Ancelotti enggan salahkan kartu merah Ibra
Senin, 05 November 2012 - 11:15 WIB
Ancelotti enggan salahkan kartu merah Ibra
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Paris Saint Germain (PSG) Carlo Ancelotti mengatakan seharusnya Zlatan ‘Ibra’ Ibrahimovic bisa tidak menerima kartu merah saat timnya dikalahkan Saint Etienne 0-2 di Stade Parc des Princes, akhir pekan kemarin. Meski begitu Ancelotti enggan menyalahkan kartu merah Ibra untuk kekalahan perdana tim berjuluk Les Parisiens itu di Ligue 1 musim ini.
Ibrahimovic mendapat kartu merah langsung akibat dinilai wasit membahayakan kiper Saint Etienne Stephane Ruffier akibatnya ia harus langsung di usir keluar lapangan dan membuat timnya gagal menuai poin sempurna.
“Kartu merah langsung tidak perlu karena dia tidak mengejar kiper, melainkan bola. Di ruang ganti, dia tidak mengatakan apa-apa. Dia kecewa. Tapi, bagi saya, kekalahan terjadi bukan karena kartu merah. Kami kalah karena tidak memiliki kecepatan. Saint Etienne bermain lebih bagus dari kami. Mereka pantas menang,” ujar Pelatih PSG Carlo Ancelotti,dikutip Reuters.
Tidak hanya itu, tim yang pada midweek nanti akan menghadapi Dinamo Zagreb pada matchday 4 Liga Champions itu juga terancam kehilangan Blaise Matuidi dan Clement Chantome. Kedua pemain penting PSG itu mengalami cedera. Pada laga melawan Saint Etienne, Matuidi harus digantikan Mathieu Bodmer dan Chantome digantikan Mohamed Sissoko.
“Saya harap itu bukan cedera serius dan kemungkinan tidak akan serius. Apa pun kami sangat membutuhkan tenaga mereka. Cedera di pertengahan kompetisi sangat tidak menguntungkan bagi semua tim sepak bola,” ungkap Ancelotti.
Ibrahimovic mendapat kartu merah langsung akibat dinilai wasit membahayakan kiper Saint Etienne Stephane Ruffier akibatnya ia harus langsung di usir keluar lapangan dan membuat timnya gagal menuai poin sempurna.
“Kartu merah langsung tidak perlu karena dia tidak mengejar kiper, melainkan bola. Di ruang ganti, dia tidak mengatakan apa-apa. Dia kecewa. Tapi, bagi saya, kekalahan terjadi bukan karena kartu merah. Kami kalah karena tidak memiliki kecepatan. Saint Etienne bermain lebih bagus dari kami. Mereka pantas menang,” ujar Pelatih PSG Carlo Ancelotti,dikutip Reuters.
Tidak hanya itu, tim yang pada midweek nanti akan menghadapi Dinamo Zagreb pada matchday 4 Liga Champions itu juga terancam kehilangan Blaise Matuidi dan Clement Chantome. Kedua pemain penting PSG itu mengalami cedera. Pada laga melawan Saint Etienne, Matuidi harus digantikan Mathieu Bodmer dan Chantome digantikan Mohamed Sissoko.
“Saya harap itu bukan cedera serius dan kemungkinan tidak akan serius. Apa pun kami sangat membutuhkan tenaga mereka. Cedera di pertengahan kompetisi sangat tidak menguntungkan bagi semua tim sepak bola,” ungkap Ancelotti.
(akr)