Manajemen baru mainkan promosi harga mati
Rabu, 14 November 2012 - 17:19 WIB
Manajemen baru mainkan promosi harga mati
A
A
A
Sindonews.com - Ancora selaku investor PSIS Semarang menyerahkan mandat kepada PT Setia Bina Nusa (SBN) untuk pengelolaan manajemen PSIS musim kompetisi 2013. Melalui PT baru yang merupakan anak perusahaan Ancora ini PSIS mampu naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur PT Setia Bina Nusa Nursalam Andi Tabusala, disela-sela melihat langsung proses seleksi pemain PSIS di Stadion Citarum, Semarang, Rabu (14/11).
Dia menjelaskan, ada persetujuan manajerial antara PT Laskar Diponegoro selaku pengelola PSIS musim lalu dengan PT SBN, dimana PT Laskat Diponegoro memberikan mandat kepada SBN untuk mengelola PSIS musim ini."Jadi PT Laskar itu sendiri, mereka sudah bekerja sama dengan PSIS, mereka mendapat mandat dan dikersamakan dengan kita (PT SBN)," jelasnya.
Dengan peralihan mandat ini PT SBN mendapatkan seluruh hak atas PSIS, mulai hak komersial, melilih pemain, membentuk tim dan semua hak untuk menjalankan PSIS. Dan itu sudah disahkan secara tertulis dan itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi keabsahannya.
"Kalau soal PT Laskar memang ada disitu, karena memang yang pertama-tama mendapatkan kerjasama dengan PSIS, tetapi PT Laskar juga ada kerjasama dengan PT SBN, dan kita diberikan mandat untuk menjalankan semuanya. Jadi tidak ada yang sepotong-sepotong karena memang putarannya ya begitu, jadi tidak perlu diragukan lagi," jelasnya.
Nursalam mengaku, SBN memiliki komitmen yang penuh untuk membangun PSIS. Miliaran rupiah anggaran untuk melakoni kometisi musim depan, bakal digelontorkan secara jor-joran. "Yang pasti anggarannya cukup untuk kompetisi musim depan," katanuy.
Kompetisi yang bakal bergulir mulai pertengahan Januari mendatang harus dijadikan PSIS sebagai musim yang cemerlang.
"Kami sudah berbicara dengan manajemen, bahwa PSIS harus nomer satu di Divisi Utama sehingga meraih tiket ke divisi tertinggi dan itu tidak bisa ditawar," tandasnya.
Dia menyatakan, saat ini lebih baik memfokuskan diri untuk membangun PSIS supaya semakin baik pada kompetisi mendatang."Kita sudah cetak satu tim untuk mengelola PSIS, dan sudah ada rapat perdana, dan sudah membuat susunan kerja. Mulai hari ini sudah masuk ke pelaksanaan yang dijalankan, termasuk seleksi pemain, pelatih dan diharapkan Desember Tim sudah siap," jelasnya.
Dia berharap, manajemen yang saat ini sudah terbentuk, mampu menjalankan manajerial dengan baik, tertib, dan transparan kepada masyarakat."Saya tidak meragukan manajemen yang saat ini. Orang-orangnya pengalaman di bola, kami juga mendapat curikulum vite-nya, dan juga dapat rekomendasi dari banyak pihak," jelasnya.
Dia juga mengharapkan dukungan masyarakat Kota Lunpia untuk bersama-sama memajukan PSIS dan kembali berprestasi.
Sementara itu, General Manajer PSIS Ferdinand Hindiarto mengakui memang bukan tugas mudah untuk kembali mengangkat kejayaan Laskar Mahesa Jenar, namun dengan dukungan semua pihak dia yakin kompetisi musim 2013 PSIS promosi."Kita memang mentargetkan diri untuk promosi,"tandasnya.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur PT Setia Bina Nusa Nursalam Andi Tabusala, disela-sela melihat langsung proses seleksi pemain PSIS di Stadion Citarum, Semarang, Rabu (14/11).
Dia menjelaskan, ada persetujuan manajerial antara PT Laskar Diponegoro selaku pengelola PSIS musim lalu dengan PT SBN, dimana PT Laskat Diponegoro memberikan mandat kepada SBN untuk mengelola PSIS musim ini."Jadi PT Laskar itu sendiri, mereka sudah bekerja sama dengan PSIS, mereka mendapat mandat dan dikersamakan dengan kita (PT SBN)," jelasnya.
Dengan peralihan mandat ini PT SBN mendapatkan seluruh hak atas PSIS, mulai hak komersial, melilih pemain, membentuk tim dan semua hak untuk menjalankan PSIS. Dan itu sudah disahkan secara tertulis dan itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi keabsahannya.
"Kalau soal PT Laskar memang ada disitu, karena memang yang pertama-tama mendapatkan kerjasama dengan PSIS, tetapi PT Laskar juga ada kerjasama dengan PT SBN, dan kita diberikan mandat untuk menjalankan semuanya. Jadi tidak ada yang sepotong-sepotong karena memang putarannya ya begitu, jadi tidak perlu diragukan lagi," jelasnya.
Nursalam mengaku, SBN memiliki komitmen yang penuh untuk membangun PSIS. Miliaran rupiah anggaran untuk melakoni kometisi musim depan, bakal digelontorkan secara jor-joran. "Yang pasti anggarannya cukup untuk kompetisi musim depan," katanuy.
Kompetisi yang bakal bergulir mulai pertengahan Januari mendatang harus dijadikan PSIS sebagai musim yang cemerlang.
"Kami sudah berbicara dengan manajemen, bahwa PSIS harus nomer satu di Divisi Utama sehingga meraih tiket ke divisi tertinggi dan itu tidak bisa ditawar," tandasnya.
Dia menyatakan, saat ini lebih baik memfokuskan diri untuk membangun PSIS supaya semakin baik pada kompetisi mendatang."Kita sudah cetak satu tim untuk mengelola PSIS, dan sudah ada rapat perdana, dan sudah membuat susunan kerja. Mulai hari ini sudah masuk ke pelaksanaan yang dijalankan, termasuk seleksi pemain, pelatih dan diharapkan Desember Tim sudah siap," jelasnya.
Dia berharap, manajemen yang saat ini sudah terbentuk, mampu menjalankan manajerial dengan baik, tertib, dan transparan kepada masyarakat."Saya tidak meragukan manajemen yang saat ini. Orang-orangnya pengalaman di bola, kami juga mendapat curikulum vite-nya, dan juga dapat rekomendasi dari banyak pihak," jelasnya.
Dia juga mengharapkan dukungan masyarakat Kota Lunpia untuk bersama-sama memajukan PSIS dan kembali berprestasi.
Sementara itu, General Manajer PSIS Ferdinand Hindiarto mengakui memang bukan tugas mudah untuk kembali mengangkat kejayaan Laskar Mahesa Jenar, namun dengan dukungan semua pihak dia yakin kompetisi musim 2013 PSIS promosi."Kita memang mentargetkan diri untuk promosi,"tandasnya.
(wbs)