangkan. Pasalnya, pemain-pemain tersebut merupakan pilar utama PSIS.
Sebagaimana diketahui, tiga pemain pilar PSIS musim lalu sudah menyatakan berpindah markas. Ketiganya adalah sang kapten Donny F. Siregar dan Romy Agustiawan (PSMS Medan) kemudian ada pemain belakang Achmad Sumardi yang hengkang ke Persisam Samarinda.
Satu pemain lagi yang dikabarkan siap meninggalkan PSIS adalah Steven Anderson Ambiri. Gelandang serang PSIS musim lalu, ini hampir pasti berkostum Persiba Bantul.
Saat ini, pihak manajemen skuad Laskar Sultan Agung sudah melakukan negosiasi untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Papua tersebut.
Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir, Steven juga telah berlatih bersama Persiba yang dinakhodadi Sajuri Syahid. Mantan manajer tim PSIS yang juga perwakilan dari Ancora, cukup menyayangkan kepergian mereka. ”Ya sangat disayangkan mereka meninggalkan PSIS, padahal mereka ada adalah pemain bagus,” katanya, Kamis (1/11).
Dia mengaku, pada kompetisi musim depan setidaknya ada beberapa pemain yang direkomendasikan untuk bisa tetap berseragam laskar Mahesa Jenar. Meraka adalah kiper I Komang Putra, kapten tim Donny F. Siregar, Steven Anderson, Romy Agustiawan, Iswandi Dai, termasuk Ahmad Sumardi.
Empat nama terdepan tampil sebagai pemain pilar Persis Selection pada Batik Cup di Stadion Manahan Solo, baru-baru ini. Dalam penampilan pada Batik Selection, Komang masih menunjukkan performa terbaik dengan melakukan berbagai aksi penyelamatan.
Meski menyayangkan kepergian para pemain, Daniel mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk menahan meraka. Dia sadar dengan kondisi PSIS saat ini yang belum melakukan pembentukan tim, membuat para pemain memilih hengkang. ''Tapi bagaimana lagi kondisinya juga seperti ini dan mereka juga memiliki kebebasan sebagai pemain profesional,''kata Daniel.
Dengan sudah hengkangnya beberapa pemain andalan PSIS musim lalu tentu akan membuat PSIS semakin berat untuk mempersiapkan tim. Padahal, di sisi lain, kompetisi segera digelar. ''Tentunya hal ini menjadi masalah bagi PSIS untuk musim ini. Terlebih dilihat dari kualitas mereka memang sangat baik dan selalu menjadi andalan bagi tim PSIS musim lalu,”katanya.
Dia mengaku, sampai saat ini masih terus melakukan upaya untuk pembentukan manajemen yang baru guna menghadapi musim depan. Ancora sendiri masih terus berusaha untuk mewujudkan kerja sama dengan sejumlah investor lokal yang bakal menjadi pendampingnya untuk mendanai PSIS.
''Ancora masih membangun kerja sama dengan para investor dan menyelesaikan masalah-masalah yang masih tertinggal musim lalu. Karena itu, Ancora tidak bisa menahan para pemain untuk tetap berada di PSIS,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, tiga pemain pilar PSIS musim lalu sudah menyatakan berpindah markas. Ketiganya adalah sang kapten Donny F. Siregar dan Romy Agustiawan (PSMS Medan) kemudian ada pemain belakang Achmad Sumardi yang hengkang ke Persisam Samarinda.
Satu pemain lagi yang dikabarkan siap meninggalkan PSIS adalah Steven Anderson Ambiri. Gelandang serang PSIS musim lalu, ini hampir pasti berkostum Persiba Bantul.
Saat ini, pihak manajemen skuad Laskar Sultan Agung sudah melakukan negosiasi untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Papua tersebut.
Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir, Steven juga telah berlatih bersama Persiba yang dinakhodadi Sajuri Syahid. Mantan manajer tim PSIS yang juga perwakilan dari Ancora, cukup menyayangkan kepergian mereka. ”Ya sangat disayangkan mereka meninggalkan PSIS, padahal mereka ada adalah pemain bagus,” katanya, Kamis (1/11).
Dia mengaku, pada kompetisi musim depan setidaknya ada beberapa pemain yang direkomendasikan untuk bisa tetap berseragam laskar Mahesa Jenar. Meraka adalah kiper I Komang Putra, kapten tim Donny F. Siregar, Steven Anderson, Romy Agustiawan, Iswandi Dai, termasuk Ahmad Sumardi.
Empat nama terdepan tampil sebagai pemain pilar Persis Selection pada Batik Cup di Stadion Manahan Solo, baru-baru ini. Dalam penampilan pada Batik Selection, Komang masih menunjukkan performa terbaik dengan melakukan berbagai aksi penyelamatan.
Meski menyayangkan kepergian para pemain, Daniel mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk menahan meraka. Dia sadar dengan kondisi PSIS saat ini yang belum melakukan pembentukan tim, membuat para pemain memilih hengkang. ''Tapi bagaimana lagi kondisinya juga seperti ini dan mereka juga memiliki kebebasan sebagai pemain profesional,''kata Daniel.
Dengan sudah hengkangnya beberapa pemain andalan PSIS musim lalu tentu akan membuat PSIS semakin berat untuk mempersiapkan tim. Padahal, di sisi lain, kompetisi segera digelar. ''Tentunya hal ini menjadi masalah bagi PSIS untuk musim ini. Terlebih dilihat dari kualitas mereka memang sangat baik dan selalu menjadi andalan bagi tim PSIS musim lalu,”katanya.
Dia mengaku, sampai saat ini masih terus melakukan upaya untuk pembentukan manajemen yang baru guna menghadapi musim depan. Ancora sendiri masih terus berusaha untuk mewujudkan kerja sama dengan sejumlah investor lokal yang bakal menjadi pendampingnya untuk mendanai PSIS.
''Ancora masih membangun kerja sama dengan para investor dan menyelesaikan masalah-masalah yang masih tertinggal musim lalu. Karena itu, Ancora tidak bisa menahan para pemain untuk tetap berada di PSIS,” ujarnya.
(aww)