Sumsel pancang target dua emas kejurnas
Senin, 05 November 2012 - 20:37 WIB
Sumsel pancang target dua emas kejurnas
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Selatan menargetkan dua medali emas dalam Kejuaraan Nasional (kejurnas) Panjat Tebing VII kelompok umur tahun 2012 di Bali, 8-14 November, mendatang.
Ketua Harian FPTI Sumsel Rizal Prihar Lubis mengungkapkan, pada kejurnas kelompok umur kali ini pihaknya akan menurunkan 10 atlet junior terbaik yang ada di Sumsel saat ini. Para atlet tersebut sebelumnya dijaring melalui ajang sirkuit panjat tebing Sumsel seri I dan II.
Pria yang akrab disapa Ucok itu membeberkan, kesepuluh atlet yang akan mewakili Sumsel tersebut adalah Alimin, peringkat 1 Sumsel, hasil sirkuit FPTI sumsel 2012. Kemudian, Ilham yang merupakan peringkat 2 Sumsel. Keduanya akan turun di kelas lead putra junior dan lead youth A putra.
Kemudian Jaka, yang masih berusia 8 tahun dan merupakan peringkat 1 Sumsel hasil sirkuit serta Rifky, 8 tahun, peringkat 2 sirkuit Sumsel dikelas spider kid. Sedangkan di kelas putri junior, Maria Okta Lestari, peringkat 1 sirkuit Sumsel, Nila Okta Lestari, peringkat 2 sirkuit, R.A. Diah Pitaloka Anggraini serta Sulandari Eka Mersi.
''Untuk target di kejurnas junior nanti kita berharap dapat meraih dua medali emas dari Alimin di kelas lead putra dan Ilham di kelas youth A lead putra. Sebelumnya pada tahun 2010 Alimin memperoleh peringkat empat di kejurnas junior Jakarta, begitupula dengan Ilham yang berhasil menduduki posisi empat pada kejurnas tahun 2011 lalu dikejurnas junior Jakarta,”ungkapnya.
Secara kualitas, kedua pemanjat ini menurut Ucok telah mengalami kemajuan yang pesat. Karena itu, pihaknya optimistis keduanya mampu mendulang medali pada keikutsertaan kali ini. Apalagi daerah lain rata-rata masih menurunkan atlet-atlet yang sama.
Untuk persiapan sendiri, pihaknya sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari, bahkan sebelum sirkuit digelar. Sirkuit sendiri selain sebagai ajang ujicoba, juga untuk melihat sejauh mana perkembangan atlet, karena tanpa sirkuit sulit untuk melihat kemajuan dari latihan yang dilakukan atlet.
''Melihat hasil yang diperoleh pada tahun 2010 dan 2011 kita optimistis bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Apalagi atlet yang berlaga nanti sudah ditempa melalui sirkuit daerah yang diikuti oleh 13 pengda yang ada,” katanya optimis.
Kepala Bidang Binpres FPTI Sumsel, Chandra Anugrah menambahkan, secara umum dari tiga nomor yang diikuti selain Alimin dan Ilham, mereka juga berharap banyak kepada Jaka dan Rifky sebagai penyumbang medali. Termasuk Sulaiman yang pernah meraih medali perak pada kejurnas junior tahun 2007 Jakarta dikelas spider kid.
”Untuk pesaing kuat, saat ini masih didominasi dari Jawa Tengah dan Bali. Karena saya lihat Jateng berhasil dari segi pembibitan dan itu terlihat saat PON kemarin mereka bisa mengalahkan Jatim dan menjadi juara umum. Sedangkan Bali, selain faktor tuan rumah mereka juga mendapatkan kuota lebih banyak. Karena bisa memasukkan lima orang tiap kategori. Sedangkan daerah lain hanya mendapatkan kuota 3 putra dan putri untuk masing-masing kategori,” papar Manajer tim Sumsel ini.
Untuk pembinaan atlet panjat tebing di Sumsel sendiri, Capung, panggilan akrabnya, menjelaskan jika saat ini masih didominasi oleh Kabupaten Muba, Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau, sedangkan tang lain masih jalan di tempat.
''Hal itu terlihat dari hasil sirkuit kemarin di mana partisipasi dari pengda-pengda lainnya masih minim. Karena itu, kita akan maksimalkan ajang ini untuk mendongkrak prestasi atlet. Apalagi tahun ini tidak ada kejurnas senior karena sudah ada PON. Rencana kita akan berangkat besok (6/11),”pungkasnya.
