PSIS tak persoalkan mepetnya waktu
Kamis, 15 November 2012 - 14:40 WIB
PSIS tak persoalkan mepetnya waktu
A
A
A
Sindonews.com – Manajemen PSIS Semarang mendapat tantangan berat untuk melakoni kompetisi Divisi Utama musim depan. Pasalnya persiapan untuk membentuk tim yang solid harus dilakukan hanya dalam waktu satu bulan. Bulan depan skuad Laskar Mahesa Jenar harus sudah terbentuk, dan tim harus benar- benar siap untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Tantangan semakin berat karena PSIS pasang target promosi ke kasta yang lebih tinggi.
Sebagaimana diketahui, untuk seleksi pemain dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan mulai Selasa (13/11) sampai Jum’at (16/11). Kemudian tahap kedua rencananya bakal dilakukan mulai Senin (19/11) dan akan berakhir Kamis (22/11). Praktis dengan jadwal seleksi hanya tiga hari untuk masing-masing tahap, perlu dimanfaatkan dengan baik oleh pelatih Firmandoyo jika ingin mendapatkan pemain-pemain yang bagus dan handal selama seleksi pemain.
Tak salah apabila manajemen akhirnya menarik eks pemain-pemain PON Jateng dan pemain dari klub sepakbola anggota PSIS, untuk mengkuti seleksi pada tahap pertama, karena apabila seleksai dilakukan secara normal, maka waktu dua minggu tidaklah cukup. “Waktu yang mepet ini memang harus dimanfaatkan secara baik dengan benar-benar cermat, dan selektif dalam memilih pemain. Kami juga tidak ingin memilih pemain yang asal bisa bermain bola,” kata Manajer Tim PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho, Kamis (15/11).
Dia mengaku dengan waktu yang mepet memang menjadi sedikit kendala dalam mencari pemain, namun hal itu tidak akan dijadikan alasan untuk tidak bisa mendapatkan pemain yang memiliki karakter, dan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi PSIS ke depan. ”Kami yakin akan mendapatkan pemain yang sesuai dengan apa yang diinginkan pelatih Firmandoyo,” ungkapnya.
Dijelaskan Agung, manajemen menargetkan akhir November seleksi sudah rampung, dan pada minggu kedua Desember, para pemain sudah dikontrak sehingga persiapan tim termasuk melakukan laga uji coba bisa dimatangkan.
Sementara itu pelatih PSIS Semarang Firmandoyo mengaku, pada seleksi tahap awal untuk pemain eks PON dan pemain dari klub anggota PSIS, diriya sudah mendapatkan sejumlah nama pemain yang sesuai dengan karakter yang diinginkan. Menurutnya, pemain-pemain muda Kota Semarang mulai menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka pada saat seleksi. Ada beberapa pemain yang berasal dari 25 Perkumpulan Semakbola (PS) tersebut yang mulai mencuri perhatiannya untuk masuk ke dalam tahap seleksi lanjutan pekan depan.
Dari pemain-pemain yang mengikuti seleksi, memang ada beberapa pemain muda yang nampak menonjol dibandingkan pemain-pemain lain. Diantaranya, pemain yang datang dari PS Garuda Semarang Reza Inaz Setiarahman. Punggawa tim SAD Indonesia yang melakukan pemusatan latihan di Uruguay pada tahun 2010 ini, nampak begitu agresif di lini belakang. “Jika pemain baik dari PON maupun Klub yang benar-benar bagus akan masuk tim sedangkan yang masih berpotensi akan kita berikan kesempatan untuk magang,” beber Firmandoyo.
Sebagaimana diketahui, untuk seleksi pemain dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan mulai Selasa (13/11) sampai Jum’at (16/11). Kemudian tahap kedua rencananya bakal dilakukan mulai Senin (19/11) dan akan berakhir Kamis (22/11). Praktis dengan jadwal seleksi hanya tiga hari untuk masing-masing tahap, perlu dimanfaatkan dengan baik oleh pelatih Firmandoyo jika ingin mendapatkan pemain-pemain yang bagus dan handal selama seleksi pemain.
Tak salah apabila manajemen akhirnya menarik eks pemain-pemain PON Jateng dan pemain dari klub sepakbola anggota PSIS, untuk mengkuti seleksi pada tahap pertama, karena apabila seleksai dilakukan secara normal, maka waktu dua minggu tidaklah cukup. “Waktu yang mepet ini memang harus dimanfaatkan secara baik dengan benar-benar cermat, dan selektif dalam memilih pemain. Kami juga tidak ingin memilih pemain yang asal bisa bermain bola,” kata Manajer Tim PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho, Kamis (15/11).
Dia mengaku dengan waktu yang mepet memang menjadi sedikit kendala dalam mencari pemain, namun hal itu tidak akan dijadikan alasan untuk tidak bisa mendapatkan pemain yang memiliki karakter, dan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi PSIS ke depan. ”Kami yakin akan mendapatkan pemain yang sesuai dengan apa yang diinginkan pelatih Firmandoyo,” ungkapnya.
Dijelaskan Agung, manajemen menargetkan akhir November seleksi sudah rampung, dan pada minggu kedua Desember, para pemain sudah dikontrak sehingga persiapan tim termasuk melakukan laga uji coba bisa dimatangkan.
Sementara itu pelatih PSIS Semarang Firmandoyo mengaku, pada seleksi tahap awal untuk pemain eks PON dan pemain dari klub anggota PSIS, diriya sudah mendapatkan sejumlah nama pemain yang sesuai dengan karakter yang diinginkan. Menurutnya, pemain-pemain muda Kota Semarang mulai menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka pada saat seleksi. Ada beberapa pemain yang berasal dari 25 Perkumpulan Semakbola (PS) tersebut yang mulai mencuri perhatiannya untuk masuk ke dalam tahap seleksi lanjutan pekan depan.
Dari pemain-pemain yang mengikuti seleksi, memang ada beberapa pemain muda yang nampak menonjol dibandingkan pemain-pemain lain. Diantaranya, pemain yang datang dari PS Garuda Semarang Reza Inaz Setiarahman. Punggawa tim SAD Indonesia yang melakukan pemusatan latihan di Uruguay pada tahun 2010 ini, nampak begitu agresif di lini belakang. “Jika pemain baik dari PON maupun Klub yang benar-benar bagus akan masuk tim sedangkan yang masih berpotensi akan kita berikan kesempatan untuk magang,” beber Firmandoyo.
(nug)