Tak dihargai, SFC cari pengganti Boakay
Selasa, 06 November 2012 - 20:51 WIB
Tak dihargai, SFC cari pengganti Boakay
A
A
A
Sindonews.com - Sriwijaya FC (SFC) segera mengalihkan perhatian dengan mencari pemain lain, untuk menggantikan Boakay Eddie Foday. Pemain berpaspor Liberia itu dinilai kurang menghargai manajemen SFC.
Meski pada awalnya SFC cukup gembira dengan kehadiran pemain kelahiran Monrovia, 25 Mei 1986 itu di Palembang. Namun, bagi manajemen SFC, masalah sikap pemain menjadi perhatian utama meskipun pemain tersebut memiliki kualitas diatas rata-rata. ''Kami tetap mempertimbangkan, tapi kemungkinan kami akan mencari pemain lain,” ungkap Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin.
Menurut Hendri, sikap pemain bawaan agen Eko Soebekti, yang enggan diturunkan pada ajang pra musim Celebes Cup beberapa hari lalu, membuat tanda tanya bagi SFC. Padahal sesuai kesepakatan antara manajemen dan sang agen Eko Soebekti, Eddie Foday memang dalam proses seleksi dan harus mengikuti tahapan itu.
''Kita ingin melihat permainan dan kerja sama dia dalam tim, tapi dia meminta kontrak kerja dulu baru dimainkan. Ya kami malah bertanya, dia mau ke SFC atau tidak,” sambungnya.
Dia menambahkan, bahwa SFC sendiri dari awal menginginkan pemain yang memiliki sikap tidak terlalu berulah, apakah itu dalam keseharian ataupun di dalam lapangan.
Sementara pelatih kepala SFC, Kas Hartadi menuturkan secara teknik dan kualitas Eddie Foday memang pemain bagus, tapi pihaknya tetap akan mencari alternatif pemain lain. ''Kita memang sedang mencari pemain yang bagus dan dia (Foday) termasuk pemain bagus. Hanya saja, kami tetap mencari pemain lain untuk alternatif pengganti. Karena saat ingin dimainkan dia juga mengatakan demikian (tak ingin bermain sebelum di kontrak),” ungkapnya.
Karena, meski tanpa bantuan tenaga Eddie Foday, SFC tetap bermain secara tim dan mampu mengimbangi kekuatan besar Persib Bandung, pada final Celebes Cup tersebut. Peran Erick Weeks, Jerry Karpeh dan beberapa pemain lain dinilai Kas, sudah bekerja sesuai dengan instruksinya.
Hanya saja, pelatih yang akrab disapa Mas Kas ini enggan berbicara siapa pemain yang bakal mengganti mantan pemain Persiwa itu nantinya. ''Kalau untuk Diogo (Santos) dan Karpeh, mudah-mudahan masuk (dikontrak), kita masih butuh striker lagi,” tukasnya.
Eko Soerbekti selaku agen sangat terkejut, ketika baru mendengar adanya kabar saat dihubungi SINDO. Apalagi dirinya belum mengetahui sama sekali tentang sikap pemainnya yang menginginkan kontrak kerja, sebelum bermain di Celebes Cup. ''Saya belum dengar kabar itu, karena beberapa hari lalu dengan manajemen SFC sudah sepakat namun kondisinya belum memungkinkan,” ujarnya.
Eko mengatakan, bahwa keinginan pihaknya dan pemain untuk bergabung dengan tim berjuluk Laskar Wong Kito ini benar-benar serius. ''Biar tak terjadi berita simpang siur, dan terkesan diadu, saya akan membicarakan lagi dulu dengan manajemen SFC,” tutupnya.
Meski pada awalnya SFC cukup gembira dengan kehadiran pemain kelahiran Monrovia, 25 Mei 1986 itu di Palembang. Namun, bagi manajemen SFC, masalah sikap pemain menjadi perhatian utama meskipun pemain tersebut memiliki kualitas diatas rata-rata. ''Kami tetap mempertimbangkan, tapi kemungkinan kami akan mencari pemain lain,” ungkap Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin.
Menurut Hendri, sikap pemain bawaan agen Eko Soebekti, yang enggan diturunkan pada ajang pra musim Celebes Cup beberapa hari lalu, membuat tanda tanya bagi SFC. Padahal sesuai kesepakatan antara manajemen dan sang agen Eko Soebekti, Eddie Foday memang dalam proses seleksi dan harus mengikuti tahapan itu.
''Kita ingin melihat permainan dan kerja sama dia dalam tim, tapi dia meminta kontrak kerja dulu baru dimainkan. Ya kami malah bertanya, dia mau ke SFC atau tidak,” sambungnya.
Dia menambahkan, bahwa SFC sendiri dari awal menginginkan pemain yang memiliki sikap tidak terlalu berulah, apakah itu dalam keseharian ataupun di dalam lapangan.
Sementara pelatih kepala SFC, Kas Hartadi menuturkan secara teknik dan kualitas Eddie Foday memang pemain bagus, tapi pihaknya tetap akan mencari alternatif pemain lain. ''Kita memang sedang mencari pemain yang bagus dan dia (Foday) termasuk pemain bagus. Hanya saja, kami tetap mencari pemain lain untuk alternatif pengganti. Karena saat ingin dimainkan dia juga mengatakan demikian (tak ingin bermain sebelum di kontrak),” ungkapnya.
Karena, meski tanpa bantuan tenaga Eddie Foday, SFC tetap bermain secara tim dan mampu mengimbangi kekuatan besar Persib Bandung, pada final Celebes Cup tersebut. Peran Erick Weeks, Jerry Karpeh dan beberapa pemain lain dinilai Kas, sudah bekerja sesuai dengan instruksinya.
Hanya saja, pelatih yang akrab disapa Mas Kas ini enggan berbicara siapa pemain yang bakal mengganti mantan pemain Persiwa itu nantinya. ''Kalau untuk Diogo (Santos) dan Karpeh, mudah-mudahan masuk (dikontrak), kita masih butuh striker lagi,” tukasnya.
Eko Soerbekti selaku agen sangat terkejut, ketika baru mendengar adanya kabar saat dihubungi SINDO. Apalagi dirinya belum mengetahui sama sekali tentang sikap pemainnya yang menginginkan kontrak kerja, sebelum bermain di Celebes Cup. ''Saya belum dengar kabar itu, karena beberapa hari lalu dengan manajemen SFC sudah sepakat namun kondisinya belum memungkinkan,” ujarnya.
Eko mengatakan, bahwa keinginan pihaknya dan pemain untuk bergabung dengan tim berjuluk Laskar Wong Kito ini benar-benar serius. ''Biar tak terjadi berita simpang siur, dan terkesan diadu, saya akan membicarakan lagi dulu dengan manajemen SFC,” tutupnya.
(aww)