Firmandoyo bertekad bawa skuad PSIS naik ke level tertinggi
Kamis, 08 November 2012 - 17:07 WIB
Firmandoyo bertekad bawa skuad PSIS naik ke level tertinggi
A
A
A
Sindonews.com– Pekan depan seleksi pemain yang bakal memperkuat PSIS Semarang dilakukan. Pemain-pemain muda potensial, menjadi incaran.
Pelatih Frimandoyo didaulat untuk menjadi pelatih dan memimpin jalannya seleksai pemain. Tentu bukan tugas mudah bagi Firmandoyo untuk membentuk tim PSIS yang telah lama tidur.
Tugasnya dipundaknya semakin berat karena harus mampu membawa PSIS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebagaimana yang diinginkan masyarakat Semarang. Masyakat bola kota Semarang sudah terlalu lama tidak menyaksikan skuad laskar Mahesa Jenar bertanding di kasta tertinggi.
Mengingat Sejak 2008-2009 PSIS berkompetisi di level dua. Padahal tim kebanggan warga Kota Semarang ini pada pertengahan tahun 2000, sangat berjaya di level tertinggi, yakni Liga Indonesia.
PSIS juga sudah dua kali tercatat dalam sejarah memenangi gelar paling bergengsi di dunia sepak bola nasional yakni tahun 1987 dengan menjadi juara perserikatan dan juara Liga Indonesia tahun 1999.
Pelatih Tim sepak bola Jateng pada PON Riau 2012 ini pun sudah mempersiapan diri, dan sudah mempersiapkan kreteria pemain-pemain yang bakal menjadi anak asuhnya. Kriteria pemain yang dicarinya adalah yang muda dan bertenaga. Mau bekerja keras dalam arti tidak terima bersih umpan-umpan dari rekannya.
Sebagai pelatih yang diberi mandat untuk mengangkat prestasi PSIS, Firmandoyo pun bertekad untuk memenuhi harapan masyarakat Semarang untuk mengentaskan PSIS dari level dua.
“Setiap pelatih pasti memiliki ambisi membawa klub yang ditukanginya meraih prestasi. Dan saya pun merasa terhormat bisa berada di PSIS, dan bertekad akan membawa PSIS ke level tertinggi,” ujarnya, Kamis (8/11).
Untuk itu, usai resmi ditunjuk sebagai arsitek Mahesa Jenar oleh manajemen caretaker, Firmandoyo pun langsung menyusun program persiapan. Dengan waktu yang sudah semakin mempet, Pria yang pernah meatih PSIS Yunior ini pun langsung bergerak cepat, dengan segera menentukan waktu seleksi pemain.
Seleksi akan digelar tanggal Selasa 13 November, mundur satu hari dari jadwal semula karena manajemen terlebih dahulu harus mengurus persiapan akomodasi peserta seleksi.
Dia mengaku, ditarget manajemen pada akhir November seleksi sudah selesai dilakukan. Sehingga pada bulan Desember persiapan pematangan tim bisa dilakukan. “Waktunya memang mepet,tetapi kami harus mengatasinya,” tandasnya.
Pelatih Frimandoyo didaulat untuk menjadi pelatih dan memimpin jalannya seleksai pemain. Tentu bukan tugas mudah bagi Firmandoyo untuk membentuk tim PSIS yang telah lama tidur.
Tugasnya dipundaknya semakin berat karena harus mampu membawa PSIS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebagaimana yang diinginkan masyarakat Semarang. Masyakat bola kota Semarang sudah terlalu lama tidak menyaksikan skuad laskar Mahesa Jenar bertanding di kasta tertinggi.
Mengingat Sejak 2008-2009 PSIS berkompetisi di level dua. Padahal tim kebanggan warga Kota Semarang ini pada pertengahan tahun 2000, sangat berjaya di level tertinggi, yakni Liga Indonesia.
PSIS juga sudah dua kali tercatat dalam sejarah memenangi gelar paling bergengsi di dunia sepak bola nasional yakni tahun 1987 dengan menjadi juara perserikatan dan juara Liga Indonesia tahun 1999.
Pelatih Tim sepak bola Jateng pada PON Riau 2012 ini pun sudah mempersiapan diri, dan sudah mempersiapkan kreteria pemain-pemain yang bakal menjadi anak asuhnya. Kriteria pemain yang dicarinya adalah yang muda dan bertenaga. Mau bekerja keras dalam arti tidak terima bersih umpan-umpan dari rekannya.
Sebagai pelatih yang diberi mandat untuk mengangkat prestasi PSIS, Firmandoyo pun bertekad untuk memenuhi harapan masyarakat Semarang untuk mengentaskan PSIS dari level dua.
“Setiap pelatih pasti memiliki ambisi membawa klub yang ditukanginya meraih prestasi. Dan saya pun merasa terhormat bisa berada di PSIS, dan bertekad akan membawa PSIS ke level tertinggi,” ujarnya, Kamis (8/11).
Untuk itu, usai resmi ditunjuk sebagai arsitek Mahesa Jenar oleh manajemen caretaker, Firmandoyo pun langsung menyusun program persiapan. Dengan waktu yang sudah semakin mempet, Pria yang pernah meatih PSIS Yunior ini pun langsung bergerak cepat, dengan segera menentukan waktu seleksi pemain.
Seleksi akan digelar tanggal Selasa 13 November, mundur satu hari dari jadwal semula karena manajemen terlebih dahulu harus mengurus persiapan akomodasi peserta seleksi.
Dia mengaku, ditarget manajemen pada akhir November seleksi sudah selesai dilakukan. Sehingga pada bulan Desember persiapan pematangan tim bisa dilakukan. “Waktunya memang mepet,tetapi kami harus mengatasinya,” tandasnya.
(wbs)