Ikuti pola makan suami, istri pijat Chris John sendiri
Senin, 12 November 2012 - 22:12 WIB
Ikuti pola makan suami, istri pijat Chris John sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Keberhasilan Chris John mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas bulu versi WBA di Marina Bay Sands, Singapura,Jumat (9/11) tidak lepas dari latihan dan kerja keras yang selama ini dia lakukan.
Akan tetapi keberhasil petinju berjuluk The Dragon ini, tentu juga tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama Istri tercintanya, Anna Maria Megawati, yang terus memberikan dukungan.
Mantan atlet wushu tersebut, selalu mendampingi Chris sejak persiapan, hingga pertandingan. Meski merasa deg-degan ketika melihat suaminya bertarung, namun rasa itu seketika sirna ketika meraih kemenangan.
Ibu dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani ini menceritakan selama berada di Singapura mendapingi sang suami jadi mengetahui beratnya perjuangan sebelum bertanding.
Begitu tiba di Singapura tidak bisa santai-santai karena harus langsung mempersiapkan segela keperluan untuk berlatih dan bertanding.
''Semua persiapan, barang-barang yang akan digunakan untuk latihan saya persiapkan sendiri. Karena kalau tidak disiapkan sering ketinggalan,” ujarnya.
Bahkan dia mengaku, untuk sekadar mencuci, menyeterika hingga memijit Chris sepulang latihan dia lakukan sendiri. ”Ini saya lakukan karena ingin memberikan dukungan penuh pada suami,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan kepada sang suami, Ana bahkan mengikuti pola makan sang suami. Bahkan akibat mengikuti pola diet sang suami berat badan Ana ikut turun.
''Sebelum bertanding itu lima hari diet, setiap hari makan sayur, dada ayam rebus, saya mau tidak mau harus ikut, sampai berat badan saya juga ikut turun dua kilo. Pas ngumpul sama-sama ngobrol larinya pasti ke makanan, karena memang dietnya ketat sekali,”ceritanya.
Dengan adanya sang Istri yang selalu mendapingi Chris John lebih rileks menghadapi pertandingan. ”Chris orangnya terbuka, jadi setelah pulang latihan kami bercerita, bercanda sehingga mengurangi tingkat stres,” katanya.
Ana sangat berharap, sang suami dalam waktu 2-3 tahun kedepan sudah gantung sarung tinju. Menurut Ana permintaan untuk berhenti bertarung itu sudah mendapatkan persetujuan dari Chris sendiri.
Keinginannya itu bukan tanpa alasan, karena dia ingin ketika Chris John pensiun masih tetap pegang gelar juara Dunia. ”Orangnya terbuka, kami saling komunikasi,dan dia setuju,” katanya.
Chris John sendiri mengakui, dirinya ingin berhenti bertarung setelah usia 35 tahun. Di usianya yang sekarang 33 tahun praktis hanya tersisa dua tahun. ''Saya ada target, 3-4 pertandingan lagi, setelah itu gantung sarung tinju,” kata petinju kelahiran Banjarnegara ini.
Chris John saat ini merupakan petinju terbaik di kelasnya. Dia telah 17 kali mempertahankan gelar dalam sembilan tahun. Dia membukukan 48 kali menang, 22 kali di antaranya menang knock out (KO), dua kali seri, dan belum terkalahkan.
Teranyar, petinju 33 tahun itu mengalahkan jagoan asal Thailand Chonlatarn Piriyapinyo dengan skor telak 117-111, 119-109, 119-109 pada pertandingan di Marina Bay Sands, Singapura.
Akan tetapi keberhasil petinju berjuluk The Dragon ini, tentu juga tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama Istri tercintanya, Anna Maria Megawati, yang terus memberikan dukungan.
Mantan atlet wushu tersebut, selalu mendampingi Chris sejak persiapan, hingga pertandingan. Meski merasa deg-degan ketika melihat suaminya bertarung, namun rasa itu seketika sirna ketika meraih kemenangan.
Ibu dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani ini menceritakan selama berada di Singapura mendapingi sang suami jadi mengetahui beratnya perjuangan sebelum bertanding.
Begitu tiba di Singapura tidak bisa santai-santai karena harus langsung mempersiapkan segela keperluan untuk berlatih dan bertanding.
''Semua persiapan, barang-barang yang akan digunakan untuk latihan saya persiapkan sendiri. Karena kalau tidak disiapkan sering ketinggalan,” ujarnya.
Bahkan dia mengaku, untuk sekadar mencuci, menyeterika hingga memijit Chris sepulang latihan dia lakukan sendiri. ”Ini saya lakukan karena ingin memberikan dukungan penuh pada suami,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan kepada sang suami, Ana bahkan mengikuti pola makan sang suami. Bahkan akibat mengikuti pola diet sang suami berat badan Ana ikut turun.
''Sebelum bertanding itu lima hari diet, setiap hari makan sayur, dada ayam rebus, saya mau tidak mau harus ikut, sampai berat badan saya juga ikut turun dua kilo. Pas ngumpul sama-sama ngobrol larinya pasti ke makanan, karena memang dietnya ketat sekali,”ceritanya.
Dengan adanya sang Istri yang selalu mendapingi Chris John lebih rileks menghadapi pertandingan. ”Chris orangnya terbuka, jadi setelah pulang latihan kami bercerita, bercanda sehingga mengurangi tingkat stres,” katanya.
Ana sangat berharap, sang suami dalam waktu 2-3 tahun kedepan sudah gantung sarung tinju. Menurut Ana permintaan untuk berhenti bertarung itu sudah mendapatkan persetujuan dari Chris sendiri.
Keinginannya itu bukan tanpa alasan, karena dia ingin ketika Chris John pensiun masih tetap pegang gelar juara Dunia. ”Orangnya terbuka, kami saling komunikasi,dan dia setuju,” katanya.
Chris John sendiri mengakui, dirinya ingin berhenti bertarung setelah usia 35 tahun. Di usianya yang sekarang 33 tahun praktis hanya tersisa dua tahun. ''Saya ada target, 3-4 pertandingan lagi, setelah itu gantung sarung tinju,” kata petinju kelahiran Banjarnegara ini.
Chris John saat ini merupakan petinju terbaik di kelasnya. Dia telah 17 kali mempertahankan gelar dalam sembilan tahun. Dia membukukan 48 kali menang, 22 kali di antaranya menang knock out (KO), dua kali seri, dan belum terkalahkan.
Teranyar, petinju 33 tahun itu mengalahkan jagoan asal Thailand Chonlatarn Piriyapinyo dengan skor telak 117-111, 119-109, 119-109 pada pertandingan di Marina Bay Sands, Singapura.
(aww)