Wasit enggak adil terhadap Falcao
Selasa, 13 November 2012 - 09:22 WIB
Wasit enggak adil terhadap Falcao
A
A
A
Sindonews.com - Striker Atletico Madrid Radamel Falcao (kanan) dilanggar pemain Getafe Alexis di Vicente Calderon, dini hari kemarin. Kendati Atletico menang, tapi Diego Simeone geram dengan keputusan wasit.
Striker Atletico Madrid Radamel Falcao (kanan) dilanggar pemain Getafe Alexis di Vicente Calderon, dini hari kemarin. Kendati Atletico menang, tapi Diego Simeone geram dengan keputusan wasit.
MADRID– Atletico Madrid terus memanaskan persaingan perebutan gelar Primera Liga musim ini. Itu tidak lepas dari keberhasilan Los Rojiblancos mengalahkan Getafe 2-0, dini hari kemarin. Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Estadio Vicente Calderon,Atletico langsung melakukan inisiatif serangan. Penghuni peringkat 5 Primera Liga musim lalu tersebut berhasil membuka keunggulan lewat gol yang dicetak Adrian Lopez pada menit ke-24.
Gol tersebut semakin membuat Los Rojiblancos kian gencar melancarkan serangan. Hasilnya,Arda Turan sukses menggandakan keunggulan berkat gol yang dicetaknya pada menit ke-43.Di babak kedua, pertandingan justru berjalan lebih menarik. Getafe yang notabene sebagai tim tamu mampu memberikan perlawanan.
Atletico juga sempat memberikan ancaman lewat beberapa peluang yang didapat Radamel Falcao dan Turan,yang sayang belum membuahkan hasil. Kemenangan tersebut membuat Atletico hanya selisih tiga poin dari Barcelona sebagai pemimpin klasemen sementara.Los Rojiblancos berada di peringkat 2 dengan mengoleksi 28 poin hasil 9 kemenangan, 1 imbang,dan 1 kekalahan.
Pelatih Atletico Diego Simeone mengatakan,kunci kemenangan timnya berkat permainan ofensif yang diperagakan para pemainnya,khususnya saat tampil di babak pertama. “Kunci kemenangan kami terletak pada permainan menyerang yang kami terapkan pada babak pertama.Kami bermain sangat efektif dan berhasil mencetak dua gol.Saya harus akui penampilan kami menurun pada babak kedua.Namun,secara keseluruhan, saya puas dengan kemenangan yang kami raih,”ungkap Simeone,dilansir Marca.
Kendati puas dengan kemenangan yang diraih timnya,Simeone masih kecewa terhadap kepemimpinan wasit Jose Paradas. Pelatih yang telah mempersembahkan gelar Liga Europa dan Piala Super Eropa bagi Atletico ini menilai wasit tidak berlaku adil terhadap Falcao yang sering mendapat perlakuan kasar dari pemain lawan.
Pelatih berkebangsaan Argentina itu memaparkan,wasit di Primera Liga lebih mudah memberikan hukuman jika Cristiano Ronaldo (Real Madrid) atau Lionel Messi (Barcelona) mengalami hal serupa.“Wasit memperlakukan Falcao dengan tidak adil.Dia sering mendapatkan perlakuan kasar dan wasit tidak menggubrisnya.Perlakuan berbeda justru didapatkan Ronaldo dan Messi.Saya benci memikirkan mereka.
Semoga di masa mendatang wasit dapat bekerja lebih baik lagi,”ujar Simeone,menyindir. Wajar bila Simeone geram menyikapi keputusan Paradas di pertandingan itu. Sebab,Paradas tak juga memberikan hukuman kepada pemain Getafe,kendati mereka melakukan pelanggaran sangat keras kepada bombernya tersebut. Menurut Simeone,perlakuan itu yang dianggapnya kurang fair.Padahal,Falcao tak ubahnya CR7,julukan Ronaldo,atau Messi yang kerap mendapatkan perlakuan kasar dari pemain lawan.
Bedanya,CR7atau Messi kerap mendapatkan pertolongan wasit,tapi tidak saat momen itu dialami Falcao. “Saya tentu sangat menyesali sikap itu, tapi saya tak ingin mempermasalahkannya. Saya lebih baik fokus di tim ini,”paparnya. Sementara kekalahan 0-2 dari Atletico membuat Getafe terpuruk di peringkat 14 klasemen sementara Primera Liga dengan torehan 13 poin hasil 4 kemenangan, 1 imbang,dan 6 kekalahan.
Pelatih Getafe Luis Garcia Plaza mengaku kecewa lantaran wasit tetap mengesahkan gol kedua Atletico yang dicetak Turan.Menurut pelatih berusia 39 tahun tersebut,Arda telah melakukan handball terlebih dahulu. Meski kecewa,Garcia tetap bangga terhadap perjuangan para pemainnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada Atletico,khususnya mengimbangi permainan Los Rojiblancos di babak kedua.
