Hadapi Reli Spanyol, Ubang berlatih di trek aspal
Jum'at, 02 November 2012 - 21:29 WIB
Hadapi Reli Spanyol, Ubang berlatih di trek aspal
A
A
A
Sindonews.com - Putaran terakhir Reli Dunia FIA 2012 WRC (World Rally Championship) sudah di depan mata. Pereli nasional Subhan Aksa pun sudah menyiapkan dirinya sejak dini demi menghadapi RACC Rally de Espana, 8 - 11 November mendatang.
Tipe lintasan yang berkombinasi membuat Aksa sedikit kesulitan. Untuk diketahui, pada hari pertama RACC Rally de Espana pembalap akan melalui trek gravel dan dua hari berikutnya di trek aspal yang sebagian berkerikil.
Yang menjadi hambatan bagi Aksa adalah trek aspal. Pasalnya, ia belum punya pengalaman lebih di trek ini. "Pengalaman saya masih sangat minim di lintasan aspal. Baru di Reli Jerman lalu merasakannya secara penuh," jelas pria yang akrab dipanggil Ubang tersebut.
Jika Subhan kurang pengalaman di trek aspal tidak demikian dengan lintasan gravel. Podium sebagai runner up kelas PWRC (Production World Rally Championship) yang ia ukir di Reli Yunani dan Selandia Baru, menjadi buktinya.
"Setidaknya kami sudah bisa menyeting mobil dan pilihan ban yang tepat untuk aspal. Tercepat di beberapa stage membuat saya pribadi makin percaya diri karena memang minim pengalaman di aspal. Karena masih merasa kurang, saya tetap latihan di jalur aspal dalam rangka persiapan ke Spanyol," ia menambahkan.
Tipe lintasan yang berkombinasi membuat Aksa sedikit kesulitan. Untuk diketahui, pada hari pertama RACC Rally de Espana pembalap akan melalui trek gravel dan dua hari berikutnya di trek aspal yang sebagian berkerikil.
Yang menjadi hambatan bagi Aksa adalah trek aspal. Pasalnya, ia belum punya pengalaman lebih di trek ini. "Pengalaman saya masih sangat minim di lintasan aspal. Baru di Reli Jerman lalu merasakannya secara penuh," jelas pria yang akrab dipanggil Ubang tersebut.
Jika Subhan kurang pengalaman di trek aspal tidak demikian dengan lintasan gravel. Podium sebagai runner up kelas PWRC (Production World Rally Championship) yang ia ukir di Reli Yunani dan Selandia Baru, menjadi buktinya.
"Setidaknya kami sudah bisa menyeting mobil dan pilihan ban yang tepat untuk aspal. Tercepat di beberapa stage membuat saya pribadi makin percaya diri karena memang minim pengalaman di aspal. Karena masih merasa kurang, saya tetap latihan di jalur aspal dalam rangka persiapan ke Spanyol," ia menambahkan.
(aww)