UCI kembali temukan kecurangan di olahraga sepeda
Selasa, 06 November 2012 - 14:51 WIB
UCI kembali temukan kecurangan di olahraga sepeda
A
A
A
Sindonews.com - Balap Sepeda Internasional (UCI) terus memperbaiki citra olahraga sepeda dari masalah doping, setelah pengungkapan mengejutkan dari USADA (Badan Anti Doping Amerika Serikat) terhadap mantan peraih tujuh kali juara Tour de France, Lance Armstrong beberapa bulan lalu. Kabar terbaru menyebutkan bahwa UCI sedang melakukan penyelidikan kepada peraih emas road race Olimpiade 2012 lalu asal Kazakhstan, Alexandre Vinokourov.
Penyelidikan ini dimulai karena UCI telah menerima berkas kasus dari jaksa penuntut umum (JPU) Italia yang sedang menyelidiki dugaan korupsi dalam bersepeda. Sebelumnya, Vinokourov melakukan kecurangan dengan dibantu pembalap sepeda asal Rusia, Alexandre Kolobnev untuk memenangkan turnamen Liege-Bastogne-Liege pada 2010 lalu.
"Informasi sudah semakin terang setelah menerima berkas dari JPU Italia, kami langsung membuka investigasi atas masalah ini," kata Presiden UCI, Pat McQuaid seperti dilansir Reuters, Selasa (6/11/2012).
"Untuk mengklarifikasi masalah tersebut Kedua pembalap telah dipanggil ke markas UCI. Jika Vinokourov dan Kolobnev terbukti bersalah, maka kami akan mengevaluasi izin tur dunia yang dilakukan tim Astana maupun Katusha," tambahnya.
"Karena itu, kami akan menyambut baik setiap informasi yang datang untuk melakukan penelitian ini lebih jelas," pungkasnya.
Ini merupakan kemenangan terbesar Vinokourov setelah kembali dari masa hukuman selama dua tahun akibat terlibat doping pada 2007 lalu, ketika saat mengikuti Tour de France. Pembalap sepeda berusia 39 tahun tersebut saat ini telah ditunjuk sebagai pelatih tim Astana pada musim 2013 mendatang. Namun, ini bisa dibatalkan jika dia terbukti terlibat kecurangan.
Penyelidikan ini dimulai karena UCI telah menerima berkas kasus dari jaksa penuntut umum (JPU) Italia yang sedang menyelidiki dugaan korupsi dalam bersepeda. Sebelumnya, Vinokourov melakukan kecurangan dengan dibantu pembalap sepeda asal Rusia, Alexandre Kolobnev untuk memenangkan turnamen Liege-Bastogne-Liege pada 2010 lalu.
"Informasi sudah semakin terang setelah menerima berkas dari JPU Italia, kami langsung membuka investigasi atas masalah ini," kata Presiden UCI, Pat McQuaid seperti dilansir Reuters, Selasa (6/11/2012).
"Untuk mengklarifikasi masalah tersebut Kedua pembalap telah dipanggil ke markas UCI. Jika Vinokourov dan Kolobnev terbukti bersalah, maka kami akan mengevaluasi izin tur dunia yang dilakukan tim Astana maupun Katusha," tambahnya.
"Karena itu, kami akan menyambut baik setiap informasi yang datang untuk melakukan penelitian ini lebih jelas," pungkasnya.
Ini merupakan kemenangan terbesar Vinokourov setelah kembali dari masa hukuman selama dua tahun akibat terlibat doping pada 2007 lalu, ketika saat mengikuti Tour de France. Pembalap sepeda berusia 39 tahun tersebut saat ini telah ditunjuk sebagai pelatih tim Astana pada musim 2013 mendatang. Namun, ini bisa dibatalkan jika dia terbukti terlibat kecurangan.
(aww)