Striker Atletico Madrid Radamel Falcao (kanan) dilanggar pemain Getafe Alexis di Vicente Calderon, dini hari kemarin. Kendati Atletico menang, tapi Diego Simeone geram dengan keputusan wasit.
MADRID– Atletico Madrid terus memanaskan persaingan perebutan gelar Primera Liga musim ini. Itu tidak lepas dari keberhasilan Los Rojiblancos mengalahkan Getafe 2-0, dini hari kemarin. Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Estadio Vicente Calderon,Atletico langsung melakukan inisiatif serangan. Penghuni peringkat 5 Primera Liga musim lalu tersebut berhasil membuka keunggulan lewat gol yang dicetak Adrian Lopez pada menit ke-24.
Gol tersebut semakin membuat Los Rojiblancos kian gencar melancarkan serangan. Hasilnya,Arda Turan sukses menggandakan keunggulan berkat gol yang dicetaknya pada menit ke-43.Di babak kedua, pertandingan justru berjalan lebih menarik. Getafe yang notabene sebagai tim tamu mampu memberikan perlawanan.
Atletico juga sempat memberikan ancaman lewat beberapa peluang yang didapat Radamel Falcao dan Turan,yang sayang belum membuahkan hasil. Kemenangan tersebut membuat Atletico hanya selisih tiga poin dari Barcelona sebagai pemimpin klasemen sementara.Los Rojiblancos berada di peringkat 2 dengan mengoleksi 28 poin hasil 9 kemenangan, 1 imbang,dan 1 kekalahan.
Pelatih Atletico Diego Simeone mengatakan,kunci kemenangan timnya berkat permainan ofensif yang diperagakan para pemainnya,khususnya saat tampil di babak pertama. “Kunci kemenangan kami terletak pada permainan menyerang yang kami terapkan pada babak pertama.Kami bermain sangat efektif dan berhasil mencetak dua gol.Saya harus akui penampilan kami menurun pada babak kedua.Namun,secara keseluruhan, saya puas dengan kemenangan yang kami raih,”ungkap Simeone,dilansir Marca.
Kendati puas dengan kemenangan yang diraih timnya,Simeone masih kecewa terhadap kepemimpinan wasit Jose Paradas. Pelatih yang telah mempersembahkan gelar Liga Europa dan Piala Super Eropa bagi Atletico ini menilai wasit tidak berlaku adil terhadap Falcao yang sering mendapat perlakuan kasar dari pemain lawan.
Pelatih berkebangsaan Argentina itu memaparkan,wasit di Primera Liga lebih mudah memberikan hukuman jika Cristiano Ronaldo (Real Madrid) atau Lionel Messi (Barcelona) mengalami hal serupa.“Wasit memperlakukan Falcao dengan tidak adil.Dia sering mendapatkan perlakuan kasar dan wasit tidak menggubrisnya.Perlakuan berbeda justru didapatkan Ronaldo dan Messi.Saya benci memikirkan mereka.
Semoga di masa mendatang wasit dapat bekerja lebih baik lagi,”ujar Simeone,menyindir. Wajar bila Simeone geram menyikapi keputusan Paradas di pertandingan itu. Sebab,Paradas tak juga memberikan hukuman kepada pemain Getafe,kendati mereka melakukan pelanggaran sangat keras kepada bombernya tersebut. Menurut Simeone,perlakuan itu yang dianggapnya kurang fair.Padahal,Falcao tak ubahnya CR7,julukan Ronaldo,atau Messi yang kerap mendapatkan perlakuan kasar dari pemain lawan.
Bedanya,CR7atau Messi kerap mendapatkan pertolongan wasit,tapi tidak saat momen itu dialami Falcao. “Saya tentu sangat menyesali sikap itu, tapi saya tak ingin mempermasalahkannya. Saya lebih baik fokus di tim ini,”paparnya. Sementara kekalahan 0-2 dari Atletico membuat Getafe terpuruk di peringkat 14 klasemen sementara Primera Liga dengan torehan 13 poin hasil 4 kemenangan, 1 imbang,dan 6 kekalahan.
Pelatih Getafe Luis Garcia Plaza mengaku kecewa lantaran wasit tetap mengesahkan gol kedua Atletico yang dicetak Turan.Menurut pelatih berusia 39 tahun tersebut,Arda telah melakukan handball terlebih dahulu. Meski kecewa,Garcia tetap bangga terhadap perjuangan para pemainnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada Atletico,khususnya mengimbangi permainan Los Rojiblancos di babak kedua.
(wbs)