Ketua Harian FPTI Sumsel Rizal Prihar Lubis mengungkapkan, pada kejurnas kelompok umur kali ini pihaknya akan menurunkan 10 atlet junior terbaik yang ada di Sumsel saat ini. Para atlet tersebut sebelumnya dijaring melalui ajang sirkuit panjat tebing Sumsel seri I dan II.
Pria yang akrab disapa Ucok itu membeberkan, kesepuluh atlet yang akan mewakili Sumsel tersebut adalah Alimin, peringkat 1 Sumsel, hasil sirkuit FPTI sumsel 2012. Kemudian, Ilham yang merupakan peringkat 2 Sumsel. Keduanya akan turun di kelas lead putra junior dan lead youth A putra.
Kemudian Jaka, yang masih berusia 8 tahun dan merupakan peringkat 1 Sumsel hasil sirkuit serta Rifky, 8 tahun, peringkat 2 sirkuit Sumsel dikelas spider kid. Sedangkan di kelas putri junior, Maria Okta Lestari, peringkat 1 sirkuit Sumsel, Nila Okta Lestari, peringkat 2 sirkuit, R.A. Diah Pitaloka Anggraini serta Sulandari Eka Mersi.
''Untuk target di kejurnas junior nanti kita berharap dapat meraih dua medali emas dari Alimin di kelas lead putra dan Ilham di kelas youth A lead putra. Sebelumnya pada tahun 2010 Alimin memperoleh peringkat empat di kejurnas junior Jakarta, begitupula dengan Ilham yang berhasil menduduki posisi empat pada kejurnas tahun 2011 lalu dikejurnas junior Jakarta,”ungkapnya.
Secara kualitas, kedua pemanjat ini menurut Ucok telah mengalami kemajuan yang pesat. Karena itu, pihaknya optimistis keduanya mampu mendulang medali pada keikutsertaan kali ini. Apalagi daerah lain rata-rata masih menurunkan atlet-atlet yang sama.
Untuk persiapan sendiri, pihaknya sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari, bahkan sebelum sirkuit digelar. Sirkuit sendiri selain sebagai ajang ujicoba, juga untuk melihat sejauh mana perkembangan atlet, karena tanpa sirkuit sulit untuk melihat kemajuan dari latihan yang dilakukan atlet.
''Melihat hasil yang diperoleh pada tahun 2010 dan 2011 kita optimistis bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Apalagi atlet yang berlaga nanti sudah ditempa melalui sirkuit daerah yang diikuti oleh 13 pengda yang ada,” katanya optimis.
Kepala Bidang Binpres FPTI Sumsel, Chandra Anugrah menambahkan, secara umum dari tiga nomor yang diikuti selain Alimin dan Ilham, mereka juga berharap banyak kepada Jaka dan Rifky sebagai penyumbang medali. Termasuk Sulaiman yang pernah meraih medali perak pada kejurnas junior tahun 2007 Jakarta dikelas spider kid.
”Untuk pesaing kuat, saat ini masih didominasi dari Jawa Tengah dan Bali. Karena saya lihat Jateng berhasil dari segi pembibitan dan itu terlihat saat PON kemarin mereka bisa mengalahkan Jatim dan menjadi juara umum. Sedangkan Bali, selain faktor tuan rumah mereka juga mendapatkan kuota lebih banyak. Karena bisa memasukkan lima orang tiap kategori. Sedangkan daerah lain hanya mendapatkan kuota 3 putra dan putri untuk masing-masing kategori,” papar Manajer tim Sumsel ini.
Untuk pembinaan atlet panjat tebing di Sumsel sendiri, Capung, panggilan akrabnya, menjelaskan jika saat ini masih didominasi oleh Kabupaten Muba, Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau, sedangkan tang lain masih jalan di tempat.
''Hal itu terlihat dari hasil sirkuit kemarin di mana partisipasi dari pengda-pengda lainnya masih minim. Karena itu, kita akan maksimalkan ajang ini untuk mendongkrak prestasi atlet. Apalagi tahun ini tidak ada kejurnas senior karena sudah ada PON. Rencana kita akan berangkat besok (6/11),”pungkasnya.
(aww)