Pesepakbola asing harus diawasi secara ketat

Senin, 12 November 2012 - 16:42 WIB
Pesepakbola asing harus...
Pesepakbola asing harus diawasi secara ketat
A A A
Sindonews.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, Polri dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), harus bekerjasama untuk secara ketat mengawasi keberadaan pemain (sepakbola) asing. Pasalnya, saat ini ada dua pemain asing yang ditahan polisi terkait kasus penganiayaan, yakni Roberta Acosta ditahan di Polres Jakarta Selatan dan Diego Michiels ditahan Polsek Tanah Abang.

"Polisi yang memiliki Unit Pengawasan Orang Asing harusnya bekerja maksimal mengawasinya. Begitu juga BOPI yang memiliki wewenang membenahi olahraga profesional jangan bersikap mandul," ujarnya dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Senin (12/11/2012).

IPW selama ini menilai Polri dan BOPI teledor mengawasi keberadaan pemain asing. Padahal selama ini cukup banyak pelanggaran yang dilakukan pemain asing, seperti bekerja sebagai pemain bola dengan visa wisata, tidak memiliki ijin tinggal, tidak membayar pajak, prilaku yang kasar dll. "Saat ini di Indonesia ada sekitar 150 pemain asing. Ada yang merumput dan ada yang menganggur," katanya.

Dia menjelaskan, kasus-kasus pemain asing adalah satu dari sekian banyak masalah pelanggaran hukum di sepakbola Indonesia. Masalah lainnya adalah agen pemain yang tidak punya akreditas dan tidak membayar pajak, klub yang tidak membayar gaji pemain, manipulasi kontrak, panitia pertandingan yang tidak siap, klub yang tidak siap kalah, wasit yang tidak netral, dualisme liga.

"Semuanya sering berujung pada aksi tawuran di lapangan, yang kemudian melebar kepada sikap anarkis suporter di luar stadion," jelasnya.

Berkaitan dengan itu, IPW mengimbau Polri, sebelum ada pembenahan signifikan dan jaminanan dari BOPI, sebaiknya kompetisi LPI dan LSI 2013 jangan diberi ijin. Sebab tawuran dan kerusuhan sepakbola bisa berbuntut menjadi kerusuhan massal.

"Tahun 2012 ada 14 orang tewas akibat kerusuhan pasca even sepakbola. Selain itu sejumlah rumah warga, bus dan kereta api dirusak massa. Polri harus meminta BOPI dan PSSI bertanggungjawab dalam kasus ini," tandasnya.
(akr)
Berita Terkait
Sopir BMW Penabrak Polisi...
Sopir BMW Penabrak Polisi Tak Ditahan, Ini Alasannya
Polda Riau Tahan Bripka...
Polda Riau Tahan Bripka Y Akibat Aniaya Warga hingga Tewas
Tragedi Stadion Kanjuruhan,...
Tragedi Stadion Kanjuruhan, 6 Tersangka Ditahan Polisi
Oknum Polantas yang...
Oknum Polantas yang Pacaran Naik Mobil Dinas PJR Dicopot dan Ditahan
Tersandung Kasus Pelecehan,...
Tersandung Kasus Pelecehan, Oknum Kepsek di Sampang Ditangkap Polisi
Dokter Richard Lee Ditahan...
Dokter Richard Lee Ditahan Polisi
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
9 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
12 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
13 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
15 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
15 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved