Jakarta Timur Juara Umum Kejurprov Panjat Tebing DKI 2023
Senin, 04 Desember 2023 - 18:30 WIB
loading...
Kejuaraan Panjat Tebing Provinsi DKI Jakarta 2023 selama empat hari berjalan sukses / Foto: FPTI Jakarta
A
A
A
Kejuaraan Panjat Tebing Provinsi DKI Jakarta 2023 selama empat hari berjalan sukses. Pagelaran yang diinisiasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, Dinas Olahraga Pemprov DKI Jakarta, dan Girigahana Indonesia, mencatatkan atlet berbakat dari kelas Upper 18 hingga Under 10 dalam raihan medali.
Tercatat, FPTI Jakarta Timur berhasil mencatatkan diri sebagai juara umum dengan 10 emas, delapan perak, dan empat perunggu. Ketum FPTI DKI Jakarta, Hendri Camar Wijaya, menjelaskan Kejuaraan Provinsi ini merupakan kegiatan rutin dan wajib setiap tahunnya.
"Kejurprov ini merupakan kegiatan rutin di FPTI Jakarta, sebagaimana agenda lainnya yang diselenggarakan oleh FPTI DKI Jakarta. Seperti kegiatan sirkuit. Ada yang untuk C, D dan under 10 yang frekuensinya cukup sering. Ada juga sirkuit untuk A, B, dan upper 18 yang dilakukan sekitar 3 bulan sekali. Tujuannya untuk melihat capaian pembinaan selama satu tahun," kata Hendri.
Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Para Menembak Hanik Puji Hastuti Sabet Medali Emas di WAG 2023
Hendri menambahkan sirkuit untuk C,D dan Under 10 jumlahnya lebih banyak dibandingkan sirkuit A, B dan Upper 18. "Kami upayakan bisa tiap bulan. Karena belajar dari kejadian tahun 2016, yang mengindikasikan tidak adanya regenerasi atlet. Saat atlet senior berhenti atas berbagai alasan, tidak ada yang melanjutkan. Jadi harapannya, jika atlet usia muda ini banyak, maka potensi untuk tercipta lapisan-lapisan atlet untuk berkompetisi juga lebih besar," kata dia.
Hendri meyakini dengan ditunjang oleh sarana dan prasarana yang mumpung dan sistem pembinaan yang terus dievaluasi maka peluang untuk menciptakan atlet panjat tebing DKI Jakarta akan terbuka lebar. "Dengan fasilitas yang sudah cukup bagus, kompetisinya juga bagus, saya harap kita tidak perlu pusing untuk mempersiapkan atlet untuk PON. Tinggal bagaimana kita memoles dari kelompok C,D untuk naik ke kelompok A, B. Jika kita andaikan kelompok C,D itu ada sekitar 120 orang, dengan harapan 50 persen terus berlatih, maka kita akan punya yang A dan B itu paling tidak 60 orang," kata dia.
Saat ini, kata Hendri, kelompok A dan B yang dimiliki oleh DKI Jakarta, telah mampu masuk seleksi untuk Pra PON. "Kejurprov ini yang jadi tolak ukur keberhasilan pembinaan di pemkot-pemkot. Jadi kelihatan, mana daerah yang pembinaannya bagus. Apalagi, saat ini terpantau banyak sekali kelompok SD SMP yang menunjukkan potensi. Sehingga akan memudahkan kita untuk menyaring atlet lapis 2 dan lapis 1," kata Hendri.
Tercatat, FPTI Jakarta Timur berhasil mencatatkan diri sebagai juara umum dengan 10 emas, delapan perak, dan empat perunggu. Ketum FPTI DKI Jakarta, Hendri Camar Wijaya, menjelaskan Kejuaraan Provinsi ini merupakan kegiatan rutin dan wajib setiap tahunnya.
"Kejurprov ini merupakan kegiatan rutin di FPTI Jakarta, sebagaimana agenda lainnya yang diselenggarakan oleh FPTI DKI Jakarta. Seperti kegiatan sirkuit. Ada yang untuk C, D dan under 10 yang frekuensinya cukup sering. Ada juga sirkuit untuk A, B, dan upper 18 yang dilakukan sekitar 3 bulan sekali. Tujuannya untuk melihat capaian pembinaan selama satu tahun," kata Hendri.
Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Para Menembak Hanik Puji Hastuti Sabet Medali Emas di WAG 2023
Hendri menambahkan sirkuit untuk C,D dan Under 10 jumlahnya lebih banyak dibandingkan sirkuit A, B dan Upper 18. "Kami upayakan bisa tiap bulan. Karena belajar dari kejadian tahun 2016, yang mengindikasikan tidak adanya regenerasi atlet. Saat atlet senior berhenti atas berbagai alasan, tidak ada yang melanjutkan. Jadi harapannya, jika atlet usia muda ini banyak, maka potensi untuk tercipta lapisan-lapisan atlet untuk berkompetisi juga lebih besar," kata dia.
Hendri meyakini dengan ditunjang oleh sarana dan prasarana yang mumpung dan sistem pembinaan yang terus dievaluasi maka peluang untuk menciptakan atlet panjat tebing DKI Jakarta akan terbuka lebar. "Dengan fasilitas yang sudah cukup bagus, kompetisinya juga bagus, saya harap kita tidak perlu pusing untuk mempersiapkan atlet untuk PON. Tinggal bagaimana kita memoles dari kelompok C,D untuk naik ke kelompok A, B. Jika kita andaikan kelompok C,D itu ada sekitar 120 orang, dengan harapan 50 persen terus berlatih, maka kita akan punya yang A dan B itu paling tidak 60 orang," kata dia.
Saat ini, kata Hendri, kelompok A dan B yang dimiliki oleh DKI Jakarta, telah mampu masuk seleksi untuk Pra PON. "Kejurprov ini yang jadi tolak ukur keberhasilan pembinaan di pemkot-pemkot. Jadi kelihatan, mana daerah yang pembinaannya bagus. Apalagi, saat ini terpantau banyak sekali kelompok SD SMP yang menunjukkan potensi. Sehingga akan memudahkan kita untuk menyaring atlet lapis 2 dan lapis 1," kata Hendri.
Lihat Juga :