Menjaring bibit karateka baru
Selasa, 06 November 2012 - 21:40 WIB
Menjaring bibit karateka baru
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan kareteka se-Jawa dan Sumatera ikut berpartisipasi dalam Kejuaraan Karate terbuka Piala Dandim 0734 Yogyakarta, 10-11 November mendatang. Kejuaraan yang dipusatkan di GOR Amongrogo ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, di GOR Amongrogo,10-11 November.
Kepala Staf Kodim 0734 Yogyakarta Mayor Infanteri Suwarno mengatakan, kejuaraan karateka tahun ini merupakan gelaran yang kedua kalinya. Pada kejuaraan tahun pertama lalu, hanya diikuti para atlet karate dari DIY saja, namun pada gelaran yang kedua ini melibatkan karateka se Jawa dan Sumatera. "Kejuaraan tahun ini bakal diikuti para atlet se-Jawa dan Sumatera," katanya, kemarin.
Dia menambahkan, kejuaraan akan dibagi dalam enam kategori putra dan putri, yaitu usia dini (8-9 tahun); pra pemula (10-11 tahun); pemula (12-13 tahun); kadet (14-15 tahun); junior (16-17 tahun) dan senior (18-30 tahun). Kategori senior hanya akan mempertandingkan nomor kumite.
Sedangkan kategori lainnya akan mempertandingkan dua nomor yaitu, kata perorangan dan kumite. Pemenang dari setiap kategori berhak memperoleh tropi serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta untuk juara I, Rp3 juta (juara II) dan Rp2 juta (juara III).
Menurut dia, kejuaraan ini digelar dalam rangka menjaring bibit-bibit karateka baru. Selain itu, kejuaraan terbuka juga ditujukan untuk pembentukan watak, kepribadian, disiplin dan solidaritas serta menanamkan nilai-nilai kepahlawanan pada generasi muda.
Ketua Panitia Ade Putra menargetkan, kejuaraan tersebut akan diikuti sekitar 500 peserta. Atlet profesional juga diperbolehkan berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Dari target yang ditetapkan, saat ini sudah ada 80 persen peserta yang mendaftar. Sejauh ini, peserta paling jauh berasal dari Aceh. "Ada atlet dari Aceh yang sudah mendaftar, itu yang paling jauh," ungkapnya.
Kepala Staf Kodim 0734 Yogyakarta Mayor Infanteri Suwarno mengatakan, kejuaraan karateka tahun ini merupakan gelaran yang kedua kalinya. Pada kejuaraan tahun pertama lalu, hanya diikuti para atlet karate dari DIY saja, namun pada gelaran yang kedua ini melibatkan karateka se Jawa dan Sumatera. "Kejuaraan tahun ini bakal diikuti para atlet se-Jawa dan Sumatera," katanya, kemarin.
Dia menambahkan, kejuaraan akan dibagi dalam enam kategori putra dan putri, yaitu usia dini (8-9 tahun); pra pemula (10-11 tahun); pemula (12-13 tahun); kadet (14-15 tahun); junior (16-17 tahun) dan senior (18-30 tahun). Kategori senior hanya akan mempertandingkan nomor kumite.
Sedangkan kategori lainnya akan mempertandingkan dua nomor yaitu, kata perorangan dan kumite. Pemenang dari setiap kategori berhak memperoleh tropi serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta untuk juara I, Rp3 juta (juara II) dan Rp2 juta (juara III).
Menurut dia, kejuaraan ini digelar dalam rangka menjaring bibit-bibit karateka baru. Selain itu, kejuaraan terbuka juga ditujukan untuk pembentukan watak, kepribadian, disiplin dan solidaritas serta menanamkan nilai-nilai kepahlawanan pada generasi muda.
Ketua Panitia Ade Putra menargetkan, kejuaraan tersebut akan diikuti sekitar 500 peserta. Atlet profesional juga diperbolehkan berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Dari target yang ditetapkan, saat ini sudah ada 80 persen peserta yang mendaftar. Sejauh ini, peserta paling jauh berasal dari Aceh. "Ada atlet dari Aceh yang sudah mendaftar, itu yang paling jauh," ungkapnya.
(aww)